KETAHUI TENTANG CARA KERJA SPEKTROFOTOMETER UV-VIS

KETAHUI TENTANG CARA KERJA SPEKTROFOTOMETER UV-VIS

Dalam artikel ini, akan menjelaskan pengertian spektrofotometer UV-Vis beserta cara kerja spektrofotometer UV-Vis yang mendasar.


Spektrofotometer UV-Vis adalah perangkat penting dalam dunia laboratorium yang digunakan untuk mengukur absorbansi atau transmitansi cahaya oleh senyawa atau molekul dalam rentang panjang gelombang ultraviolet (UV) dan tampak (Visible). Alat ini memungkinkan ilmuwan dan peneliti untuk memahami sifat optik senyawa kimia, protein, asam nukleat, dan banyak zat lainnya. 

PENGERTIAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS

Spektrofotometer UV-Vis adalah instrumen laboratorium yang dirancang untuk mengukur sejauh mana senyawa atau molekul dapat menyerap cahaya pada berbagai panjang gelombang dalam rentang UV (100-400 nanometer) dan Vis (400-750 nanometer). Meskipun seringkali disebut sebagai “spektrofotometer,” itu sebenarnya merupakan salah satu jenis spektrofotometer yang fokus pada panjang gelombang ini.

Instrumen ini didasarkan pada prinsip dasar bahwa senyawa-senyawa tertentu dapat menyerap cahaya pada panjang gelombang tertentu. Panjang gelombang cahaya yang diserap akan tergantung pada sifat-sifat elektronik dan struktural senyawa tersebut. Dengan mengukur seberapa banyak cahaya yang diserap oleh sampel pada berbagai panjang gelombang, kita dapat memahami lebih lanjut tentang struktur dan konsentrasi senyawa tersebut.

Baca juga: Sejarah awal mula spektrometer

CARA KERJA SPEKTROFOTOMETER UV-VIS

Berikut adalah langkah-langkah dasar dalam cara kerja spektrofotometer UV-Vis:

Persiapan Sampel

Langkah pertama adalah menyiapkan sampel yang akan diukur. Sampel ini bisa berupa larutan senyawa kimia, ekstrak biologis, protein, atau asam nukleat. Sampel harus bersih dan homogen agar hasil pengukuran akurat.

Penyinaran Cahaya

Sumber cahaya (biasanya tungsten atau deuterium lampu) akan menghasilkan cahaya yang akan diteruskan melalui sampel. Sebuah monokromator, yang berfungsi sebagai “pemilah cahaya,” kemudian akan memilih panjang gelombang tertentu dari cahaya yang akan diteruskan ke sampel.

Interaksi dengan Sampel

Cahaya yang telah difilter oleh monokromator akan melewati sampel dalam cuvette (sel khusus) yang ditempatkan dalam spektrofotometer. Selama interaksi dengan sampel, beberapa panjang gelombang cahaya akan diserap oleh senyawa dalam sampel, sementara yang lain akan diteruskan.

Deteksi Cahaya

Setelah melewati sampel, cahaya kemudian mencapai detektor. Detektor akan mengukur intensitas cahaya yang telah diteruskan melalui sampel.

Baca juga: Fitur spektrofotometer  UV-Vis, manfaat, dan cara perawatannya

Perhitungan Absorbansi

Perangkat lunak analisis akan menggunakan data yang diberikan oleh detektor untuk menghitung absorbansi sampel pada panjang gelombang tertentu. Absorbansi adalah ukuran seberapa banyak cahaya yang diserap oleh sampel dan akan digunakan untuk analisis lebih lanjut.

Hasil dan Interpretasi

Pengukuran absorbansi dapat digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk penentuan konsentrasi senyawa dalam sampel, pemantauan reaksi kimia, penentuan kemurnian senyawa, dan banyak lagi. Hasil ini juga dapat digunakan untuk membandingkan sampel dengan standar yang diketahui.

Spektrofotometer UV-Vis merupakan alat yang sangat berharga dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk kimia, biologi, dan ilmu material. Dengan mengukur absorbansi cahaya pada panjang gelombang yang berbeda, ilmuwan dapat mengungkap informasi penting tentang sifat-sifat molekular dan konsentrasi senyawa, yang merupakan landasan bagi berbagai penelitian dan aplikasi di berbagai bidang ilmu.


Sumber:

Spektrofotometer uv vis – ukur.co.id | Solusi Pengukuran

Prinsip Kerja Spektrofotometri UV-VIS Lengkap – Pharmacy

Prinsip Kerja Spektrofotometri UV-VIS Lengkap – Pharmacy

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi