Artikel ini akan membahas tentang cara perawatan dan kalibrasi Laminar Flow Hood. Simak artikel ini sampai selesai.
Laminar Flow Hood adalah salah satu perangkat penting dalam laboratorium yang berfungsi menciptakan lingkungan kerja steril dengan mengalirkan udara bersih melalui filter HEPA atau ULPA. Alat ini sangat krusial dalam proses aseptik seperti kultur jaringan, formulasi obat, atau manipulasi mikroorganisme. Agar tetap bekerja optimal, Laminar Flow Hood membutuhkan perawatan rutin dan kalibrasi berkala. Tanpa langkah-langkah ini, performa alat bisa menurun, yang berisiko menyebabkan kontaminasi silang atau kerusakan produk.
PERAWATAN LAMINAR FLOW HOOD
Perawatan rutin bertujuan untuk menjaga kebersihan, efisiensi filter, dan kestabilan aliran udara steril. Berikut adalah prosedur perawatan yang disarankan:
Pemeriksaan Harian
- Nyalakan Laminar Flow Hood 15–30 menit sebelum digunakan.
- Periksa indikator kecepatan aliran udara dan pastikan tidak ada tanda peringatan.
- Bersihkan permukaan kerja dengan alkohol 70% sebelum dan sesudah digunakan.
Pembersihan Rutin
- Gunakan kain bebas serat dan disinfektan non-korosif untuk membersihkan dinding bagian dalam.
- Hindari menyemprotkan cairan langsung ke filter HEPA.
Pemeriksaan Filter
- Filter HEPA atau ULPA sebaiknya diperiksa secara visual setiap 3 bulan dan diganti sesuai rekomendasi produsen (biasanya 1–3 tahun tergantung intensitas penggunaan).
- Jika terjadi penurunan kecepatan aliran udara secara signifikan, segera evaluasi kondisi filter.
Lampu UV dan LED
- Agar efektivitas sterilisasi selalu optimal, bersihkan lampu UV secara berkala.
- Gantilah lampu UV sesuai masa pakai (biasanya setiap 6–12 bulan).
Catat Semua Perawatan
Simpan log perawatan rutin dan penggantian komponen untuk dokumentasi dan audit kualitas.
Baca juga: Kalibrasi Clean Screen
KALIBRASI LAMINAR FLOW HOOD
Berikut langkah-langkah kalibrasi standar:
Kalibrasi Aliran Udara
- Untuk mengukur kecepatan aliran udara pada area kerja, gunakan anemometer terkalibrasi.
- Kecepatan ideal untuk aliran laminar biasanya antara 0.3 – 0.5 m/s.
- Lakukan pengukuran pada beberapa titik (grid test) untuk memastikan distribusi udara merata.
Pengujian HEPA Filter
- Lakukan uji kebocoran HEPA filter (DOP/PAO test) secara berkala untuk memastikan efisiensi penyaringan tetap ≥99.99%.
- Jika ditemukan kebocoran, filter harus segera diganti atau diperbaiki.
Kalibrasi Sensor dan Alarm
- Pastikan semua indikator dan alarm (kecepatan udara rendah, tekanan, dll) dikalibrasi sesuai spesifikasi pabrikan.
- Simulasikan kondisi error untuk menguji apakah sistem peringatan bekerja dengan baik.
Dokumentasi Kalibrasi
- Setiap proses kalibrasi harus direkam dalam log kalibrasi dan ditandatangani oleh teknisi yang kompeten.
- Sertifikat kalibrasi harus tersedia sebagai bukti pemenuhan standar mutu laboratorium.
Perawatan dan kalibrasi Laminar Flow Hood secara rutin adalah hal mendasar untuk memastikan alat ini berfungsi optimal dan aman dalam menjaga lingkungan kerja steril. Dengan mengikuti panduan perawatan dan kalibrasi yang tepat, laboratorium dapat menghindari risiko kontaminasi, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, dan menjaga keandalan hasil kerja. Jangan abaikan jadwal perawatan dan pastikan kalibrasi dilakukan oleh teknisi profesional dengan peralatan bersertifikasi.
Sumber:
Laminar flow hood/cabinet – Parts, Principle, Application – Biology Notes Online
Laminar Flow Hood/Cabinet: Parts, Principle, Types, Uses (microbenotes.com)

