CT scan biasanya dilakukan untuk mengetahui gambaran bagian dalam tubuh. Bagi Anda yang belum pernah melakukan CT scan, simak informasi mengenai CT scan dan prosedurnya berikut ini.

https://www.hss.edu/
Apa itu CT scan?
Computed tomography biasanya disingkat sebagai CT scan. CT scan ialah prosedur pencitraan diagnostik yang bekerja dengan menggunakan kombinasi sinar-X dan teknologi computer. CT scan dapat menghasilkan gambar bagian dalam tubuh.
CT scan mampu menunjukkan gambar rinci dari setiap bagian tubuh, termasuk tulang, otot, lemak, organ dan pembuluh darah.
CT scan dapat menghasilkan gambar yang lebih detail daripada sinar-X standar. Seberkas energi diarahkan ke bagian tubuh yang sedang dipelajari jika dalam sinar-X standar. Setelah melewati kulit, tulang, otot, dan jaringan lainnya, sebuah pelat di belakang bagian tubuh akan menangkap variasi pancaran energi.
Sementara banyak informasi dapat diperoleh dari rontgen biasa, banyak detail tentang organ dalam dan struktur lainnya tidak tersedia.
Pada CT scan, sinar-X bergerak dalam lingkaran di sekitar tubuh. Hal ini memungkinkan banyak pandangan berbeda dari organ atau struktur yang sama dan memberikan detail yang jauh lebih besar.
Informasi sinar-X dikirim ke komputer yang menafsirkan data sinar-X dan menampilkannya dalam bentuk dua dimensi pada monitor. Gambar tiga dimensi memungkinkan untuk dihasilkan pada teknologi dan perangkat lunak komputer yang lebih baru.
CT scan dapat dilakukan untuk membantu mendiagnosis tumor, menyelidiki pendarahan internal, atau memeriksa cedera atau kerusakan internal lainnya. Penggunaan CT juga dapat dilakukan untuk biopsi jaringan atau cairan.
Alasan perlu melakukan CT scan
CT scan memiliki banyak kegunaan, prosedur pencitraan ini cocok digunakan untuk mendiagnosis penyakit dan mengevaluasi cedera. Teknik pencitraan dapat membantu dokter untuk melakukan beberapa hal berikut:
- Mendiagnosis adanya patah tulang, infeksi, dan gangguan otot
- Menentukan lokasi massa dan tumor (termasuk kanker)
- Mempelajari sistem pada pembuluh darah dan struktur internal lainnya
- Menilai sejauh mana pendarahan internal dan cedera internal
- Prosedur panduan, seperti operasi dan biopsy
- Memantau efektivitas perawatan untuk kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung dan kanker
Prosedur CT scan ini minimal invasif dan dapat dilakukan dengan cepat.
CT scan dan prosedurnya
Dokter biasanya memberi akan pasien pewarna khusus yang disebut bahan kontras untuk membantu struktur internal terlihat lebih jelas pada gambar sinar-X.
Bahan kontras dapat sinar-X sehingga tampak putih pada gambar. Hal tersebut memungkinkannya untuk menyorot pembuluh darah, usus, atau struktur lain di area yang diperiksa. Pasien mungkin perlu minum cairan yang mengandung kontras. Hal itu tergantung pada bagian tubuh pasien yang periksa.
Kontras juga dapat disuntikkan bila perlu ke lengan pasien atau diberikan melalui rektum dengan enema. Biasanya dokter akan meminta pasien untuk berpuasa selama empat hingga enam jam sebelum melakukan CT scan, apabila dokter berencana menggunakan bahan kontras.
Apabila waktunya tiba untuk melakukan CT scan, pasien akan diminta untuk mengganti pakaian rumah sakit dan melepaskan benda logam apa pun. Logam dapat mengganggu hasil CT scan. Barang-barang yang harus dilepas termasuk perhiasan, kacamata, dan gigi palsu.
Dokter kemudian akan meminta pasien untuk berbaring telungkup di atas meja yang dimasukkan ke dalam pemindai CT. Dokter akan meninggalkan ruang pengujian dan masuk ke ruang kontrol di mana mereka dapat melihat dan mendengar pasien. Komunikasi antara dokter dan pasien berlangsung melalui interkom.
Perlahan-lahan meja akan memindahkan pasien ke dalam pemindai. Sementara itu, mesin sinar-X akan berputar di sekitar pasien. Setiap putaran menghasilkan banyak gambar irisan tipis tubuh pasien. Pasien mungkin akan mendengar bunyi klik, dengung, dan deru selama pemindaian.
Meja akan bergerak beberapa milimeter pada satu waktu sampai proses pemeriksaan selesai. Seluruh prosedur dapat memakan waktu mulai dari 20 menit hingga satu jam.
Pasien harus diam dan berbaring ketika gambar CT diambil karena gerakan dapat menghasilkan gambar yang buram. Dokter mungkin meminta pasien menahan napas untuk waktu yang singkat selama tes untuk mencegah dada bergerak ke atas dan ke bawah.
CT scan yang dilakukan pada anak kecil biasanya dokter mungkin merekomendasikan obat penenang untuk mencegah anak bergerak.
Ketika CS scan dan prosedurnya telah selesai dilakukan, gambar dikirim ke ahli radiologi untuk diperiksa. Ahli radiologi merupakan dokter yang bertugas dalam mendiagnosis dan mengobati kondisi menggunakan teknik pencitraan, seperti CT scan dan sinar-X. Dokter akan menindaklanjuti dengan pasien untuk menjelaskan hasilnya.
Itulah informasi mengenai CT scan dan prosedurnya. Syaf Unica Indonesia menyediakan SKYSCAN 1176 yang merupakan alat pemindai mikro-CT in vivo berkinerja tinggi untuk penelitian praklinis. Klik di sini untuk informasi produk selengkapnya https://syaf.co.id/product/skyscan-1176/.
WEBSITE || SYAF.CO.ID
