Mengenal Proses Microwave Digestion untuk Preparasi Sampel

|

Microwave digestion bekerja dengan menarik molekul air terdekat untuk merobek bahan sampel. Menambahkan asam kuat atau bahkan basa, dapat mempercepat homogenisasi sampel. Ketahui proses microwave digestion untuk preparasi sampel berikut ini.

|

https://www.analytica-world.com/

Apa itu microwave digestion?

Microwave digestion merupakan teknik persiapan yang mapan untuk mengubah sampel padat menjadi larutan yang sesuai untuk analisis dengan ICP-AES, ICP-MS, spektrofotometri serapan atom, atau polarografi.

Sampel padat dicerna secara kimia menggunakan reagen cair (biasanya asam mineral) dengan pemanasan microwave dalam wadah tertutup.

Dengan pemanasan dalam wadah tertutup, suhu dalam kisaran 200-260 °C (jauh melebihi titik didih asam) dapat dihasilkan, yang mempercepat proses pencernaan. Microwave digestion biasanya hanya membutuhkan waktu 20-40 menit, menjadikannya alat persiapan yang ampuh untuk analis.

Efek pemanasan berasal dari interaksi gelombang mikro dengan molekul dipolar dan ion dalam sampel. Untuk molekul dipolar, radiasi gelombang mikro menyebabkan peningkatan rotasi molekul dan gesekan yang dihasilkan menghasilkan panas.

Untuk ion, medan gelombang mikro meningkatkan getaran ionik yang membuat mereka bertabrakan dengan molekul tetangga, yang pada gilirannya menciptakan energi dan panas.

Area aplikasi khas untuk microwave digestion termasuk makanan, analisis lingkungan, kedokteran, biologi, pertanian, analisis farmasi, bahan, geologi, energi, logam dan industri plastik.

Bagaimana proses microwave digestion untuk preparasi sampel?

Karena proses microwave digestion bertujuan untuk memberikan larutan analit yang lengkap tanpa kehilangan atau kontaminasi serta dekomposisi lengkap dari matriks padat, reagen agresif digunakan, seperti asam klorida, asam nitrat, asam fluorida, asam sulfat dan hidrogen peroksida.

Ini berarti bahwa wadah sampel destruksi harus inert secara kimiawi serta memungkinkan transmisi radiasi gelombang mikro.

Pemanasan sampel yang cepat dalam wadah tertutup juga menyebabkan peningkatan tekanan yang cepat, sehingga saluran microwave digestion juga harus mampu menahannya.

Selain itu, pemanasan yang cepat dapat menghasilkan reaksi eksotermik spontan (menghasilkan panas) dalam sampel yang akan menyebabkan suhu dan tekanan yang lebih tinggi.

Bahan yang sangat baik untuk bejana digestion adalah TFM™ PTFE yang dicetak secara isostatik, yang transparan terhadap gelombang mikro dan memberikan stabilitas mekanis yang luar biasa dan ketahanan terhadap uap kimia.

TFM™ PTFE menawarkan banyak manfaat dibandingkan PTFE konvensional karena memberikan peningkatan ketahanan terhadap perembesan gas melalui material.

Selain itu, permukaan anti-perekat dan sifat hidrofobiknya yang halus membuat pembersihan lebih mudah dan meminimalkan kemungkinan kontaminasi silang.

Pertimbangan keamanan untuk proses microwave digestion

Sampel anorganik

Karena proses microwave digestion untuk preparasi sampel menghasilkan peningkatan suhu dan tekanan, kedua parameter ini harus dipantau secara ketat selama proses untuk memungkinkan daya gelombang mikro diatur dengan tepat.

Untuk sampel anorganik berair, cukup untuk memantau suhu saja, karena variasi tekanan dengan suhu dapat dengan mudah dihitung. Untuk keamanan yang optimal, sensor suhu harus mampu mengukur suhu cairan yang sebenarnya di dalam bejana digestion, bukan suhu bejana luar.

Sampel organik

Sampel yang mengandung komponen organik akan menghasilkan jumlah CO2 yang bervariasi selama pencernaan tergantung pada komposisi kimia dan konsentrasinya.

CO2 yang dihasilkan meningkatkan tekanan dalam bejana digestion tetapi juga menurunkan suhu, jadi untuk sampel ini juga diperlukan sensor tekanan khusus.

Gabungan pemantauan suhu dan tekanan ini memastikan kondisi pengoperasian yang aman sehingga sampel yang paling menantang pun dapat dicerna dengan andal. Sekali lagi, suhu harus diukur di dalam bejana digestion.

Untuk keamanan tambahan, semua bejana digestion harus dilengkapi dengan mekanisme pelepasan tekanan yang terhubung ke sistem pembuangan gas.

Jika tekanan berlebih terlalu tinggi, mekanisme pelepasan akan terbuka dan gas harus dibuang langsung ke manifold untuk dibuang tanpa risiko ke ruang pemanas.

Itulah informasi mengenai proses microwave digestion untuk preparasi sampel. Anda dapat membeli microwave digestion yaitu HANON – TANK BASIC MICROWAVE DIGESTIONS di Syaf.

Website || Syaf.co.id

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi