Inilah Penyebab Kurang Tidur pada Seseorang

Penyebab Kurang Tidur

Kurang tidur bisa berdampak buruk pada kesehatan. Berikut ini adalah penyebab kurang tidur yang perlu Anda hindari.


Apa saja penyebab kurang tidur?

Kekurangan tidur adalah istilah yang lebih luas untuk masalah tidur yang dapat disebabkan oleh kurang tidur dan tidur yang terfragmentasi atau kualitas tidur yang buruk. 

Sementara para peneliti menggunakan istilah kurang tidur untuk merujuk secara khusus pada kuantitas tidur. Penyebab kurang tidur ada beberapa hal, diantaranya yaitu:

Gangguan tidur

Terkadang kurang tidur terjadi karena gangguan tidur yang mendasarinya. Misalnya, orang dengan apnea tidur obstruktif dan insomnia mungkin mengalami kurang tidur. Kurang tidur juga dapat terjadi pada orang dengan parasomnia, yaitu kondisi gerakan, perilaku, atau mimpi yang berhubungan dengan tidur yang tidak normal.

Stres dan kekhawatiran yang tidak terkendali

Kita hidup di masa yang penuh gejolak dan banyak dari kita stres tentang pekerjaan, keuangan, dan kesehatan dan kesejahteraan kita sendiri atau orang yang kita cintai. Pada siang hari, Anda mungkin memiliki hal-hal lain untuk mengalihkan perhatian Anda. 

Jadi seringkali tidak sampai Anda berbaring untuk tidur di malam hari Anda akhirnya sendirian dengan pikiran cemas Anda. Tidak ada yang lebih mudah menyabotase tidur malam yang nyenyak daripada mengkhawatirkan hal-hal yang telah terjadi di masa lalu atau mungkin terjadi di masa depan.

Baca juga: Dampak buruk kurang tidur

Gangguan ritme sirkadian

Proses biologis mengatur tidur dan terjaga sebagai bagian dari ritme sirkadian tubuh 24 jam. Gangguan yang mengganggu ritme sirkadian dapat membuang jadwal tidur harian dan mempersulit untuk mendapatkan tidur yang cukup. 

Banyak faktor termasuk usia, genetika, dan kesehatan secara keseluruhan dapat berkontribusi pada gangguan ritme sirkadian jangka panjang.

Jadwal kerja dan sekolah

Kewajiban untuk bekerja atau sekolah dapat mengurangi waktu yang tersedia untuk tidur atau mengganggu jadwal tidur yang sehat. 

Misalnya, pekerja shift malam, responden pertama, remaja dengan jadwal sekolah lebih awal, orang yang harus bangun pagi atau bepergian untuk bekerja, dan orang yang bekerja berjam-jam atau banyak pekerjaan mungkin lebih cenderung mengalami kurang tidur.

Masalah kesehatan

Mungkin ada penyebab medis untuk masalah tidur Anda, seperti nyeri fisik, mulas, dan penyakit tiroid. Atau masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, atau gangguan bipolar. 

Orang dewasa yang lebih tua dengan demensia sering mengalami tidur yang terfragmentasi. Sementara kasus COVID jarak jauh baru-baru ini juga dikaitkan dengan kurang tidur. Efek samping dari obat-obatan tertentu juga dapat menjadi penyebab kurang tidur.

Artikel terkait: Pentingnya melakukan sleep test untuk mengatasi gangguan tidur

Terlalu sedikit waktu untuk tidur

Bagi sebagian orang, kurang tidur terjadi karena mereka tidak menyisihkan cukup waktu untuk tidur. Seringkali, hal ini terjadi akibat dengan sukarela begadang di malam hari meskipun harus bangun pagi untuk sekolah atau bekerja.

Kebiasaan siang hari yang buruk atau lingkungan tidur

Sumber kurang atau kualitas tidur yang rendah di malam hari seringkali dapat berasal dari perilaku Anda di siang hari. Terlalu banyak kafein, sedikit atau tidak berolahraga, melihat layar sebelum tidur, atau hanya memiliki kamar tidur yang terlalu hangat, terang, atau berisik semuanya dapat berkontribusi pada istirahat malam yang buruk.

Penggunaan stimulant

Kafein dan stimulan lainnya untuk sementara dapat meningkatkan kewaspadaan, tetapi efeknya dapat membuat lebih sulit untuk tidur di malam hari. 

Sementara minum alkohol dapat membantu Anda tertidur lebih cepat, itu juga dapat mengganggu tidur Anda dengan memperburuk dengkuran, mengganggu fase tidur REM restoratif, dan membangunkan Anda lebih awal dari biasanya. 

Menggunakan stimulan, seperti kokain atau amfetamin, juga dapat mengganggu tidur Anda dan membuat Anda tetap terjaga di malam hari.

Faktor lain

Banyak faktor lain yang dapat memengaruhi durasi tidur. Beberapa bersifat sementara, seperti jet lag, tekanan emosional, dan pilek atau alergi musiman. Lainnya bertahan selama periode yang lebih lama dan terkait dengan transisi kehidupan, seperti kehamilan, memiliki anak kecil, bersekolah, atau pensiun.

Sekian informasi mengenai penyebab kurang tidur. Bagi Anda yang mengalami kurang tidur, semoga jam tidur Anda bisa diperbaiki.


Sumber:

https://www.helpguide.org/articles/sleep/sleep-deprivation.htm

https://thesleepdoctor.com/sleep-deprivation/

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi