Heroin merupakan salah satu jenis narkotika. Pengguna heroin yang tiba-tiba putus obat akan menimbulkan sakau atau efek putus obat. Kali ini kami akan membahas gejala dan pengobatan sakau heroin.

https://lighthousetreatmentlive-yhh3blbbvhdr2rw5x.netdna-ssl.com/
Mengenal apa itu heroin
Heroin atau putaw merupakan salah satu jenis narkoba yang diproses dari morfin. Morfin merupakan zat alami yang berasal dari ekstrak benih biji tanaman poppy varietas tertentu. Heroin menjadi jenis narkoba peringkat ke-4 yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia berdasarkan hasil survey dari BNN.
Heroin merupakan obat candu yang bekerja dengan menekan beberapa fungsi sistem saraf pusat, seperti detak jantung, tekanan darah, respirasi, dan pengaturan suhu tubuh. Penggunaan heroin dapat menciptakan efek euforia (kebahagiaan ekstrem). Ketika penggunanya berhenti menggunakan heroin, maka akan timbul efek kesedihan dan depresi ekstrem, serta kekosongan emosi.
Dalam penggunaan jangka panjang, heroin dapat menimbulkan kerusakan otak. Pengguna heroin yang sudah kecanduan, namun tiba-tiba berhenti menggunakan heroin biasanya akan mengalami gejala sakau terlebih dahulu sebelum tubuhnya bisa benar-benar membersihkan diri dari sisa heroin.
Mengetahui sakau heroin
Efek putus obat atau biasa disebut dengan sakau atau sakaw merupakan gejala tubuh yang timbul dikarenakan pemberhentian pemakaian obat secara mendadak, atau akibat penurunan dosis obat secara drastis sekaligus. Kenali gejala dan pengobatan sakau heroin untuk penanganan yang tepat.
Setiap orang memiliki gejala dan periode sakau yang berbeda. Hal itu tergantung pada tingkat kecanduan mereka terhadap heroin. Berikut ini adalah beberapa faktor lain yang mempengaruhi keparahan gejala sakau heroin:
- Jangka waktu mereka menggunakan heroin sudah berapa lama.
- Jenis obat-obatan yang digunakan.
- Cara penggunaan heroin, misalnya melalui suntik, dihirup oleh hidung, atau ditelan.
- Dosis penggunaan heroin
- Riwayat keluarga dan genetic
- Faktor kesehatan medis dan jiwa
Apabila seseorang yang telah menggunakan heroin suntik selama bertahun-tahun dan memiliki riwayat ketergantungan di keluarga dan masalah kejiwaan, ia mungkin akan mengalami sakau lebih lama dengan gejala yang lebih kuat apabila dibandingkan dengan mereka yang menggunakan heroin dalam periode singkat dan dosis yang kecil.
Gejala yang ditimbulkan dari sakau heroin
Seseorang yang mengalami putus obat heroin atau sakau memiliki gejala yang bervariasi. Hal itu tergantung pada seberapa banyak dan sering penggunaan obat tersebut. Selain itu juga dipengaruhi oleh banyak struktur kimia otak yang telah rusak.
Pengguna heroin yang masih baru dan hanya mengonsumsi heroin dalam dosis yang kecil akan memiliki gejala sakau yang lebih ringan dan tidak bertahan lama. Berikut ini adalah gejala sakau yang biasanya muncul:
Gejala emosional ketika sakau heroin
- Sulit fokus
- Gelisah
- Kecemasan
- Keresahan dan ketegangan
- Sulit merasa bahagia
- Depresi
- Gangguan tidur
- Ngidam heroin
Gejala fisik ketika sakau heroin
- Mual
- Muntah
- Sakit perut
- Diare
- Mata berair
- Hidung berair
- Panas dingin
- Berkeringat
- Tremor
- Merinding (bulu kuduk berdiri)
- Sering menguap
- Nyeri otot dan tulang
- Kelelahan
- Tekanan darah tinggi
- Jantung berdetak cepat
- Kejang otot
- Rusaknya sistem pernapasan
Heroin merupakan opioid yang memiliki dampak cepat saat terserap dan juga cepat meninggalkan tubuh. Sakau akan bergejala dimulai dalam 6-12 jam setelah dosis terakhir, dan dapat memuncak dalam 2-3 hari, dan bisa bertahan hingga 5-10 hari.
Gejala dan pengobatan sakau heroin umumnya tidak dianggap situasi mengancam jiwa. Tapi, beberapa gejala medis dan psikologis memiliki komplikasi dapat mengancam jiwa. Mantan pengguna heroin yang mengalami depresi dapat menimbulkan perilaku dan kecenderungan untuk bunuh diri apabila tidak ditangani dengan cepat.
Pengobatan sakau heroin
Penggunaan heroin tidak boleh diputus mendadak tanpa pengawasan dokter atau tenaga medis profesional lainnya. Petugas medis biasanya menggunakan beberapa metode untuk mengelola efek samping dari sakau dan menjaga pasien tersebut tetap aman.
Untuk mereka yang telah kecanduan heroin, sebaiknya segera lakukan rehabilitasi. Pasien yang menjalankan rehabilitasi heroin akan mendapatkan perawatan detoksifikasi medis dan terapi yang intensif untuk kesembuhannya.
Semoga informasi mengenai gejala dan pengobatan sakau heroin bisa bermanfaat untuk Anda. Kit pemeriksaan narkoba bisa Anda beli di Syaf Unica Indonesia.

