Pelajari cara perawatan dan kalibrasi PhenoCycler agar performa imaging multiplex tetap optimal. Simak artikel ini sampai selesai.
Teknologi analisis jaringan telah berkembang pesat, terutama dengan hadirnya sistem multiplex seperti PhenoCycler. Alat ini mampu mendeteksi lebih dari 100 biomarker dalam satu slide jaringan, sambil mempertahankan konteks spasial antar sel. Karena itu, PhenoCycler menjadi pilihan utama bagi laboratorium yang menangani studi kanker, imunologi, dan biologi sel. Meskipun sistem ini canggih dan otomatis, performa terbaik hanya dapat dicapai jika perawatan dan kalibrasi dilakukan secara berkala dan tepat.
PERAWATAN PHENOCYCLER
Merawat PhenoCycler secara konsisten menjaga umur panjang dan kestabilan hasil analisis. Berikut panduan perawatan harian dan berkala:
Pembersihan Permukaan dan Komponen Eksternal
Gunakan kain mikrofiber lembut dan alkohol isopropil 70% untuk membersihkan bodi luar, layar sentuh, dan area sekitar port input. Hindari bahan kimia keras agar tidak merusak permukaan sensitif.
Perawatan Sistem Fluidik Otomatis
Setelah setiap siklus pewarnaan, jalankan mode flushing otomatis untuk membersihkan saluran cairan. Selain itu, pastikan reagen lama tidak tersisa di tabung atau katup. Gunakan buffer pembersih yang direkomendasikan produsen.
Kontrol Suhu dan Kelembapan Ruangan
Letakkan perangkat di ruangan bersuhu stabil (18–25°C) dan kelembapan terkontrol. Kondisi lingkungan berpengaruh langsung terhadap performa pewarnaan dan keandalan sistem fluidik.
Penyimpanan Antibodi Barcode
Antibodi yang sudah dikonjugasi harus disimpan di suhu dan kondisi sesuai instruksi. Bila tidak, stabilitas sinyal dan kualitas visualisasi akan menurun.
Pengecekan Filter dan Optik Kamera
Bersihkan filter dan lensa secara berkala untuk memastikan kualitas pencitraan tetap tinggi. Gunakan alat khusus optik agar tidak menggores komponen kaca.
Baca juga: Cara Menggunakan HBSS
KALIBRASI PHENOCYCLER
Kalibrasi menjaga akurasi sistem dalam membaca sinyal biomarker dan memastikan integritas data tetap tinggi. Berikut prosedur utamanya:
Kalibrasi Kamera dan Resolusi
Gunakan slide standar kalibrasi (phantom slide) untuk menyesuaikan posisi fokus, pencahayaan, dan skala resolusi. Lakukan proses ini sebelum batch baru dimulai atau setelah perangkat dipindahkan.
Kalibrasi Saluran Fluida
Verifikasi aliran cairan menggunakan larutan pengganti transparan. Pastikan volume, tekanan, dan waktu aliran sesuai standar. Bila perlu, jalankan proses auto-tuning yang tersedia di sistem.
Kalibrasi Marker dan Posisi Imaging
Gunakan slide pengujian marker kontrol positif untuk memvalidasi deteksi sinyal pada setiap channel. Proses ini penting untuk memastikan multiplexing tidak tumpang tindih atau kehilangan sinyal.
Jadwal Kalibrasi Berkala
Lakukan kalibrasi lengkap setidaknya setiap 3 bulan, atau lebih sering jika sistem digunakan intensif. Simpan hasil kalibrasi dalam log digital atau cetak sebagai dokumentasi audit laboratorium.
PhenoCycler menawarkan kekuatan luar biasa dalam analisis spasial dan molekuler jaringan biologis. Namun, untuk mempertahankan akurasi dan efisiensi jangka panjang, perawatan dan kalibrasi PhenoCycler harus dijalankan dengan konsisten. Dengan mengikuti panduan di atas, laboratorium Anda akan terus menghasilkan data berkualitas tinggi yang siap menunjang riset dan pengembangan di bidang biomedis. Maka dari itu, investasi dalam perawatan adalah langkah strategis untuk masa depan riset yang lebih presisi.
Sumber:
PhenoCycler | Gaia Science Malaysia

