Prosedur Phlebotomy dan Peralatan yang Digunakan

|

Phlebotomy merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengambil darah pasien. Proses ini bertujuan untuk pengobatan maupun diagnosis berbagai permasalahan medis. Informasi mengenai prosedur phlebotomy dan peralatan yang digunakan dapat Anda simak berikut ini.

|

https://westlac.augusoft.net/

Apa itu phlebotomy?

Phlebotomy merupakan tindakan yang dilakukan oleh tenaga medis ketika menggunakan jarum untuk mengambil darah dari vena, biasanya di lengan. Phlebotomy juga disebut pengambilan darah atau pungsi vena, hal ini penting untuk mendiagnosis banyak kondisi medis.

Biasanya darah dikirim ke laboratorium untuk diuji. Namun terkadang darah diambil sebagai pengobatan untuk kondisi medis tertentu. Hal tersebut disebut dengan proses mengeluarkan darah terapeutik.

Proses tersebut menghilangkan sel darah merah ekstra, sel darah merah berbentuk tidak biasa, atau zat besi ekstra dalam darah. Phlebotomy terapeutik digunakan untuk mengobati orang dengan kondisi sebagai berikut:

  • Hemokromatosis
  • Polisitemia vera
  • Porfiria cutanea tarda
  • Penyakit sel sabit
  • Penyakit hati berlemak nonalkohol

Bagaimana prosedur phlebotomy dilakukan?

Persiapan yang dilakukan sebelum menjalani phlebotomy pada beberapa kasus, dokter bisa meminta pasien untuk berpuasa selama 8-12 jam sebelum prosedur. Sehingga pasien perlu mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter sebelum dilakukan prosedur phlebotomy.

Prosedur phlebotomy dilakukan oleh phlebotomist. Secara garis besar, phlebotomy adalah proses yang sederhana dan dapat berlangsung cepat dalam waktu sekitar 2-3 menit. Prosedur phlebotomy yaitu sebagai berikut:

  • Dokter akan meminta pasien untuk duduk atau berbaring sambil mengepalkan tangan.
  • Lengan atas pasien akan diikat oleh dokter atau petugas medis menggunakan tali tourniquet yang lentur. Hal tersebut agar pembuluh darah Vena mudah ditemukan dan darah dapat terkumpul.
  • Apabila pembuluh darah Vena telah ditemukan, kulit pasien pada area penusukan jarum akan dibersihkan menggunakan alkohol atau cairan antiseptik untuk mencegah terjadinya infeksi.
  • Jarum suntik akan ditusukkan ke pembuluh darah Vena oleh petugas medis.
  • Ketika darah keluar, akan dipasang tabung khusus di belakang jarum suntik yang berguna sebagai penampung darah pasien.
  • Jarum akan dihubungkan ke kantong khusus untuk wadah penampungan darah apabila prosedur phlebotomy dilakukan untuk tujuan pengobatan.
  • Apabila jumlah darah yang dikeluarkan sudah dirasa cukup, jarum akan dicabut dan tali tourniquet akan dilepas oleh petugas medis.
  • Lokasi penyuntikkan akan ditutup menggunakan plester steril.

Peralatan yang digunakan dalam prosedur phlebotomy

Prosedur phlebotomy dan peralatan yang digunakan dapat Anda lihat pada informasi berikut ini:

  • Tabung sampel darah

Tabung sampel darah berwarna ungu berisi antikoagulan ethylenediaminetetraacetic acid (EDTA) untuk pemeriksaan hematologi dan crossmatch. Sementara itu, tanung berwarna merah yang tidak berisi zat aditif digunakan pada pemeriksaan kimia, serologi, imunologi, dan crossmatch

  • Sarung tangan nonsteril
  • Torniket
  • Hand rub berbasis alkohol
  • Alkohol swab 70%
  • Kassa atau kapas
  • Label spesimen dan alat tulis
  • Plester
  • Jarum suntik

Pada orang dewasa digunakan jarum berukuran 21 gauge (hijau) atau 22 gauge (hitam), sedangkan pada anak kecil atau pasien dengan Vena yang kecil dan rapuh digunakan jarum yang lebih kecil yang berukuran 23 (biru muda) dengan winged butterfly.

  • Tempat pembuangan jarum

Berbagai peralatan yang dibutuhkan dalam prosedur phlebotomy tersebut bisa Anda beli di Syaf Unica Indonesia. Kami juga menyediakan alat-alat kesehatan lainnya yang Anda butuhkan. Proses pembelian bisa Anda lakukan melaui website kami atau melalui platform belanja online milik Syaf Unica Indonesia.

Semoga informasi mengenai prosedur phlebotomy dan peralatan yang digunakan bisa menambah wawasan Anda. Terima kasih telah berkunjung ke website kami.

WEBSITE || SYAF.CO.ID

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi