Artikel ini akan membahas tentang kegunaan Cytotoxic Safety Cabinet dan cara menggunakannya. Simak artikel ini sampai selesai.
Dalam dunia medis dan farmasi, penanganan obat sitotoksik harus sangat hati-hati. Zat ini berpotensi membahayakan kesehatan jika terpapar langsung oleh tenaga medis atau mencemari lingkungan kerja. Oleh karena itu, penggunaan Cytotoxic Safety Cabinet (CSC) sangat dianjurkan untuk menjamin keamanan dalam proses peracikan atau penyaluran obat berbahaya tersebut.
APA ITU CYTOTOXIC SAFETY CABINET?
Cytotoxic Safety Cabinet adalah alat pelindung berbentuk lemari tertutup yang dirancang khusus untuk menangani obat sitotoksik secara aman. Alat ini menyediakan lingkungan kerja steril dengan sistem penyaringan udara bertekanan negatif dan dilengkapi filter HEPA untuk melindungi operator, produk, dan lingkungan dari paparan zat berbahaya.
Cytotoxic Safety Cabinet sering disebut juga sebagai biosafety cabinet kelas II tipe B2, karena mampu mencegah kontaminasi silang sekaligus mengeluarkan udara terkontaminasi ke luar ruangan secara aman.
KEGUNAAN CYTOTOXIC SAFETY CABINET
Melindungi Operator
Mengurangi risiko paparan langsung terhadap obat sitotoksik yang bersifat karsinogenik atau toksik.
Menjaga Kebersihan Produk
Mencegah paparan partikel asing pada obat yang sedang diracik atau terjadinya kontaminasi mikroba.
Melindungi Lingkungan
Dengan teknologi sistem filtrasi yang aman, alat ini mampu menyaring dan membuang udara tercemar ke luar ruangan.
Meningkatkan Kepatuhan terhadap Regulasi
Memenuhi standar keselamatan seperti USP <800>, OSHA, dan standar GMP (Good Manufacturing Practice).
Baca juga: Fitur Laminar Flow Hood
CARA MENGGUNAKAN CYTOTOXIC SAFETY CABINET
Berikut langkah-langkah umumnya:
Persiapan Awal
- Pastikan cabinet dalam kondisi menyala minimal 15–30 menit sebelum digunakan.
- Gunakan APD lengkap (sarung tangan, masker, gaun laboratorium).
- Siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan di luar cabinet.
Penataan di Dalam Cabinet
- Masukkan bahan dan alat kerja secara perlahan.
- Tata barang dari sisi bersih ke sisi kotor (kiri ke kanan) untuk mencegah kontaminasi silang.
- Jangan menutupi ventilasi udara di bagian depan dan belakang.
Selama Proses Penanganan
- Kerjakan dengan tangan sejajar dengan permukaan meja, jangan mengangkat terlalu tinggi.
- Hindari gerakan tiba-tiba yang dapat mengganggu aliran laminar.
- Gunakan teknik aseptik dan hindari tumpahan.
Setelah Selesai Digunakan
- Buang limbah sesuai protokol (limbah sitotoksik harus dimasukkan ke wadah khusus).
- Bersihkan seluruh permukaan cabinet dengan disinfektan non-korosif.
- Biarkan CSC tetap menyala selama 15–30 menit setelah digunakan untuk memastikan sirkulasi udara bersih.
Dengan berbagai kegunaan Cytotoxic Safety Cabinet, alat ini mampu menjamin keamanan dan kebersihan saat menangani obat-obatan berbahaya seperti kemoterapi. Selain itu, penggunaan CSC juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan yang semakin ketat saat ini.
Sumber:
Cytotoxic Drug Safety Cabinets – Contamination Control Laboratories
Cytotoxic Safety Cabinets Technical Note (thermofisher.com)

