Memelihara dan merawat mikropipet adalah rutinitas penting di laboratorium. Mengikuti rencana perawatan yang terencana dengan baik akan mengurangi biaya pembelian peralatan yang mahal. Simak informasi pembersihan, sterilisasi, dan penyimpanan mikropipet berikut ini.

https://www.blockscientific.com/
Proses pembersihan mikropipet
Membersihkan mikropipet adalah proses yang membutuhkan waktu, tenaga, dan fokus karena jika tidak, mikropipet dapat rusak. Oleh karena itu, sangat penting untuk berhati-hati saat membersihkannya. Berikut ini panduan lengkap untuk membersihkan mikropipet.
Pembersihan Eksternal
Sebagian besar pipet dapat dibersihkan menggunakan bahan kimia pembersih laboratorium biasa seperti sabun, alkohol, atau sabun. Untuk memastikan sterilisasi lengkap, Anda harus membiarkan larutan pembersih menempel di mikropipet 10 hingga 15 menit sebelum mengelapnya dengan kain.
Pembersihan Internal
Membersihkan bagian dalam mikropipet mungkin memakan waktu karena memerlukan pembongkaran total. Selain itu, setiap komponen mikropipet harus dibersihkan dengan cara yang benar berdasarkan cairan yang digunakan dalam pengambilan sampel.
- Periksa manual instruksi untuk instruksi yang tepat pada mikropipet.
- Gunakan kapas yang direndam dalam larutan pembersih dan air suling.
- Pastikan untuk melumasi piston dengan ringan menggunakan pelumas yang disediakan saat pembelian.
- Rakit semua komponen dan uji untuk memastikan mikropipet beroperasi secara efisien.
Pembersihan Kontaminasi
Jika mikropipet ditemukan terkontaminasi oleh bahan yang diketahui, maka ada prosedur pembersihan tertentu yang perlu diikuti berdasarkan jenis bahannya. Membersihkan mikropipet dengan prosedur di atas tidak akan cukup jika mikropipet terkontaminasi silang.
– Untuk larutan berair, pelarut organik dan protein
Bilas bagian yang terkontaminasi dengan air suling atau etanol 70 persen dan keringkan dengan udara pada suhu sekitar 60°F.
– Untuk cairan infeksius
Autoklaf bagian bawah pada suhu 120°C selama 15-20 menit kemudian biarkan kembali pada suhu kamar sebelum dipasang kembali.
– Untuk zat radioaktif
Tempatkan pipet dalam larutan seperti Decon lalu bilas dan keringkan dengan udara.
– Untuk asam nukleat
Rebus bagian bawah mikropipet dalam buffer glisin/ HCI (pH2) selama 10 menit, bilas dengan air suling, dan keringkan di udara.
Pipet yang bersih dan terpelihara dengan baik akan melindungi lab dari zat yang berpotensi berbahaya. Hal ini membuat pipet lebih efisien, tahan lama, dan andal, serta mengurangi biaya pengumpulan sampel. Untuk itu, pembersihan, sterilisasi, dan penyimpanan mikropipet yang benar sangat diperlukan.
Penyimpanan mikropipet yang tepat sama pentingnya dengan membersihkan dan mengkalibrasi perangkat. Mikropipet serta aksesori harus disimpan di tempat yang sejuk, bersih, dan kering.
Ruang penyimpanan harus memiliki suhu berkisar antara -20 °C dan 50 °C (dari -4 oF hingga 120 °F) dengan kelembaban relatif berkisar antara 5 dan 95 persen.
Hal penting lainnya yang perlu diingat adalah fakta bahwa instrumen harus disimpan di tempat yang tegak. Untuk menyimpan pipet, direkomendasikan penggunaan dudukan carousel.
Proses sterilisasi mikropipet
Proses sterilisasi mikropipet adalah sebagai berikut:
- Mikropipet disterilkan menggunakan autoklaf pada suhu 121°C (252oF) atau 15 PSI untuk jangka waktu antara 15 dan 20 menit.
- Tidak diperlukan persiapan khusus.
- Anda dapat menggunakan kantong sterilisasi uap saat membutuhkannya. Ketika autoklaf selesai, pipet perlu didinginkan hingga suhu sekitar selama minimal dua jam. Sebelum memipet, pastikan memiliki pipet yang bersih.
- Disarankan untuk menguji kalibrasi pada akhir setiap proses sterilisasi untuk mendapatkan presisi dan akurasi terbesar.
Itulah informasi mengenai pembersihan, sterilisasi, dan penyimpanan mikropipet. Anda dapat membeli MICROPIPETTE TOPPETTE ADJ 1-CH: 5-50ul DragonLab dan Rak Mikropipet Round DLab melalui website di Syaf.
Website || Syaf.co.id
