Artikel ini akan membahas kegunaan dan cara menggunakan HBSS (Hank’s Balanced Salt Solution). Simak artikel ini sampai selesai.
Kultur sel mamalia seringkali melibatkan prosedur di luar inkubator, seperti pencucian, enzimatisasi, atau transportasi. Dalam kondisi tersebut, kestabilan pH dan osmolalitas sangat penting untuk menjaga integritas sel. Oleh karena itu, banyak peneliti mengandalkan HBSS (Hank’s Balanced Salt Solution). Larutan ini dirancang khusus untuk mempertahankan keseimbangan ionik dan pH dalam lingkungan terbuka, sekaligus menjaga viabilitas sel selama manipulasi sementara.
APA ITU HBSS (HANK’S BALANCED SALT SOLUTION)?
HBSS merupakan larutan garam seimbang yang mengandung natrium klorida, kalium klorida, kalsium klorida, magnesium sulfat, natrium bikarbonat, dan glukosa. Larutan ini dikembangkan oleh Hank untuk menjaga stabilitas lingkungan sel di luar inkubator CO₂. Beberapa versi HBSS tersedia dengan atau tanpa kalsium dan magnesium, tergantung pada kebutuhan aplikasi.
Dengan sistem buffer bikarbonat dan keberadaan glukosa, HBSS dapat menjaga pH dan memberikan energi jangka pendek bagi sel yang sedang dimanipulasi di luar kondisi kultur standar.
KEGUNAAN HBSS DALAM KULTUR SEL
HBSS memiliki kegunaan secara luas di laboratorium biologi sel. Berikut beberapa fungsinya:
Pencucian Sel Sebelum Perlakuan
HBSS efektif digunakan untuk membilas sel sebelum proses enzimatisasi seperti tripsinisasi atau sebelum media diganti.
Media Transportasi Sementara
Karena sifatnya yang isotonik dan non-toksik, HBSS menjaga kondisi sel tetap stabil selama pemindahan dari satu tempat ke tempat lain.
Enzimatisasi dan Disosiasi Jaringan
HBSS sering menjadi dasar untuk pelarutan enzim seperti tripsin atau kolagenase dalam proses isolasi sel primer dari jaringan.
Stabilisasi pH di Luar Inkubator
Sistem buffer dalam HBSS menjaga pH tetap konstan tanpa perlu kontrol CO₂, sehingga cocok untuk prosedur di ruang terbuka.
Pelindung Sementara Sebelum Kultur
Dalam banyak protokol, HBSS digunakan sebagai media penyangga awal sebelum sel dimasukkan kembali ke media kultur utama.
Baca juga: Manfaat Nutsche Filter
CARA MENGGUNAKAN HBSS
Agar hasil eksperimen tetap optimal, penting untuk menggunakan HBSS dengan benar. Berikut panduan penggunaannya:
Pemilihan Jenis HBSS
Pilih versi HBSS dengan atau tanpa kalsium dan magnesium, tergantung prosedur. Untuk enzimatisasi, biasanya digunakan versi tanpa kalsium dan magnesium.
Sterilisasi dan Penyimpanan
Gunakan HBSS steril dari pabrikan, atau siapkan dari serbuk lalu saring dengan filter 0,22 µm. Simpan pada suhu 2–8°C dan hindari paparan cahaya langsung.
Pencucian Sel
Tambahkan HBSS ke sel kultur menggunakan pipet steril. Inkubasi selama beberapa detik hingga menit, lalu lanjutkan ke langkah berikutnya (seperti penambahan enzim).
Pelarutan Enzim
Gunakan HBSS sebagai pelarut enzim proteolitik, lalu aplikasikan ke jaringan atau sel sesuai protokol laboratorium.
Penggunaan Sementara di Luar Inkubator
Saat memindahkan sel atau jaringan, gunakan HBSS untuk mempertahankan lingkungan osmotik yang stabil dan mencegah kerusakan sel.
HBSS (Hank’s Balanced Salt Solution) berperan penting dalam berbagai prosedur laboratorium yang dilakukan di luar inkubator. Kemampuannya dalam menjaga pH, osmolalitas, dan viabilitas sel menjadikannya solusi andal untuk pencucian, enzimatisasi, dan transportasi sel. Dengan memilih jenis HBSS yang sesuai dan menerapkan prosedur penggunaan yang benar, peneliti dapat meningkatkan akurasi dan keberhasilan eksperimen.
Itulah pembahasan tentang kegunaan dan cara menggunakan HBSS (Hank’s Balanced Salt Solution). Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Sumber:

