Meskipun tulang bersifat kuat dan fleksibel, namun itu dapat patah. Tingkat keparahan patah tulang biasanya tergantung pada kekuatan yang dihadapi tulang. Ketahui bagaimana cara mencegah patah tulang dalam artikel berikut ini.
Apa penyebab patah tulang?
Walaupun tulang sangat kuat, mereka bisa patah. Paling sering, patah tulang terjadi karena tulang mengalami gaya yang lebih kuat (misalnya, terlempar ke depan dalam kecelakaan mobil).
Juga, kekuatan berulang, seperti berlari, dapat mematahkan tulang. Penyedia layanan kesehatan menyebut jenis cedera ini sebagai fraktur stres.
Alasan lain untuk patah tulang adalah osteoporosis, yang melemahkan tulang seiring bertambahnya usia. Ini adalah kondisi serius, jadi orang dewasa yang lebih tua harus berbicara dengan penyedia layanan kesehatan tentang risikonya.
Apa saja gejala patah tulang?
Sebelum mengetahui cara mencegah patah tulang, Anda perlu tahu terlebih dahulu gejala patah tulang. Gejala patah tulang tergantung pada tulang mana yang patah.
Misalnya, seseorang mungkin akan langsung tahu jika ia memiliki masalah dengan lengan, kaki, atau jarinya. Jika mereka tidak yakin, pertimbangkan kemungkinan gejala berikut:
- Kesulitan menggunakan anggota badan
- Benjolan, tikungan atau puntiran yang terlihat dan tidak biasa
- Sakit parah
- Pembengkakan
Baca juga: Cara Mengidentifikasi Cedera Tulang Belakang
Bagaimana cara mendiagnosis patah tulang?
Untuk mendiagnosis patah tulang, penyedia layanan kesehatan akan memeriksa cederanya. pasien juga kemungkinan akan menjalani satu atau lebih tes pencitraan. Tes ini dapat mencakup:
- Sinar-X
Alat ini menghasilkan gambar dua dimensi dari patahan. Penyedia layanan kesehatan sering kali beralih ke pencitraan ini terlebih dahulu.
- Pemindaian tulang
Penyedia layanan kesehatan menggunakan pemindaian tulang untuk menemukan patah tulang yang tidak terlihat pada sinar-X. Pemindaian ini memakan waktu lebih lama, biasanya dua kali kunjungan dengan selang waktu empat jam, tetapi dapat membantu menemukan beberapa patah tulang.
- CT scan
CT scan dilakukan dengan komputer dan sinar-X untuk membuat irisan rinci atau penampang tulang.
- MRI
Ini menciptakan gambar yang sangat detail menggunakan medan magnet yang kuat. MRI biasanya digunakan untuk mendiagnosis fraktur stres.
Bagaimana cara mencegah patah tulang?
Seseorang dapat mencegah banyak patah tulang dengan menghindari jatuh, tetap bugar dan mendapatkan vitamin dan mineral yang tepat.
Menghindari jatuh
Mengikuti tip tertentu dapat membantu tetap tegak di dalam dan di luar.
Dalam ruangan:
- Keseimbangan: Pertimbangkan latihan keseimbangan dan terapi fisik jika tubuh terasa tidak enak. Gunakan tongkat atau alat bantu jalan jika perlu.
- Menghilangkan kekacauan: Jaga agar kamar tetap rapi. Pastikan kabel dan kabel tidak melewati jalan setapak.
- Lampu: Pastikan semua kamar memiliki pencahayaan yang baik.
- Karpet: Gunakan tikar anti selip di bawah karpet yang dibutuhkan.
- Sepatu: Kenakan sepatu, bukan hanya kaus kaki saat di rumah.
- Penglihatan: Periksa penglihatan dengan pemeriksaan mata oleh dokter mata.
Di luar rumah:
- Perhatian: Perhatikan lingkungan sekitar. Perhatikan apa pun yang dapat berubah menjadi penghalang atau menyebabkan tersandung.
- Keseimbangan: Gunakan tongkat atau alat bantu jalan dan kenakan sepatu bersol karet untuk pegangan yang lebih baik.
- Trotoar: Hati-hati di trotoar. Perhatikan pijakan saat melangkah.
- Lampu: Biarkan lampu teras menyala jika akan pulang setelah gelap.
- Cuaca: Jaga agar trotoar, jalan masuk, dan tangga bebas dari es dan salju. Gunakan garam untuk membantu menjaganya tetap bersih.
Tetap bugar
Latihan menahan beban seperti berjalan membantu menjaga tulang tetap sehat dan kuat. Untuk meningkatkan keseimbangan juga bisa lakukan latihan yang membangun atau memelihara otot. Ini juga dapat menjadi cara mencegah patah tulang.
Makan dengan benar
Untuk meningkatkan kekuatan tulang, perhatikan pola makan Anda. Pastikan untuk mendapatkan 1200 hingga 1500 miligram (mg) kalsium setiap hari. Dapatkan juga 800 hingga 1000 unit internasional (IU) vitamin D. Makanan tertentu menyediakan sumber nutrisi yang baik:
- Kacang almond.
- Kacang-kacangan seperti buncis, kacang hitam dan tahu.
- Susu seperti susu dan yogurt.
- Telur.
- Sayuran seperti brokoli, bayam dan kangkung.
- Biji-bijian utuh seperti beras merah, gandum, dan gandum hitam.
Itulah sedikit informasi seputar cara mencegah patah tulang. Anda bisa mendapatkan penyangga patah tulang di Syaf.
Sumber:
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15241-bone-fractures

