Pelajari cara perawatan dan kalibrasi PCR cabinet untuk menjaga lingkungan kerja steril dan akurasi hasil PCR.
PCR (Polymerase Chain Reaction) merupakan teknik penting dalam laboratorium biologi molekuler yang sangat bergantung pada kebersihan dan bebas kontaminasi. Oleh karena itu, PCR cabinet menjadi perangkat wajib untuk memastikan proses persiapan sampel PCR berlangsung dalam lingkungan steril. Namun, agar alat ini berfungsi secara optimal, perawatan rutin dan kalibrasi berkala sangat diperlukan. Tanpa pemeliharaan yang tepat, risiko kontaminasi silang meningkat dan keakuratan hasil PCR dapat terganggu.
PERAWATAN PCR CABINET
Perawatan PCR cabinet bertujuan untuk menjaga kinerja alat tetap optimal dan mencegah akumulasi kontaminan seperti DNA, debu, atau mikroorganisme.
Pembersihan Harian
- Bersihkan permukaan kerja sebelum dan sesudah penggunaan dengan etanol 70% atau disinfektan non-residu.
- Gunakan tisu bebas serat untuk menghindari serpihan mikroskopik yang dapat mengganggu hasil PCR.
Sterilisasi UV
- Nyalakan lampu UV germisida selama 15–30 menit sebelum dan sesudah penggunaan.
- Pastikan tidak ada operator di dalam ruangan saat UV menyala karena bersifat berbahaya bagi kulit dan mata.
Pemeriksaan Fisik Mingguan
- Periksa kondisi lampu UV, HEPA filter, dan blower secara visual.
- Pastikan tidak ada getaran, suara abnormal, atau kerusakan fisik lainnya.
Penggantian Filter Berkala
- Pre-filter biasanya diganti setiap 1–3 bulan.
- HEPA filter disarankan diganti setiap 6–12 bulan tergantung pada intensitas penggunaan dan hasil pengujian filtrasi.
Pencatatan Perawatan
Catat semua aktivitas perawatan di logbook atau sistem manajemen mutu laboratorium sebagai bukti kepatuhan terhadap SOP.
Baca juga: Kegunaan Forced Air Drying Oven
KALIBRASI PCR CABINET
Kalibrasi bertujuan untuk memastikan bahwa PCR cabinet bekerja sesuai dengan parameter teknis dan standar keamanan yang ditetapkan. Kalibrasi yang tepat sangat penting untuk mencegah hasil PCR yang salah akibat lingkungan kerja yang tidak optimal.
Parameter yang Dikaji
- Kecepatan Aliran Udara Laminar: Diukur untuk memastikan distribusi udara steril yang merata (biasanya 0.45 m/s ±20%).
- Efisiensi HEPA Filter: Diuji dengan metode aerosol challenge test untuk memastikan filtrasi ≥99.97% pada partikel 0.3 mikron.
- Fungsi Lampu UV: Diuji untuk intensitas cahaya dan waktu kerja efektif.
- Tingkat Kebisingan & Getaran: Diperiksa untuk memastikan kenyamanan dan kestabilan kerja.
Frekuensi Kalibrasi
- Minimal dilakukan setiap 6 bulan, atau sesuai standar ISO 14644 dan kebijakan mutu laboratorium.
- Kalibrasi tambahan disarankan setelah penggantian filter atau servis besar.
Peralatan Kalibrasi
- Anemometer digital untuk mengukur kecepatan aliran udara.
- Photometer dan aerosol generator untuk pengujian efisiensi filter.
- UV radiometer untuk mengukur intensitas sinar UV.
- Sound level meter untuk mengevaluasi tingkat kebisingan.
Petugas Kalibrasi
Dilakukan oleh teknisi bersertifikat dengan dokumentasi hasil pengujian dan sertifikat kalibrasi sesuai standar laboratorium.
PCR cabinet adalah komponen penting dalam menjaga akurasi dan kebersihan proses PCR di laboratorium. Namun, peran optimalnya hanya dapat dipertahankan melalui perawatan rutin dan kalibrasi PCR cabinet secara berkala. Dengan pemeliharaan yang tepat, risiko kontaminasi silang dapat diminimalkan, sehingga mendukung terciptanya hasil diagnostik yang akurat dan andal. Pastikan Anda bekerja sama dengan penyedia jasa kalibrasi profesional untuk menjamin kepatuhan terhadap standar internasional dan mutu laboratorium.
Sumber:
PCR Cabinets | Esco Lifesciences

