Penggunaan perban elastis merupakan salah satu metode pertolongan pertama untuk memar dan cedera sendi. Pada tahapan RICE yaitu Rest, Ice, Compression, dan Elevation, perban elastis ini masuk ke dalam tahapan Compression. Waktu penggunaan perban elastis untuk kompresi ini sebaiknya hanya dalam periode 24-48 jam pertama sejak cedera terjadi.

https://my-best.id/
Penggunaan perban elastis
Penggunaan perban elastis secara umum yaitu untuk tangan atau lutut. Namun, perban elastis juga dapat digunakan untuk beberapa kondisi lain, seperti:
- Cedera pada sendi pergelangan tangan
- Cedera pada sendi pergelangan kaki
- Pembengkakan tungkai
- Cedera otot
- Trauma pada kepala
- Varises
Ukuran perban elastis untuk kompresi ini tersedia dalam beberapa ukuran, mulai dari 5-15 centimeter. Ukuran perban yang semakin lebar membuat tekanannya pun lebih besar tanpa membatasi aliran darah. Dalam memilih ukuran perban yang tepat umumnya disesuaikan dengan pasien, apakah orang dewasa atau anak-anak.
Perban elastis ini bekerja dengan memberikan tekanan pada area spesifik yang mengalami cedera. Hal itu membuat berkurangnya kemungkinan terjadinya pembengkakan karena akumulasi cairan di area luka.
Penggunaan perban elastis untuk kompres ada batas waktunya. Hal itu karena aliran darah tetap diperlukan untuk mempercepat proses pemulihan. Penggunaan perban elastis yang ideal untuk lutut dan area lain ini maksimal hingga 2 hari sejak terjadinya cedera.
Beberapa hal berikut ini yang perlu diperhatikan dan tidak boleh dilakukan ketika menggunakan perban elastis untuk kompresi yaitu:
- Kompres air dingin tidak boleh diaplikasikan bersamaan dengan pemberian perban kompresi karena bisa menyebabkan frostbite.
- Perban elastis tidak boleh dibungkus terlalu rapat karena bisa menghambat aliran darah.
- Perban elastis tidak boleh digunakan untuk mencegah terjadinya cedera berulang. Jenis perban ini bukan untuk menopang, namun hanya untuk memberikan kompresi.
Cara menggunakan perban elastis untuk kompresi
Misalnya ketika seseorang mengalami cedera otot ringan pada pergelangan, penggunaan perban elastis bisa membantu meredakan rasa nyeri. Berikut ini cara menggunakan perbannya.
- Pergelangan kaki ditahan pada kemiringan 90 derajat.
- Perban dipasang mulai dari bantalan telapak kaki dan diulangi sebanyak dua kali.
- Perban diposisikan ada di atas kaki, lalu perban dilingkarkan ke sekitar pergelangan kaki dan menyilang ke kaki arah berlawanan.
- Perban dipasang dengan pola seperti angka “8”.
- Apabila pergelangan kaki telah tertutup, bagian ujung diamankan di manapun yang tidak menggesek kulit.
- Perban harus dipastikan terpasang dengan kencang, namun tidak terlalu rapat.
Apabila cedera terjadi pada pergelangan tangan, berikut ini adalah cara menggunakan perban elastis untuk tangan:
- Perban dipasang di sekeliling pergelangan tangan dimulai dari sisi ruas jari kelingking.
- Pemasangan perban diakukan dengan telapak tangan menghadap ke bawah
- Perban ditarik ke arah ibu jari dan dibalut ke sekeliling telapak tangan sebanyak satu kali, lalu dikembalikan ke arah pergelangan tangan.
- Perban dibalik ke arah ruas jari kelingking dan telapak tangan.
- Perban dipasang kembali di sekeliling pergelangan tangan.
- Perban yang tersisa digunakan untuk membuat pergelangan tangan stabil.
Dalam membungkus pergelangan tangan, pastikan tidak terlalu rapat. Sebaiknya ulangi prosesnya apabila jari-jari mulai terasa kesemutan atau kebas, karena itu berarti terlalu rapat.
Semoga informasi mengenai penggunaan perban elastis untuk kompresi bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Syaf Unica Indonesia menjual Elasto One Verban Elastis dalam berbagai ukuran.
WEBSITE || SYAF.CO.ID

