Sering Donor Darah? Ini Manfaat Donor Darah!

manfaat donor darah

Donor darah dapat menyelamatkan banyak nyawa. Selain bermanfaat bagi penerima, manfaat donor darah juga bisa dirasakan oleh para pendonornya.


Apa saja manfaat donor darah?

Donor darah menjadi salah satu langkah untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Apabila Anda merupakan seseorang yang rutin donor darah, berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa Anda rasakan.

Donor darah dapat mengungkapkan potensi masalah kesehatan

Meskipun tidak sama dengan pergi ke dokter, mendonorkan darah bisa menjadi cara lain untuk menjaga kesehatan kardiovaskular. Seseorang akan menerima mini-fisik sebelum pengambilan darah.

Petugas akan memeriksa denyut nadi, tekanan darah, suhu tubuh, hemoglobin dan banyak lagi. Ini terkadang dapat menjelaskan masalah yang bahkan tidak seseorang ketahui.

Jika darah terlalu rendah zat besi, klinik akan memberi tahu dan tidak akan mengambil darah. Mereka juga akan memberi tahu seseorang tentang masalah darah lain yang mereka perhatikan atau jika ada sesuatu yang tampak tidak biasa.

Pemeriksaan kualitas darah sesekali dapat menjadi kunci untuk menemukan masalah kesehatan sebelum menjadi mengancam jiwa.

Baca juga: Pentingnya kulkas bank darah

Donor darah dapat mengurangi simpanan zat besi yang berbahaya

Mayo Clinic menyebutkan bahwa hemokromatosis adalah penyakit yang menyebabkan kelebihan zat besi dan diberi label sebagai penyakit genetik paling umum di kalangan bule. Donor darah menjadi salah satu rekomendasi dan cara untuk mengurangi simpanan zat besi ekstra tubuh.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan pembuangan sel darah merah dengan proses mengeluarkan darah (atau mendonorkan darah) adalah pengobatan pilihan untuk pasien dengan kelebihan zat besi dalam darah mereka.

Donor darah dapat menurunkan risiko menderita serangan jantung

Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa mungkin ada manfaat donor darah bagi kesehatan jantung. Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Epidemiology, mendonorkan darah setidaknya setahun sekali dapat mengurangi risiko serangan jantung hingga 88 persen.

Ini berkaitan dengan masalah zat besi lagi. Kadar zat besi yang tinggi dalam darah menyempitkan pembuluh darah seseorang dan menciptakan lebih banyak risiko serangan jantung.

Menghabiskan simpanan zat besi ekstra itu dengan mendonorkan darah memberi lebih banyak ruang bagi pembuluh darah untuk beroperasi.

Donor darah dapat mengurangi risiko terkena kanker

Rata-rata, orang yang benar-benar sehat, hubungan antara mendonorkan darah dan penurunan risiko kanker sangat tipis. Namun penelitian memang mendukung penurunan risiko kanker bagi pendonor darah dengan berbagai penyakit, salah satunya hemokromatosis.

Menurut penelitian dalam Journal of National Cancer Institute, phlebotomy (proses pengambilan darah) ditemukan sebagai metode pengurangan zat besi yang dikaitkan dengan risiko dan kematian kanker yang lebih rendah.

Studi itu berfokus pada pasien yang terkena penyakit arteri perifer (PAD). Risiko kanker pasien PAD yang rutin mendonorkan darah lebih rendah, dibandingkan mereka yang tidak. Ini menjadi manfaat donor darah.

Donor darah dapat membantu hati tetap sehat

Bahaya lain dari kelebihan zat besi adalah kesehatan hati. Dalam beberapa tahun terakhir, penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD), ekspresi hati dari sindrom metabolik, telah mencapai proporsi epidemik, menurut National Center for Biotechnology Information.

Penelitian telah mengaitkan terlalu banyak zat besi dengan infeksi hati lainnya dan juga NAFLD serta Hepatitis C.

Mendonorkan darah dapat membantu meringankan beberapa simpanan zat besi tersebut. Meskipun ada banyak faktor lain yang terlibat dalam masalah itu. Selain itu juga menghindari masalah tambahan di hati.

Donor darah dapat membantu kondisi mental

Manfaat kesehatan yang paling kuat dari donor darah bisa dibilang di bidang psikologis, meskipun beberapa manfaat fisik juga dirasakan. Menyumbangkan darah berarti bahwa seseorang (atau banyak orang) di suatu tempat akan mendapatkan bantuan yang sangat mereka butuhkan.

Donor darah, baik secara rutin maupun sesekali, bisa disamakan dengan kerja sukarela. Seseorang memberikan waktunya (dan darah literal) untuk membantu orang asing yang membutuhkan.

Jika seseorang pergi ke lokasi donor darah tertentu setiap kali, ia akan mengenal beberapa staf yang juga mendedikasikan diri untuk tujuan menyelamatkan nyawa. Jenis interaksi altruistik yang teratur ini memiliki manfaat psikologis yang besar.

Itulah beberapa manfaat donor darah yang bisa Anda dapatkan. Semoga informasi ini bisa menambah wawasan Anda. Dapatkan berbagai peralatan kesehatan di Syaf Unica Indonesia.

Sumber:

https://www.rasmussen.edu/degrees/health-sciences/blog/surprising-health-benefits-of-donating-blood/

https://www.healthline.com/health/benefits-of-donating-blood

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi