Kenali Tanda Tubuh Kekurangan Protein

tanda tubuh kekurangan protein

Protein merupakan salah satu makromolekul yang penting bagi tubuh. Kekurangan protein akan memberikan dampak yang buruk. Anda perlu mengenali tanda tubuh kekurangan protein untuk pencegahan berbagai masalah kesehatan.


Apa saja tanda tubuh kekurangan protein?

Protein sangat penting bagi organisme hidup. Ini memberi kita energi, membantu tubuh kita pulih, dan membuat perut kita kenyang. Protein terdiri dari asam amino rantai panjang, yang merupakan bahan pembangun otot

Kekurangan protein atau hipoproteinemia, merupakan kondisi rendahnya kadar protein dalam darah. Kondisi tersebut dapat terjadi jika seseorang tidak memiliki cukup protein dalam diet mereka untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Hal tersebut dapat terjadi seperti ketika mengikuti diet yang sangat membatasi konsumsi protein. Berikut ini adalah beberapa tanda tubuh kekurangan protein.

Lebih rentan terhadap fraktur stres

Selain dosis kalsium yang sehat, tulang juga membutuhkan yang lain. Tulang juga membutuhkan protein yang cukup.

Itulah kesimpulan dari tinjauan penelitian tahun 2018 dari beberapa yayasan osteoporosis terkemuka di dunia, yang menemukan bahwa mengonsumsi makanan kaya protein dapat membantu melindungi tulang.

Ketika kita tidak mendapatkan cukup protein untuk bahan bakar organ dan otak kita, tubuh kita meminjam dari area lain, termasuk penyimpanan di jaringan otot rangka kita.

Tulang kita lebih rentan terhadap cedera seperti patah tulang apabila tidak memiliki dukungan jaringan otot rangka yang kuat.

Baca juga: Kenali tes protein dalam urin dan prosesnya

Rambut dan kuku terlihat rapuh

Karena protein merupakan bagian penting dari rambut dan kuku, kuku seseorang bisa terasa lebih lembut dan rambut bisa menjadi lebih rapuh dari waktu ke waktu. Rambut bisa kehilangan sebagian kilaunya, dan mungkin tidak setebal dulu, mungkin juga terbelah.

Setelah beberapa bulan tidak makan cukup protein, seseorang mungkin juga mengalami kerontokan rambut. Itu sebagian karena tubuh menghentikan pertumbuhan rambut untuk mempertahankan simpanan proteinnya, menurut American Academy of Dermatology.

Kehilangan berat badan dari otot

Angka pada timbangan mungkin menurun, tetapi itu belum tentu merupakan hal yang baik. Biasanya, jika orang tidak mendapatkan cukup protein, tubuh mereka akan memecah otot untuk mendapatkan lebih banyak. Ini menjadi tanda tubuh kekurangan protein.

Apabila tubuh kehilangan otot, mereka juga menyimpan simpanan lemak. Itu membuat komposisi tubuh mereka bisa berubah secara negatif.

Menyebabkan seseorang merasa lemah

Seseorang mungkin tidak akan langsung merasa lelah, tetapi seiring waktu, orang yang tidak mengonsumsi cukup protein mungkin merasa lebih lelah atau lesu dari biasanya.

Dalam hal ini, tentu lebih sedikit massa otot dapat berperan. Protein merupakan komponen hemoglobin yang ada dalam sel darah merah. Itu berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Dan kadar oksigen yang terlalu rendah dapat membuat seseorang mengalami kelemahan atau sesak napas.

Sering mengalami masuk angin

Protein adalah salah satu blok pembangun antibodi, yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh untuk membantu melawan penyerbu asing seperti bakteri dan virus. Jika seseorang tidak memiliki cukup protein, ia bisa memiliki sistem kekebalan yang terganggu dan mungkin lebih sering sakit daripada orang lain.

Itulah beberapa kondisi yang menjadi tanda tubuh kekurangan protein. Pastikan asupan protein dalam tubuh Anda berada pada kadar yang cukup.

Sumber:

https://www.webmd.com/diet/ss/slideshow-not-enough-protein-signs#:~:text=And%20over%20time%2C%20a%20lack,oxygen%2C%20which%20makes%20you%20tired.

https://www.health.com/nutrition/signs-not-eating-enough-protein

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi