Mengenal Tes Antibodi IgG dan IgM Toksoplasmosis

|

Salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh protozoa sel tunggal yaitu toksoplasmosis. Penyakit ini merupakan penyakit menular. Pada artikel kali ini, kami akan memberikan pembahasan mengenai tes antibodi IgG dan IgM toksoplasmosis.

|
https://cdnus.globalso.com/

Mengenal toksoplasmosis

Toksoplasmosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh protozoa sel tunggal yang disebut Toxoplasma gondii.

Penyakit ini biasanya didiagnosis dengan menguji darah dan cairan tubuh lainnya untuk imunoglobulin (juga dikenal sebagai antibodi) yang diproduksi oleh tubuh sebagai respons terhadap infeksi.

Teknik molekuler juga dapat digunakan untuk mendeteksi DNA parasit dalam jaringan dan cairan tubuh.

Sementara parasit dapat diamati secara langsung di bawah mikroskop dalam sampel jaringan atau cairan tulang belakang, bentuk pengujian ini lebih jarang digunakan karena sulitnya memperoleh spesimen.

Tes antibodi pemeriksaan IgG dan IgM toksoplasmosis

Tes antibodi merulakan tes yang mengukur imunoglobulin spesifik dalam darah seseorang. Antibodi yaitu protein yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan antigen seperti bakteri, virus, dan parasit. Masing-masing dibuat khusus untuk memerangi antigen tertentu.

Setelah antibodi diproduksi, antibodi itu akan tetap berada di aliran darah Anda untuk melindungi dari infeksi di masa depan. Kegigihan antibodi tidak hanya memberi kita “jejak” infeksi yang tahan lama, tetapi kadang-kadang bahkan memberi tahu kita kapan infeksi terjadi.

Toksoplasmosis dapat didiagnosis dengan tes antibodi yang mendeteksi dua imunoglobulin T. Gondii spesifik:

– Imunoglobulin G (IgG)

Merupakan jenis yang ditemukan di semua cairan tubuh. Sementara antibodi IgG dengan cepat menurun dalam satu atau dua bulan dari infeksi awal, mereka umumnya bertahan seumur hidup.

– Imunoglobulin M (IgM)

Ini dapat ditemukan terutama dalam darah dan cairan getah bening, merupakan antibodi pertama yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan infeksi. Meskipun dapat memberikan bukti awal infeksi, itu hanya bertahan paling lama sekitar 18 bulan.

Hasil tes antibodi IgG dan IgM toksoplasmosis

Tes antibodi IgG adalah tes pertama yang digunakan untuk menentukan apakah seseorang telah terinfeksi T. Gondii. Hasil IgG positif berarti bahwa seseorang telah terinfeksi di beberapa titik dalam hidup mereka. Tes ini tidak bisa memberi tahu kapan waktu tepatnya.

Tes antibodi IgM dapat memberi tahu kita apakah infeksi baru saja terjadi. Hasil IgM negatif biasanya berarti seseorang pernah terinfeksi di masa lalu dan sekarang kebal terhadap parasit.

Sementara hasil positif mungkin menunjukkan infeksi baru-baru ini, hasilnya sering dirusak oleh spesifisitas tes yang rendah (artinya lebih mungkin memberikan hasil positif palsu).

Untuk tujuan ini, hasil IgG dan IgM perlu ditafsirkan bersama untuk memberikan diagnosis yang mmeyakinkan

Interpretasi sebagian besar didasarkan pada tingkat (titer) antibodi dalam tes, dengan nilai yang lebih tinggi umumnya sesuai dengan tingkat yang lebih besar. Jika ada keraguan mengenai interpretasi, konsultasi spesialis akan diperlukan.

Rapid tes antibodi IgG dan IgM toksoplasmosis

|

OnSite Toxo IgG/IgM Combo Rapid Test merupakan immunoassay kromatografi aliran lateral yang digunakan untuk deteksi simultan dan diferensiasi antibodi IgG dan IgM anti-Toxoplasma gondii (T. Gondii) dalam serum manusia, plasma, atau darah utuh.

Tes cepat ini akan memberikan Anda hasil pemeriksaan yang akurat dan cepat. OnSite Toxo IgG/IgM Combo Rapid Test memiliki ini bisa Anda dapatkan dengan membelinya di Syaf Unica Indonesia melalui website.

Semoga informasi mengenai tes antibodi IgG dan IgM toksoplasmosis bisa bermanfaat.

Website || Syaf.co.id

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi