KALIBRASI ANAEROBIC WORKSTATION

kalibrasi Anaerobic Workstation

Pelajari tentang cara perawatan dan kalibrasi Anaerobic Workstation untuk menjaga lingkungan bebas oksigen yang stabil.


Anaerobic Workstation adalah alat laboratorium khusus yang dirancang untuk menciptakan dan mempertahankan lingkungan tanpa oksigen, ideal untuk budidaya mikroorganisme anaerob. Alat ini sering digunakan dalam mikrobiologi klinis, industri makanan fermentasi, dan penelitian lingkungan. Agar workstation ini dapat berfungsi optimal dan memberikan hasil yang akurat, diperlukan perawatan rutin dan kalibrasi berkala.

PERAWATAN ANAEROBIC WORKSTATION

Perawatan rutin sangat penting untuk memastikan bahwa kondisi anaerobik tetap stabil dan alat bekerja dengan baik sepanjang waktu. Berikut adalah beberapa langkah perawatan yang dapat diterapkan:

Pembersihan Harian

  1. Bersihkan permukaan dalam ruang kerja dengan kain bebas serat dan disinfektan non-korosif.
  2. Hindari penggunaan bahan kimia yang dapat merusak komponen logam atau sensor internal.

Perawatan Filter dan Katalisator

  1. Periksa dan ganti filter HEPA jika digunakan, sesuai jadwal pabrik.
  2. Pastikan katalisator palladium aktif dan bersih agar reaksi penghilangan oksigen berjalan maksimal.

Pengecekan Sistem Sarung Tangan (Glove Ports)

  1. Periksa apakah sarung tangan bebas dari robekan atau kebocoran.
  2. Ganti sarung tangan jika sudah aus atau getas untuk menghindari masuknya udara.

Pemeriksaan Airlock Chamber

  1. Pastikan airlock berfungsi baik dan tidak terjadi kebocoran gas.
  2. Bersihkan secara berkala bagian dalam airlock untuk menghindari kontaminasi silang.

Pemantauan Atmosfer Internal

  1. Gunakan sensor oksigen dan suhu secara berkala untuk memastikan kondisi di dalam workstation tetap sesuai standar.
  2. Pastikan alarm atau indikator bekerja dengan benar.
Baca Juga: Cara Menggunakan Gel Maker

KALIBRASI ANAEROBIC WORKSTATION

Kalibrasi bertujuan untuk memastikan akurasi pengukuran dan kestabilan lingkungan anaerob di dalam workstation. Berikut panduan kalibrasinya:

Kalibrasi Sensor Oksigen

  1. Gunakan gas referensi (biasanya 0% O₂ dan 20.9% O₂) untuk mengkalibrasi sensor oksigen.
  2. Lakukan kalibrasi ulang sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh produsen (biasanya setiap 6–12 bulan).

Kalibrasi Sensor Suhu dan Kelembaban

  1. Bandingkan pembacaan suhu dan kelembaban internal dengan alat ukur yang sudah dikalibrasi.
  2. Jika terdapat deviasi, sesuaikan melalui pengaturan perangkat lunak atau hubungi teknisi resmi.

Pengecekan Sistem Pengaturan Gas

  1. Verifikasi tekanan dan aliran gas masuk untuk memastikan pasokan sesuai komposisi yang dibutuhkan.
  2. Periksa regulator dan valve apakah masih berfungsi optimal dan tidak bocor.

Dokumentasi Kalibrasi

  1. Catat semua hasil kalibrasi dan jadwalnya untuk keperluan audit laboratorium.
  2. Simpan laporan kalibrasi sebagai bagian dari sistem manajemen mutu.

Anaerobic Workstation memainkan peran penting dalam menjaga lingkungan kerja bebas oksigen bagi mikroorganisme anaerob. Dengan melakukan perawatan harian dan kalibrasi berkala, Anda dapat memastikan bahwa alat ini tetap bekerja dengan akurat dan efisien. Kinerja optimal workstation tidak hanya mendukung hasil eksperimen yang andal, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan keamanan kerja di laboratorium.

Itulah pembahasan tentang cara perawatan dan kalibrasi Anaerobic Workstation. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.


Sumber:

Anaerobic Workstations – Scintica

Whitley A35 Anaerobic Chamber | Don Whitley Scientific (dwscientific.com)

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi