Pelajari pentingnya perawatan dan kalibrasi Clean Workbench untuk mempertahankan performa dan sterilitas ruang kerja.
Clean Workbench adalah meja kerja steril yang dilengkapi sistem aliran udara laminar dan filter HEPA/ULPA, berfungsi untuk menciptakan lingkungan kerja bebas partikel dan kontaminasi. Alat ini sangat penting di laboratorium, industri farmasi, elektronik, dan fasilitas produksi bersih lainnya. Namun, agar kinerja Clean Workbench tetap optimal dan sesuai standar, diperlukan perawatan rutin dan kalibrasi berkala.
PERAWATAN CLEAN WORKBENCH
Perawatan yang tepat akan memperpanjang usia pakai dan menjaga kinerja sistem Clean Workbench. Berikut langkah-langkah perawatan yang direkomendasikan:
Pembersihan Harian
- Gunakan kain bebas serat (lint-free cloth) dan disinfektan non-residu untuk membersihkan permukaan kerja sebelum dan sesudah penggunaan.
- Hindari penggunaan bahan kimia abrasif. Penggunaan bahan kimia tersebut dapat merusak lapisan stainless steel.
Pemeriksaan Filter
- Pre-filter biasanya perlu diganti setiap 3–6 bulan, tergantung tingkat penggunaan.
- Periksa HEPA/ULPA filter secara berkala untuk mendeteksi penurunan efisiensi.
- Ganti HEPA/ULPA filter setiap 1–3 tahun.
Sterilisasi UV (jika tersedia)
- Lampu UV digunakan saat Clean Workbench tidak digunakan, terutama pada malam hari.
- Ganti lampu UV setiap 6–12 bulan atau sesuai jam pakai yang disarankan oleh pabrikan.
Pemeriksaan Komponen Elektronik
- Periksa fungsi blower dan kontrol digital secara berkala.
- Pastikan tidak ada suara abnormal atau getaran berlebih selama operasi.
Dokumentasi Perawatan
Catat semua aktivitas perawatan dalam log sheet sebagai bukti kepatuhan terhadap SOP dan audit.
Baca juga: Cara Menggunakan Digital Torque Tester
KALIBRASI CLEAN WORKBENCH
Kalibrasi diperlukan untuk memastikan bahwa Clean Workbench bekerja sesuai parameter teknis yang ditetapkan. Beberapa parameter penting yang perlu dikalibrasi meliputi:
Kecepatan Aliran Udara (Airflow Velocity)
- Diukur menggunakan anemometer.
- Standar umum: 0,3 – 0,5 m/s tergantung jenis laminar flow (horizontal atau vertikal).
- Pengukuran dilakukan di beberapa titik grid pada area kerja.
Kinerja HEPA/ULPA Filter
- Diuji dengan aerosol photometer atau metode DOP test (Dispersed Oil Particulate).
- Filter dianggap layak jika efisiensi filtrasi ≥99.97% untuk partikel ≥0.3 mikron.
Tekanan Udara
- Kalibrasi menggunakan manometer atau differential pressure gauge.
- Tekanan harus cukup untuk menjaga aliran laminar dan mencegah masuknya udara luar.
Partikel di Udara (Particle Count)
- Dilakukan menggunakan particle counter.
- Digunakan untuk menentukan kelas kebersihan (misalnya ISO 5, ISO 6) sesuai standar ISO 14644.
Frekuensi Kalibrasi
- Idealnya dilakukan minimal satu kali per tahun.
- Wajib dilakukan setelah penggantian filter, perbaikan unit, atau pemindahan alat.
Dokumentasi Kalibrasi
Semua hasil kalibrasi harus dicatat secara detail, termasuk tanggal, alat ukur yang digunakan, nomor sertifikat, dan teknisi yang bertugas.
Perawatan dan kalibrasi yang tepat adalah kunci utama untuk mempertahankan performa dan keandalan Clean Workbench. Dengan langkah-langkah yang konsisten, Anda dapat memastikan bahwa lingkungan kerja selalu steril dan sesuai dengan standar internasional seperti ISO 14644 dan GMP. Jangan abaikan kedua aspek penting ini agar kualitas proses kerja dan produk tetap terjaga maksimal.
Itulah pembahasan tentang pentingnya perawatan dan kalibrasi Clean Workbench. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Sumber:
Ways to Properly Clean and Disinfect Your Science Lab Workbenches – LabTech (labtechsupplyco.com)
What is Clean Bench? | Tech | Matsusada Precision

