Lebaran sebentar lagi, umat muslim di seluruh dunia bersuka cita menantikannya. Apalagi biasanya saat lebaran tersaji berbagai menu makanan spesial yang menggugah selera. Ada ketupat, opr, rendang, gulai, kue-kue lebaran, dan masih banyak lagi. Ini waktunya untuk mengatur pola makan saat lebaran.

https://www.ajnn.net/
Mudah sekali untuk makan berlebihan di hari raya karena tersedianya makanan lezat yang melimpah. Apalagi Anda berkunjung ke sanak saudara dan tetangga. Apabila Anda sedang menjaga pola makan, jangan sampai Anda kalap. Anda harus tetap menjaga pola makan Anda.
Saat lebaran, banyak tersaji makanan yang mengandung kolesterol. Jika dikonsumsi berlebihan, ini membawa dampak buruk bagi tubuh. Kolesterol yang tinggi akan menempel pada pembuluh darah dan dapat menyumbatnya sehingga aliran darah menjadi tidak lancar.
Mengapa perlu mengatur pola makan saat lebaran?
Saat lebaran, kita juga perlu mengkonsumsi makanan yang seimbang antara jumlah makanan yang masuk dengan energi yang dikeluarkan. Cara mengukur yang paling mudah sebagai parameter apakah makanan yang dikonsumsi sudah cukup atau belum untuk tubuh yaitu melalui berat badan.
Agar tubuh tidak rentan terhadap penyakit, kita perlu menjaga berat badan ideal. Dalam mengkonsumsi makanan, kita perlu proporsi yang seimbang antara karbohidrat, lemak, dan protein. Persentase komposisi yang disarankan yaitu 55-56% karbohidrat, 25-35% lemak, dan 10-15% protein.
Selain makronutrien, kita juga memerlukan mikronutrien seperti vitamin dan protein. Keduanya bisa kita peroleh dari sayur-sayuran dan buah-buahan. Tubuh kita juga memerlukan serat. Dalam sehari, kebutuhan serat yang dianjurkan yaitu 25 g atau 13 g/ 1000 kalori makanan yang dikonsumsi.
Tips mengatur pola makan saat lebaran
Agar Anda memiliki berat badan yang normal setelah berpuasa, kami akan memberikan beberapa tips untuk menjaga pola makan saat lebaran yang bisa Anda terapkan:
Menghindari kuah
Saat lebaran, tersaji banyak makanan berkuah santan. Ketika Anda sedang menikmati makanan tersebut, hindari menggunakan kuahnya. Cukup konsumsi ketupat dengan opor, gulai, atau lainnya tanpa kuah. Anda sebisa mungkin menyantap cukup daging dan ampasnya saja.
Sebisa mungkin juga, Anda makan daging ayam tanpa kulitnya. Itu karena kulit ayam mengandung banyak lemak. Selain itu, kuah masakan lebaran biasanya menggunakan santan yang juga mengandung lemak dan bisa memicu kolesterol.
Memilih makanan yang tidak digoreng
Anda bisa mengganti makanan yang digoreng dengan dikukus, direbus, di-steam, dipanggang, dipepes, atau lainnya. Itu jauh lebih sehat dari makanan yang digoreng dengan minyak melimpah.
Menambahkan menu sehat
Tips mengatur pola makan saat lebaran selanjutnya yaitu Anda perlu menambahkan menu sehat dalam daftar makanan lebaran. Anda bisa menambahkan buah potong, lalapan, rujak, urap, sup, dan lainnya diantara menu-menu bersantan.
Mengurangi konsumsi minuman manis
Saat lebaran juga biasanya tersaji banyak minuman manis seperti sirup, teh manis, es, soft drink, dan lainnya. Anda perlu mengurangi bahkan menghindari konsumsi minuman manis tersebut. Lebih baik, perbanyak konsumsi air putih setelah menikmati berbagai makanan.
Jadi, apakah Anda sudah siap menyambut lebaran dengan pola makan yang sehat? Banyak orang yang tergiur untuk makan berlebihan saat lebaran. Oleh karena itu, jangan sampai Anda menjadi salah satunya.
Lebaran merupakan momentum untuk mensucikan diri baik secara lahir maupun batin. Lebaran bukan ajang eforia dan bermewah-mewahan termasuk terhadap makanan.
Sekian tips mengatur pola makan saat lebaran yang bisa kami sampaikan. Mohon maaf lahir dan batin.
Website || Syaf.co.id
