Prosedur Pemindahan Mikroorganisme Secara Aseptik Menggunakan Loop Inokulasi

|

Metode untuk mencegah mikroorganisme yang tidak diinginkan mendapatkan akses ke sampel atau kultur disebut teknik aseptik. Dalam memindahkan mikroorganisme, dibutuhkan suatu alat yang disebut loop inokulasi, berikut ini informasi selengkapnya.

|

https://www.globalscientific.co.uk/

Mengenal ose atau loop inokulasi

Ose atau loop inokulasi merupakan alat yang biasanya terbuat dari kawat platina atau nikrom yang ujungnya membentuk lingkaran kecil dengan diameter sekitar 5 mm dan digunakan untuk mengolesi, menggores, atau mengambil inokulum dari kultur mikroorganisme.

|

Alat ini berguna untuk dalam inokulasi atau kultur mikroorganisme karena dapat dengan mudah disterilkan di atas api saat mentransfer atau mengambil mikroorganisme, sehingga mencegah atau mengurangi kemungkinan kontaminasi silang.

Pemindahan mikroorganisme secara aspetis menggunakan loop inokulasi

Pemindahan aseptik sering dilakukan dalam lemari aliran laminar (LAF) yang memiliki permukaan yang dapat disterilkan sebelum digunakan dengan penyeka alkohol dan sinar ultraviolet, dan udara saring steril disuplai untuk mempertahankan tekanan udara positif di area kerja kabinet untuk mencegah pengendapan potensi apa pun.

Prosedur pemindahan mikroorganisme secara aseptik menggunakan loop inokulasi adalah sebagai berikut:

1. Sterilkan loop inokulasi (ose)

Loop inokulasi disterilkan dengan melewatkannya pada sudut melalui nyala kompor gas sampai seluruh panjang kawat menjadi oranye karena panas. Dengan cara ini semua kontaminan pada kawat dibakar.

Jangan pernah meletakkan loop setelah disterilkan, atau mungkin akan terkontaminasi lagi. Biarkan loop mendingin beberapa detik sebelum kontak dengan inokulum untuk menghindari pembunuhan mikroorganisme.

2. Mengeluarkan inokulum

Mengeluarkan inokulum dari kultur broth (mikroorganisme yang tumbuh dalam media cair):

  • Pegang tabung kultur di satu tangan dan di tangan yang lain, pegang loop inokulasi yang disterilkan seolah-olah itu pensil.
  • Lepaskan tutup tabung kultur murni dengan jari kelingking tangan yang memegang loop dan pastikan ujung tutup yang terbuka menghadap ke bawah untuk meminimalkan risiko kontaminan udara mengendap di tutupnya. Jangan pernah meletakkan tutupnya karena bisa terkontaminasi.
  • Bakar bibir tabung kultur dengan sangat singkat. Ini menciptakan arus konveksi yang memaksa udara keluar dari tabung dan mencegah kontaminan udara memasuki tabung.
  • Menjaga tabung kultur pada sudut, masukkan loop inokulasi dan ambil inokulum dengan loop.
  • Bakar kembali bibir tabung kultur, lalu ganti tutupnya.

Mengeluarkan inokulum dari cawan kultur (mikroorganisme yang tumbuh pada permukaan agar dalam cawan petri):

  • Angkat sedikit tutup cawan kultur dan tusukkan loop ke dalam agar-agar yang jauh dari pertumbuhan mikroorganisme apapun, untuk mendinginkan loop.
  • Goreskan sejumlah kecil organisme dan menutup tutupnya.

3. Memindahkan inokulum ke media steril

Memindahkan inokulum ke dalam tabung broth:

  • Ambil tabung broth steril dan lepaskan tutupnya dengan jari kelingking tangan melingkar. Jangan meletakkan tutupnya ke bawah dan pastikan ujung yang terbuka menghadap ke bawah.
  • Bakar sebentar bibir tabung kaldu.
  • Tempatkan loop penuh inokulum ke dalam kaldu, dan tarik loop. Jangan meletakkan loop ke bawah
  • Nyalakan kembali bibir tabung dan ganti tutupnya
  • Mensterilkan ulang loop dengan menempatkannya di api sampai oranye. Sekarang loop dapat meletakkan ke bawah sampai dibutuhkan lagi.

Memindahkan inokulum ke cawan agar:

  • Angkat tepi tutupnya cukup untuk memasukkan loop.
  • Gores loop di permukaan media agar dengan menggunakan langkah-langkah berikut:
  • Sterilkan loop kawat dengan memanaskannya sampai merah membara dalam nyala api dan biarkan dingin selama beberapa detik. Uji kesejukan dengan menyentuh agar-agar di tepi piring.
  • Ambil satu lingkaran penuh inokulum cair atau pertumbuhan bakteri dari permukaan cawan agar-agar dan mulai sekitar 25 mm dari tepi cawan (1), gores perlahan ke depan dan ke belakang dengan lingkaran rata, buat garis-garis paralel yang dekat ke belakang, ke tepi cawan.
  • Sterilkan loop dan dinginkan kembali, kemudian dengan tepi loop, buat rangkaian garis-garis lain yang hampir sejajar dengan jarak sekitar 3 mm, mulai dari area yang diinokulasi (2) ke satu sisi area yang tidak diinokulasi, sehingga sekitar 1/2 piring sekarang tertutup.
  • Bakar dan dinginkan loop lagi, lalu buat set coretan lain mulai dari (3) tegak lurus dan melintasi set coretan kedua, tetapi hindari set pertama.

Setiap prosedur aseptik di laboratorium mikrobiologi akan dilakukan dengan teknik yang sama, dengan modifikasi yang diperlukan.

Itulah informasi mengenai prosedur pemindahan mikroorganisme secara aseptik menggunakan loop inokulasi. Syaf Unica Indonesia menyediakan Nesco Innoculating Loops (500pcs/bag) yang bisa dibeli melalui website.

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi