PERAWATAN DAN KALIBRASI CLEAN BOOTH

kalibrasi Clean Booth

Pelajari pentingnya perawatan dan kalibrasi Clean Booth untuk memastikan lingkungan kerja steril dan sesuai standar.


Clean Booth adalah solusi efisien untuk menciptakan lingkungan kerja bersih di berbagai industri seperti farmasi, makanan, elektronik, dan laboratorium. Dengan desain modular dan sistem filtrasi canggih, Clean Booth mampu menjaga area kerja dari kontaminasi partikel. Namun, agar performa Clean Booth tetap optimal dan sesuai standar, diperlukan perawatan berkala dan kalibrasi sistem filtrasi.

PERAWATAN CLEAN BOOTH

Perawatan Clean Booth bertujuan untuk menjaga kebersihan fisik, kestabilan tekanan udara, serta efisiensi sistem filtrasi. Berikut adalah langkah-langkah perawatan yang umum dilakukan:

Pembersihan Rutin

  1. Bersihkan dinding, lantai, dan permukaan kerja menggunakan kain bebas serat (lint-free) dan cairan disinfektan non-residu.
  2. Gunakan vacuum cleaner dengan filter HEPA untuk menghindari penyebaran partikel selama pembersihan.

Pemeriksaan Filter

  1. Cek kondisi pre-filter dan HEPA/ULPA filter secara visual dan dengan alat ukur (seperti aerosol photometer).
  2. Ganti pre-filter setiap 3–6 bulan tergantung intensitas penggunaan.
  3. Ganti HEPA filter minimal setahun sekali atau berdasarkan hasil pengujian efisiensi.

Periksa Kipas dan Sistem Aliran Udara

  1. Pastikan blower fan berfungsi dengan stabil tanpa suara berisik.
  2. Periksa kecepatan aliran udara (air velocity) agar tetap sesuai standar ISO 14644 atau GMP.

Catat Jadwal dan Laporan

Dokumentasikan semua kegiatan perawatan sebagai bagian dari audit internal dan eksternal.

Baca juga: Cara Menggunakan Digital Torque Tester

KALIBRASI CLEAN BOOTH

Kalibrasi Clean Booth bertujuan untuk memastikan bahwa sistem filtrasi dan aliran udara beroperasi dalam parameter yang telah ditentukan. Kalibrasi ini penting untuk menjamin kualitas udara tetap memenuhi standar kebersihan.

1. Parameter yang Dikalibrasi

Airflow Velocity (Kecepatan Aliran Udara)

Diukur menggunakan anemometer di beberapa titik (grid test) untuk memastikan distribusi merata.

Tekanan Diferensial

Diukur menggunakan manometer untuk memastikan tekanan antara area bersih dan luar tetap positif.

Partikel Udara (Particle Count)

Menggunakan particle counter untuk memastikan jumlah partikel di dalam booth sesuai dengan klasifikasi (misal ISO Class 5, 6, atau 7).

2. Frekuensi Kalibrasi

  • Minimal dilakukan setahun sekali atau setiap setelah penggantian filter utama.
  • Wajib dilakukan setelah pemindahan unit, perbaikan sistem, atau perubahan besar di area kerja.

3. Peralatan Kalibrasi

  • Anemometer (untuk airflow)
  • Manometer digital/analog (untuk tekanan udara)
  • Aerosol photometer atau DOP tester (untuk efisiensi filter)
  • Particle counter (untuk hitungan partikel di udara)

4. Dokumentasi Kalibrasi

Hasil kalibrasi harus tercatat dalam laporan yang mencantumkan hasil pengukuran, alat yang digunakan (beserta nomor kalibrasinya), dan siapa yang melakukan kalibrasi.

Clean Booth yang berfungsi optimal tidak hanya bergantung pada desain dan instalasi awal, tetapi juga pada perawatan dan kalibrasi berkala. Melalui perawatan menyeluruh dan kalibrasi teratur, performa Clean Booth dapat dipertahankan sesuai standar kebersihan internasional, sehingga menjamin mutu produk, keselamatan proses, dan kepatuhan terhadap regulasi industri. Pastikan Clean Booth Anda selalu dalam kondisi terbaik agar lingkungan kerja tetap steril dan produktif.

Itulah pembahasan tentang pentingnya perawatan dan kalibrasi Clean Booth. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.


Sumber:

Cleanroom – Wikipedia

Clean Booth, Soft-wall Cleanroom, Cleanroom Equipment 👍️‍🔥 (willsoncleanroom.com)

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi