Sonikator merupakan salah satu perangkat laboratorium yang digunakan untuk melakukan penggangguan sel. Berikut ini adalah informasi mengenai pengertian dan cara kerja sonikator.

https://www.sepmag.eu/
Ketahui apa itu sonikator
Sonikator yaitu salah satu perangkat laboratorium vital yang memiliki kegunaan untuk berbagai tujuan. Sonikator merupakan perangkat yang digunakan untuk mengubah sinyal listrik menjadi getaran fisik dan dapat diarahkan ke suatu zat.
Biasanya sonikasi dilakukan untuk memecah senyawa atau sel dalam melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pada larutan, getaran memiliki efek yang sangat kuat. Getaran dapat menyebabkan molekul dari larutan menjadi pecah dan sel pecah.
Contoh penggunaan utama dari sonikator yaitu dalam pengujian DNA. Sel-sel yang mengandung informasi DNA diberikan sonikasi dengan tujuan untuk memisahkannya dan melepaskan protein DNA sehingga dapat dilakukan pengujian.
Cara kerja sonikator
Pengertian dan cara kerja sonikator pelu Anda ketahui. Perangkat sonikator memiliki bagian utama yaitu generator listrik ultrasonik. Perangkat sonikator dapat menciptakan sinyal, biasanya sekitar 20 KHz yang memberi kekuatan transduser. Sinyal listrik diubah oleh transduser dengan menggunakan kristal piezoelektrik.
Adanya sinyal listrik direspon langsung dengan menciptakan getaran mekanis oleh kristal. Getaran tersebut berasal dari molekuler. Oleh sonikator, getaran tersebut dipelihara dengan hati-hati dan diperkuat sampai dilewatkan ke probe.
Getaran ke larutan yang disonikasi ditransmisikan oleh probe sonikator. Probe merupakan tip yang disusun dengan hati-hati dan bergerak dalam waktu dengan getaran. Probe mentransmisikan getaran ke dalam larutan.
Probe memiliki gerakan naik dan turun dengan kecepatan yang sangat tinggi. Walaupun amplitude dari probe dapat dikendalikan oleh operator dan ditentukan berdasarkan kualitas larutan yang disonikasi.
Efek kavitasi dihasilkan dari gerakan probe yang cepat. Kavitasi ini dapat terjadi apabila getaran menciptakan serangkaian gelembung kikroskopis dalam larutan. Dalam larutan terbentuk kantong ruang yang terjepit antara molekul yang kemudian runtuh kembali di bawah berat larutan.
Hal tersebut mengirimkan gelombang kejut kecil ke zat di sekitarnya. Terbentuknya ribuan gelembung dan ambruk terus menerus menciptakan gelombang getaran yang kuat dan berputar dalam larutan, sehingga memecah sel.
Probe memiliki tip dengan ukuran berbeda. Ukuran tersebut dipilih berdasarkan jenis proses sonikasi macam apa yang diinginkan. Efek kavitasi diciptakan dengan sangat baik dan mudah mengganggu sel-sel di sekitarnya apabila menggunakan tip yang sangat kecil.
Sedang apabila menggunakan tip berukuran yang lebih besar, jumlah larutan yang disonikasi dapat lebih banyak, namun reaksi yang dihasilkan tidak begitu hebat.
Sonikator dengan sangat teliti menilai sebagai pengganggu sel. Terkadang terlalu kuat untuk sel dan protein yang bersangkutan.
Alat sonikator di Syaf

Syaf Unica Indonesia juga menyediakan alat sonikator yaitu Q125 Sonicator. Alat ini berbasis mikroprosesor, yaitu prosesor ultrasonik yang dapat diprogram dengan menampilkan mode pulsa dan tampilan digital yang efektif untuk berbagai aplikasi.
Q125 Sonicator ini memiliki fitur untuk dapat memberikan tampilan digital watt dan Joule. Alat ini efektif untuk melakukan berbagai aplikasi, mulai dari gangguan sel, pemotongan DNA/RNA, homogenisasi, dan banyak aplikasi lainnya.
Q125 Sonicator sangat ideal untuk digunakan pada sampel kecil dan untuk pengguna yang tidak berencana untuk meningkatkan volume sampel ke jumlah yang lebih besar.
Alat sonikator ini bisa dibeli di Syaf Unica Indonesia. Anda dapat melakukan pembelian alat tersebut melalui website dan untuk informasi selengkapnya, Anda dapat menghubungi costumer service kami.
Semoga informasi yang kami sajikan mengenai pengertian dan cara kerja sonikator bisa membawa manfaat untuk Anda.
