Artikel ini akan membahas tentang kegunaan, dan cara menggunakan PCR cabinet. Simak artikel ini sampai selesai.
Dalam dunia laboratorium biologi molekuler, Polymerase Chain Reaction (PCR) adalah teknik yang sangat sensitif terhadap kontaminasi. Untuk menjaga keakuratan hasil dan kebersihan lingkungan kerja, digunakan perangkat khusus bernama PCR cabinet. Alat ini dirancang untuk menciptakan lingkungan steril saat menyiapkan reagen dan sampel DNA.
APA ITU PCR CABINET?
PCR cabinet adalah perangkat laboratorium berbentuk kabinet tertutup yang digunakan untuk melindungi sampel DNA dan reagen PCR dari kontaminasi udara dan lingkungan. Alat ini biasanya dilengkapi dengan HEPA filter, aliran udara laminar (laminar airflow), dan lampu UV germisida yang bekerja bersama untuk menciptakan area kerja bebas partikel dan DNA asing.
PCR cabinet berbeda dari biosafety cabinet. Fungsinya bukan untuk melindungi operator, tetapi khusus untuk melindungi reaksi PCR dari kontaminasi silang yang dapat menyebabkan hasil tes menjadi salah atau tidak valid.
KEGUNAAN PCR CABINET
PCR cabinet memiliki berbagai fungsi penting dalam lingkungan laboratorium, di antaranya:
- Mencegah Kontaminasi DNA/RNA
- Menjaga agar reagen dan sampel tidak terkontaminasi oleh DNA asing yang mungkin berada di udara.
- Menjaga Kebersihan Lingkungan Kerja
- Menghasilkan aliran udara bersih dan tekanan positif agar partikel luar tidak masuk ke area kerja.
- Meningkatkan Akurasi Hasil PCR
- PCR sangat sensitif; kontaminasi sekecil apa pun dapat menghasilkan amplifikasi palsu (false positive).
- Melindungi Reagen PCR yang Mahal dan Sensitif
- Beberapa reagen bersifat sangat reaktif dan mudah terdegradasi bila terpapar kontaminasi.
- Mendukung Kepatuhan Laboratorium terhadap Standar ISO dan GLP
- Memenuhi standar internasional dalam praktik laboratorium yang baik dan bersih.
Baca juga: Kegunaan Forced Air Drying Oven
CARA MENGGUNAKAN PCR CABINET
Agar PCR cabinet bekerja secara optimal, diperlukan prosedur penggunaan yang benar. Berikut langkah-langkah umumnya:
Persiapan Sebelum Menggunakan
- Nyalakan lampu UV selama 15–30 menit sebelum memulai pekerjaan untuk mensterilkan area kerja.
- Matikan lampu UV, lalu nyalakan sistem aliran udara (blower/laminar flow) selama beberapa menit sebelum mulai bekerja.
Sterilisasi Alat dan Bahan
- Masukkan semua alat dan reagen ke dalam kabinet dengan hati-hati.
- Bersihkan permukaan alat dan dinding kabinet menggunakan 70% etanol atau disinfektan sesuai SOP.
Proses Penyiapan PCR
- Siapkan campuran reaksi (PCR mix) dengan tetap bekerja dalam area laminar flow.
- Gunakan pipet dengan filter dan sarung tangan steril untuk meminimalkan risiko kontaminasi silang.
Pascapenggunaan
- Setelah selesai, bersihkan seluruh permukaan kerja.
- Tutup pintu kabinet dan nyalakan lampu UV kembali selama 15–30 menit untuk sterilisasi akhir.
Catat Kegiatan
Dokumentasikan penggunaan PCR cabinet, termasuk waktu penyinaran UV dan aktivitas yang dilakukan.
PCR cabinet adalah solusi ideal untuk mencegah kontaminasi silang dalam proses persiapan reaksi PCR. Dengan pengoperasian yang benar, alat ini tidak hanya menjaga keakuratan hasil PCR tetapi juga meningkatkan efisiensi kerja di laboratorium molekuler. Dalam era di mana PCR menjadi teknik utama dalam diagnosis penyakit, penggunaan PCR cabinet menjadi sangat penting untuk menjamin mutu dan keandalan setiap pengujian.
Itulah pembahasan tentang kegunaan, dan cara menggunakan PCR cabinet. Semoga artikel ini bermanfaat.
Sumber:
PCR Cabinets | Esco Lifesciences

