Neoscreen Galactose: Tes Screening Galaktosemia Akurat & Terpercaya
Neoscreen Galactose adalah alat tes screening galaktosemia yang menggunakan metode spektrofotometri presisi tinggi untuk deteksi dini kelainan metabolisme bawaan. Produk ini dirancang untuk mengidentifikasi galaktosemia klasik dan varian lainnya dengan akurasi diagnostik yang sangat baik, mendukung program skrining neonatal universal di fasilitas kesehatan.
⚡ Quick Links – Navigasi Cepat
Apa itu Galaktosemia & Neoscreen Galactose?
Galaktosemia adalah kelainan metabolisme bawaan yang terdiri dari tiga entitas klinis khas berdasarkan cacat pada jalur metabolisme galaktosa. Galaktosemia klasik disebabkan oleh defisiensi enzim D-galaktosa-1-fosfat-uridil-transferase (GALT), yang merupakan bentuk paling serius dengan risiko komplikasi neurologis, katarak, dan gangguan hati jika tidak terdeteksi sejak dini.
Neoscreen Galactose adalah sistem tes screening yang memungkinkan deteksi dini galaktosemia melalui analisis bercak darah kering (dried blood spot/DBS). Produk ini memenuhi standar program skrining neonatal nasional dan internasional, memastikan identifikasi pasien dalam periode emas intervensi medis untuk mencegah komplikasi serius.
Prinsip Kerja Tes Spektrofotometri Neoscreen Galactose
Metode pengujian Neoscreen Galactose didasarkan pada ekstraksi presisi dan konversi enzimatik:
Tahap Ekstraksi Sampel
Proses dimulai dengan ekstraksi galaktosa dan galaktosa-1-fosfat dari bercak darah kering menggunakan dua metode yang dapat dipilih sesuai protokol laboratorium:
- Metode asam: Ekstraksi berbasis pH rendah untuk separasi optimal
- Metode panas: Ekstraksi berbasis suhu tinggi untuk aktivasi enzim maksimal
Konversi Enzimatik & Reaksi Kolorimetri
Setelah ekstraksi, galaktosa-1-fosfat dikonversi menjadi galaktosa melalui katalis reaksi menggunakan enzim alkaline phosphatase. Selanjutnya, galaktosa yang dihasilkan dan galaktosa terekstraksi dari sampel diubah menjadi galactonolactone oleh enzim Galactose Dehydrogenase dengan koenzim NAD.
Reaksi ini menghasilkan NADH, yang bertindak sebagai pereduksi terhadap zat warna indikator garam Tetrazolium. Perubahan warna—dari kuning menjadi merah jambu atau merah—terukur secara kuantitatif menggunakan spektrofotometri pada panjang gelombang 490 nm, memberikan hasil diagnostik yang presisi dan reprodusibel.
Prosedur Pengujian & Protokol Ekstraksi
Protokol pengujian Neoscreen Galactose dirancang untuk kesederhanaan operasional dan akurasi tinggi:
- Pengambilan sampel: Darah neonatus diambil pada hari 2-3 kehidupan dan dispot pada kertas saring khusus
- Pengeringan: Bercak darah dikeringkan pada suhu ruang hingga benar-benar kering sebelum analisis
- Ekstraksi sampel: Pilih metode ekstraksi (asam atau panas) sesuai protokol laboratorium
- Konversi enzimatik: Sampel diinkubasi dengan alkaline phosphatase untuk konversi galaktosa-1-fosfat
- Reaksi pengembang warna: Tambahkan Galactose Dehydrogenase dan NAD untuk pembentukan NADH
- Pengukuran spektrofotometri: Baca absorbans pada 490 nm menggunakan spektrofotometer kalibrasi
- Interpretasi hasil: Bandingkan dengan nilai cutoff referensi untuk diagnosis
Keunggulan & Akurasi Diagnostik Neoscreen Galactose
Neoscreen Galactose menawarkan beberapa keunggulan kompetitif untuk program skrining neonatal:
- Sensitivitas tinggi: Deteksi efektif galaktosemia klasik dan varian dengan akurasi >95%
- Spesifisitas tinggi: Minimalisir false positive melalui dua parameter pengukuran (galaktosa & galaktosa-1-fosfat)
- Reprodusibilitas: Metode spektrofotometri objektif mengurangi variabilitas inter-observer
- Waktu turnaround cepat: Hasil diperoleh dalam <4 jam untuk keputusan klinis tepat waktu
- Kompatibilitas sampel: Menggunakan format bercak darah kering standar internasional (DBS)
- Biaya efektif: Reagen dan consumables hemat tanpa mengorbankan kualitas diagnostik
Aplikasi Klinis & Program Skrining Neonatal
Neoscreen Galactose diintegrasikan dalam program skrining neonatal universal di berbagai negara, termasuk Indonesia sesuai pedoman Kementerian Kesehatan. Deteksi dini memungkinkan intervensi dietary (diet bebas laktosa) sejak dini untuk mencegah:
- Kerusakan neurologis dan keterlambatan perkembangan
- Katarak kongenital
- Hepatomegali dan disfungsi hati
- Ovarian failure pada perempuan dewasa
Standar & Sertifikasi Internasional
Neoscreen Galactose mengikuti standar internasional untuk tes skrining neonatal, termasuk rekomendasi dari WHO dan pedoman program skrining neonatal nasional. Produk ini telah terbukti memenuhi kriteria akurasi diagnostik yang ditetapkan oleh organisasi kesehatan global untuk program deteksi dini penyakit metabolik bawaan.
Produk Tes Screening Neonatal Terkait
Sebagai bagian dari rangkaian lengkap tes skrining neonatal, Neoscreen Galactose dapat dikombinasikan dengan produk lain dari PT. Syaf Unica Indonesia:
- Neoscreen 17OHP: Tes Screening CAH (Congenital Adrenal Hyperplasia) Akurat & Terpercaya
- Neoscreen G6PD: Tes Screening Defisiensi Enzim G6PD Akurat untuk Deteksi Anemia Hemolitik
- Neoscreen IRT: Tes Screening Hipotiroidisme Kongenital dengan Metode Imunometri Presisi
Penggunaan paket screening lengkap memastikan deteksi komprehensif terhadap penyakit metabolik dan endokrin bawaan dalam satu pengujian sampel darah neonatus.
Hubungi PT. Syaf Unica Indonesia untuk Informasi Produk
Untuk konsultasi teknis, pemesanan, atau informasi detail tentang Neoscreen Galactose dan sistem tes screening neonatal lainnya, silakan hubungi:
📍 PT. Syaf Unica Indonesia
Alamat: Griya Mandalatama Cluster 4D No. 6, Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia, Kode Pos 53161
📞 Telepon Kantor: (0281) 6512066
💬 WhatsApp: +62 857 2959 0219
📧 Email: info@syaf.co.id
Tim profesional kami siap memberikan dukungan penuh untuk mengoptimalkan program skrining neonatal fasilitas kesehatan Anda.












Ulasan
Belum ada ulasan.