CARA MENGGUNAKAN PHENOCYCLER

cara menggunakan PhenoCycler

Kenali pengertian, kegunaan, dan cara menggunakan PhenoCycler—alat multiplex imaging otomatis untuk studi seluler dan jaringan.


Kebutuhan sistem analisis jaringan yang mampu menangkap data spasial dan molekuler secara menyeluruh terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi biomedis. Oleh karena itu, hadirnya perangkat seperti PhenoCycler menjadi solusi revolusioner. Alat ini memungkinkan peneliti mengamati ekspresi puluhan hingga ratusan protein dalam satu sampel jaringan, tanpa kehilangan konteks spasial antarsel.

APA ITU PHENOCYCLER?

PhenoCycler sebelumnya dikenal dengan nama CODEX (CO-Detection by indEXing). Teknologi ini merupakan sistem multiplex imaging otomatis untuk menganalisis biomarker dalam jaringan biologis dengan resolusi subseluler. Sistem ini memanfaatkan siklus pewarnaan dan pencucian otomatis untuk mengidentifikasi berbagai target molekuler dalam satu slide.

Karena kemampuannya menggabungkan multiplexing dan imaging berkualitas tinggi, PhenoCycler sangat cocok untuk studi mikro-lingkungan tumor, imunologi jaringan, serta penemuan biomarker baru. Prosesnya berjalan otomatis dari awal hingga akhir, sehingga pengguna dapat mengandalkan hasil yang presisi dan konsisten.

KEGUNAAN PHENOCYCLER

PhenoCycler memiliki banyak kegunaan dalam berbagai aplikasi biomedis. Berikut beberapa contoh penerapannya:

Riset Imunologi dan Kanker

Peneliti dapat mengidentifikasi jenis sel imun dan pola distribusinya dalam jaringan tumor secara detail.

Analisis Jaringan Spasial

Sistem ini memungkinkan pelacakan interaksi sel-sel spesifik dalam konteks anatomi jaringan.

Penemuan Biomarker Terbaru

Karena mampu membaca ekspresi ratusan protein sekaligus, PhenoCycler mendukung studi eksploratif untuk biomarker baru.

Studi Penyakit Autoimun dan Neurologi

Dapat digunakan untuk mengevaluasi kompleksitas jaringan saraf dan infiltrasi sel imun pada jaringan patologis.

Validasi Terapeutik

Cocok untuk memantau efek terapi pada tingkat seluler dengan cara yang sangat visual dan informatif.

Baca juga: Cara Menggunakan HBSS

CARA MENGGUNAKAN PHENOCYCLE

Meskipun teknologinya canggih, penggunaan PhenoCycler cukup sistematis dan terintegrasi. Berikut langkah-langkah utamanya:

Persiapan Sampel

  Gunakan irisan jaringan dari slide FFPE atau cryosection. Pastikan jaringan dalam kondisi optimal untuk pewarnaan.

Labeling Antibodi

  Antibodi yang digunakan harus dikonjugasi dengan barcode oligonukleotida khusus dari sistem PhenoCycler.

Pewarnaan dan Hybridisasi

  Masukkan slide ke dalam sistem. PhenoCycler akan melakukan siklus pewarnaan otomatis untuk setiap target molekuler.

Proses Imaging

  Pindahkan slide ke sistem PhenoImager untuk proses pencitraan dengan mikroskop beresolusi tinggi.

Analisis Data

  Gambar yang dihasilkan dianalisis menggunakan perangkat lunak khusus untuk mendapatkan peta spasial ekspresi protein.

Interpretasi Hasil

  Peneliti dapat mengelompokkan sel, menganalisis interaksi, dan membuat kesimpulan berdasarkan data spasial molekuler.

PhenoCycler menjadi alat kunci dalam era biologi spasial dan analisis jaringan molekuler. Dengan kemampuan multiplex tinggi, akurasi spasial, dan workflow otomatis, sistem ini memberikan nilai luar biasa bagi riset kanker, imunologi, dan penyakit kompleks lainnya. Oleh karena itu, laboratorium yang ingin unggul dalam analisis jaringan tingkat lanjut sebaiknya mengadopsi teknologi ini sebagai bagian dari strategi riset masa depan.

Itulah pembahasan tentang pengertian, kegunaan, dan cara menggunakan PhenoCycler. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.


Sumber:

PhenoCycler | Gaia Science Malaysia

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi