Apa itu Neoscreen G6PD?
Neoscreen G6PD adalah alat pemeriksaan inovatif untuk mendeteksi defisiensi enzim Glukosa-6-Fosfat Dehidrogenase (G6PD) sejak dini. Defisiensi G6PD merupakan defisiensi enzim manusia paling umum di dunia, dengan perkiraan 400 juta orang terkena kondisi ini. Sebagian besar individu yang terpengaruh berada di kawasan Afrika, Timur Tengah, dan Asia Tenggara, menjadikan pemeriksaan Neoscreen G6PD sangat penting untuk program skrining neonatal dan deteksi dini.
Fungsi Enzim G6PD dan Jalur Pentosa Fosfat
Enzim G6PD memainkan peran krusial dalam metabolisme sel dengan mengkatalisis reaksi oksidasi/reduksi. Fungsi utama enzim G6PD meliputi:
- Mengoksidasi glukosa-6-fosfat menjadi 6-fosfoglukonolakton
- Mereduksi NADP+ menjadi NADPH untuk menjaga keseimbangan oksidatif sel
- Memulai jalur pentosa fosfat, langkah pertama yang esensial untuk sintesis DNA dan RNA
- Mempertahankan tingkat NADPH yang memadai untuk perlindungan sel terhadap stres oksidatif
Dengan demikian, defisiensi G6PD dapat menyebabkan ketidakmampuan sel untuk melindungi diri dari kerusakan oksidatif, terutama pada sel darah merah.
Manfaat Pemeriksaan Neoscreen G6PD
Pemeriksaan Neoscreen G6PD menawarkan berbagai manfaat penting:
Deteksi Dini dan Pencegahan Komplikasi
Dengan mendeteksi defisiensi G6PD sejak lahir, tenaga medis dapat memberikan konseling dan intervensi pencegahan untuk menghindari pemicu hemolisis seperti infeksi, obat-obatan tertentu (sulfonamida, aspirin dosis tinggi), dan makanan tertentu (seperti kacang fava).
Akurasi dan Keandalan Tinggi
Neoscreen G6PD dirancang dengan teknologi terkini untuk memberikan hasil yang akurat dan dapat dipercaya, mendukung diagnosis yang tepat dan penatalaksanaan pasien yang optimal.
Integrasi dengan Program Skrining Neonatal
Sebagai bagian dari program skrining penyakit bawaan, pemeriksaan ini dapat diintegrasikan dengan Neonatal G6PD Screening Test – Skrining Bayi Baru Lahir untuk hasil yang komprehensif.
Demografi dan Kelompok Risiko G6PD
Distribusi geografis defisiensi G6PD menunjukkan prevalensi tertinggi di:
- Afrika – khususnya di sub-Sahara dengan tingkat defisiensi mencapai 20-30% pada laki-laki
- Timur Tengah dan Mediterania – dengan variasi prevalensi 5-60% tergantung negara
- Asia Tenggara – termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina dengan prevalensi signifikan
Kelompok risiko tinggi meliputi individu dengan keturunan Afrika, Mediterania, atau Asia Tenggara. Pemeriksaan Neoscreen G6PD sangat direkomendasikan untuk populasi ini guna mencegah komplikasi kronis.
Pemeriksaan Skrining Neonatal Terkait
Selain Neoscreen G6PD, PT. Syaf Unica Indonesia menyediakan berbagai alat skrining neonatal komprehensif:
- Neoscreen 17OHP: Tes Screening CAH Akurat & Terpercaya – untuk deteksi Congenital Adrenal Hyperplasia
- Neoscreen Galactose – untuk deteksi galaktosemia
- Neoscreen IRT – untuk skrining cystic fibrosis melalui immunoreactive trypsinogen
Untuk hasil yang lebih cepat dan otomatis, tersedia juga Tes G6PD Otomatis Mindray – Diagnostik In-Vitro Cepat yang menggunakan teknologi otomasi terkini.
Pertanyaan Umum Seputar Neoscreen G6PD
Kapan pemeriksaan G6PD sebaiknya dilakukan?
Pemeriksaan G6PD sebaiknya dilakukan dalam 24-48 jam pertama setelah lahir sebagai bagian dari program skrining penyakit bawaan, khususnya untuk bayi dengan keturunan risiko tinggi.
Apakah ada gejala defisiensi G6PD saat bayi baru lahir?
Gejala defisiensi G6PD mungkin tidak terlihat saat lahir, tetapi dapat muncul setelah paparan pemicu (obat, infeksi, atau makanan tertentu). Oleh karena itu, deteksi dini melalui Neoscreen G6PD sangat penting untuk manajemen preventif.
Apa saja obat yang harus dihindari oleh penderita defisiensi G6PD?
Penderita defisiensi G6PD harus menghindari obat-obatan seperti sulfonamida, aspirin dosis tinggi, dan beberapa antibiotik tertentu yang dapat memicu hemolisis. Konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan untuk riwayat obat-obatan yang aman.
Hubungi Kami untuk Informasi Lebih Lanjut
Untuk pemesanan Neoscreen G6PD atau pertanyaan seputar produk dan layanan kami, hubungi PT. Syaf Unica Indonesia melalui:
📞 Telepon: (0281) 6512066
📱 WhatsApp: +6285729590219
📧 Email: info@syaf.co.id
📍 Alamat: Griya Mandalatama Cluster 4D No. 6, Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia, Kode Pos 53161
Tim profesional kami siap membantu Anda dengan solusi tes diagnostik terpercaya dan berstandar internasional.












Ulasan
Belum ada ulasan.