
https://kalstein..pl
Mikropipet merupakan instrumen laboratorium umum namun penting yang digunakan untuk mentransfer volume cairan secara akurat dan tepat dalam kisaran mikroliter. Mikropipet tersedia dalam varian saluran tunggal dan multi saluran.
Mikropipet saluran tunggal digunakan di laboratorium yang melakukan penelitian yang berkaitan dengan biologi molekuler, mikrobiologi, imunologi, kultur sel, kimia analitik, biokimia dan genetika.
Mikropipet multisaluran direkomendasikan untuk ELISA (uji diagnostik), skrining molekuler, studi kinetik dan DNA amplifikasi.
Bagaimana perbedaan teknik pemipetan dengan mikropipet?
Teknik pemipetan yang sering digunakan meliputi pemipetan maju (forward) dan pemipetan terbalik (reverse). Sebelum memahami teknik pemipetan secara mendetail, berikut ini petunjuk umum pemipetan yang perlu diperhatikan.
- Tekan dan lepaskan plungersecara perlahan, setiap saat, terutama saat bekerja dengan reagen/larutan dengan viskositas tinggi. Pastikan plunger tidak patah.
- Pastikan tipnya melekat kuat pada kerucut tip.
- Sebelum memulai percobaan, isi dan kosongkan ujungnya 2-3 kali dengan reagen atau larutan yang akan di pipet.
- Pegang mikropipet dalam posisi tegak saat melakukan aspirasi. Pegangan harus bertumpu pada jari telunjuk.
- Pastikan tip, mikropipet, dan reagen/larutan berada pada suhu yang sama.
Teknik pemipetan maju (forward)
Cara melakukan teknik pemipetan dengan mikropipet ini yaitu:
- Untuk menyedot cairan di ujungnya, tekan plunger ke pemberhentian pertama. Benamkan ujung pipet atau tip secara vertikal ke dalam cairan.
- Lepaskan plungersecara perlahan saat ujungnya terendam. Cairan akan disedot ke tip pipet.
- Untuk mengeluarkan cairan, letakkan tipnya di dinding bagian dalam bejana penerima pada sudut yang curam.
- Perlahan tekan plungerke pemberhentian pertama untuk mengeluarkan cairan.
- Untuk mengosongkan tip sepenuhnya, tekan pendorong ke pemberhentian kedua.
- Usap tipnya di dinding bagian dalam sambil mengeluarkan tipnya dari bejana.
Teknik pemipetan terbalik (reverse)
Teknik pemipetan dengan mikropipet ini cocok untuk mengeluarkan reagen/larutan yang memiliki viskositas tinggi atau cenderung mudah berbusa. Selain itu, juga disarankan untuk mengeluarkan volume yang sangat kecil.
- Untuk menyedot cairan di tipnya, tekan plungerke pemberhentian kedua dan rendam tip pipet secara vertikal ke dalam cairan.
- Lepaskan plunger secara perlahan saat tipnya terendam. Cairan akan disedot ke tip pipet.
- Untuk mengeluarkan cairan, letakkan tipnya di dinding bagian dalam tabung dengan sudut yang curam.
- Perlahan tekan plungerke pemberhentian pertama.
- Usap tipnya di dinding bagian dalam sambil mengeluarkan tipnya dari bejana.
Catatan: Sisa cairan tetap berada di ujung. Ini bukan milik volume pengeluaran sehingga tidak mempengaruhi volume cairan yang dikeluarkan.
Mengapa mikropipet dikalibrasi?
Setelah mengetahui teknik pemipetan dengan mikropipet, kalibrasi mikropipet adalah bagian yang sangat penting dari rutinitas laboratorium mana pun untuk hasil pemipetan yang akurat dan presisi.
Untuk memastikan keakuratan pengambilan sampel, penting untuk memeriksa kalibrasi pipet setiap bulan atau dalam jeda beberapa bulan. Menjalankan kalibrasi mikropipet yang tepat menurut standar ISO 8655 memerlukan kondisi lingkungan khusus.
Faktor-faktor seperti tekanan udara, kelembapan, suhu, dan bahkan ketinggian memengaruhi hasil pemipetan. Teks di bawah ini menjelaskan bahan atau peralatan yang diperlukan dan semua langkah yang Anda perlukan untuk melakukan dan memeriksa kalibrasi mikropipet.
Berikut adalah daftar hal-hal yang diperlukan untuk mengkalibrasi mikropipet:
- Mikropipet yang perlu dikalibrasi dan tip
- Air sulingan
- gelas bersih
- Termometer
- Bagan densitas air suling dengan suhu
- Semi-Micro Balancedengan keterbacaan minimal 0,0001 g
- Buku catatan untuk menuliskan hasilnya
- Kalkulator
Itulah informasi mengenai teknik pemipetan dengan mikropipet. Anda bisa membeli mikropipet yaitu Micropipette Toppette, Adjustable All Varian (DRAGON LAB) di Syaf.
Website || Syaf.co.id
