Artikel ini akan membahas tentang perawatan dan kalibrasi Therapeutic Apheresis Red Blood Cell Exchange. Simak artikel ini sampai selesai.
Therapeutic Apheresis Red Blood Cell Exchange (RBCX) merupakan prosedur untuk pengobatan berbagai kondisi hematologis. Kondisi hematologis tersebut seperti anemia sel sabit, malaria berat, dan keracunan darah. Prosedur ini dilakukan dengan bantuan sistem apheresis otomatis yang menukar sel darah merah pasien dengan sel donor yang sehat. Agar prosedur ini berjalan efektif, aman, dan konsisten, penting untuk menjaga peralatan yang digunakan melalui perawatan rutin dan kalibrasi berkala.
PERAWATAN SISTEM THERAPEUTIC RBC EXCHANGE
Berikut adalah langkah-langkah perawatan yang harus dilakukan oleh fasilitas medis:
Pembersihan Harian
- Gunakan kain lembut dan disinfektan non-korosif untuk membersihkan permukaan alat setelah setiap prosedur.
- Hindari cairan masuk ke bagian internal atau elektronik.
Pemeriksaan Visual
- Cek kondisi selang, konektor, sensor, dan bagian sentrifugal secara rutin untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran.
- Pastikan tidak ada partikel asing yang mengganggu sistem optik.
Penggantian Komponen Berkala
- Ganti filter, sensor, dan bagian habis pakai sesuai dengan masa pakai yang direkomendasikan oleh pabrikan.
- Gunakan hanya kit dan aksesori yang disetujui dan sesuai standar medis.
Pembaruan Software
Lakukan pembaruan perangkat lunak (firmware/software) untuk memastikan kompatibilitas dengan protokol terbaru dan menjaga keamanan sistem.
Pencatatan Riwayat Perawatan
Semua tindakan perawatan harus dicatat sebagai bagian dari dokumentasi pemeliharaan alat medis dan untuk keperluan audit mutu.
Baca juga: Prinsip Kerja Bioreset
KALIBRASI SISTEM THERAPEUTIC RBC EXCHANGE
Kalibrasi adalah proses penting yang memastikan perangkat apheresis memberikan hasil yang akurat dan sesuai standar medis.
Tujuan Kalibrasi
- Menjamin akurasi dalam volume darah yang diproses.
- Menyesuaikan kinerja sensor optik dan sistem pompa agar sesuai dengan nilai referensi.
- Mencegah kesalahan teknis selama prosedur RBCX.
Frekuensi Kalibrasi
- Dilakukan setidaknya setahun sekali, atau lebih sering jika:
- Terjadi gangguan fungsi alat.
- Ada perubahan suhu/lingkungan ekstrem.
- Alat mengalami pemeliharaan besar.
Alat dan Sumber Daya yang Dibutuhkan
- Alat ukur kalibrasi tersertifikasi (flowmeter, manometer, dll).
- Komputer dengan software kalibrasi.
- Kit kalibrasi dari pabrikan.
- Teknisi bersertifikat atau terlatih oleh produsen (misalnya Terumo BCT).
Langkah Kalibrasi Umum
- Masuk ke mode teknisi/kalibrasi melalui antarmuka sistem.
- Uji akurasi volume, tekanan, dan kecepatan aliran.
- Sesuaikan pengaturan jika terjadi deviasi dari nilai standar.
- Simpan hasil kalibrasi dan cetak sertifikat kalibrasi.
Dokumentasi Kalibrasi
Simpan semua catatan kalibrasi sebagai bukti kepatuhan terhadap standar mutu (ISO 13485, CAP, dll).
Therapeutic Apheresis Red Blood Cell Exchange adalah prosedur kritis dalam penanganan gangguan darah yang memerlukan presisi tinggi dan keamanan maksimal. Oleh karena itu, perawatan dan kalibrasi Therapeutic Apheresis Red Blood Cell Exchange secara rutin bukan hanya menjaga alat tetap optimal, tetapi juga berkontribusi langsung pada keselamatan pasien. Fasilitas kesehatan yang berkomitmen pada mutu layanan harus menjadikan pemeliharaan alat sebagai prioritas utama dalam operasionalnya.
Sumber:
Red Blood Cell Exchange (terumobct.com)

