Autoklaf merupakan instrumen yang memiliki kegunaan untuk melakukan sterilisasi pada berbagai peralatan laboratorium maupun medis. Berikut ini adalah bagian-bagian dari autoklaf.
Apa itu autoklaf?
Autoklaf adalah metode yang paling efektif untuk mensterilkan peralatan laboratorium khusus untuk produk penanganan cairan untuk membunuh bakteri berbahaya, virus, jamur, dan spora.
Proses autoklaf mengambil keuntungan dari fenomena bahwa titik didih air (atau uap) meningkat ketika berada di bawah tekanan tinggi.
Hal ini dilakukan dalam mesin yang dikenal sebagai autoklaf, di mana tekanan tinggi diterapkan dengan suhu yang direkomendasikan 250 °F (121 °C) selama 15-20 menit untuk mensterilkan peralatan.
Kegunaan dari Autoclaving atau sterilisasi uap umumnya banyak di berbagai industri termasuk kedokteran, kedokteran gigi, mikrobiologi, dan ilmu kedokteran hewan.
Baca juga: Inilah sejarah dan cara kerja autoklaf untuk sterilisasi uap
Apa saja bagian dari autoklaf?
Alat sterilisasi yang satu ini terdiri dari beberapa bagian. Tiap bagiannya menjalankan fungsi yang berbeda. Secara umum, bagian-bagian pada autoklaf terdiri dari:
Pengatur waktu (timer)
Timer berfungsi untuk mengatur lama waktu proses sterilisasi sesuai dengan kebutuhan waktu yang telah ditentukan. Fitur pengatur waktu biasanya ada di sebagian besar alat sterilisasi listrik sistem otomatis.
Katup uap (steam valve)
Steam valve merupakan bagian terkecil dari alat sterilisasi, namun memiliki manfaat yang sangat besar dan penting. Itu karena steam valve digunakan untuk mengeluarkan uap air pada saat proses sterilisasi.
Pengukur tekanan
Biasanya terletak di bagian atas (penutup) autoklaf. Bagian ini berfungsi untuk mengukur dan mengontrol tekanan uap di dalam alat sterilisasi.
Adanya alat pengukur tekanan memungkinkan kita untuk mengetahui besarnya tekanan uap dan kira-kira berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses sterilisasi di dalam alat.
Tombol power
Bagian ini memiliki fungsi untuk menghidupkan dan mematikan mesin. Semua jenis alat sterilisasi umumnya memiliki tombol ini, jadi jika tombol ini rusak, dipastikan alat juga tidak akan bisa digunakan.
Termometer
Untuk melakukan proses sterilisasi, maka perlu pengukuran suhu yang berbeda dan bergantung pada jenis benda yang disterilkan. Termometer dalam alat sterilisasi digunakan untuk menentukan dan membantu mengontrol suhu yang diperlukan untuk sterilisasi.
Pelat sumber panas
Ini digunakan untuk membantu mengubah energi listrik menjadi energi panas. Pelat sumber panas terbuat dari gulungan kawat tembaga yang dapat mendistribusikan dan menghasilkan energi panas.
Katup pengaman
Berfungsi untuk menahan dan mengunci bagian atas (penutup) alat agar tidak mudah terbuka saat proses sterilisasi. Katup pengaman juga digunakan untuk menjaga jumlah dan tekanan uap yang terkandung di dalam autoklaf.
Goose power
Goose power sebagian besar tersedia di otoklaf listrik sistem otomatis. Bagian goose power ini digunakan untuk membatasi penambahan air.
Wadah Aluminium
Keterbatasan penambahan air biasanya terdapat pada jenis autoclave manual yang menghasilkan energi panas dengan menggunakan api atau kompor.
Saluran Pembuangan / sewer
Saluran pembuangan digunakan untuk mengeluarkan dan menghilangkan udara yang ditempatkan di bagian bawah autoklaf.
Pompa vakum
Bagian ini berfungsi untuk menyedot udara atau campuran steam di dalam autoclave.
Itulah merupakan beberapa bagian dari autoklaf secara umum. Untuk mendapatkan autoklaf berkualitas dengan harga terjangkau, Anda bisa membelinya di Syaf Unica Indonesia.

