Jenis-jenis Mikroskop dan Kegunaannya

|

Mikroskop merupakan instrumen yang berguna untuk mengamati benda-benda berukuran kecil yang sulit dilihat oleh mata telanjang.

| |

https://www.drugtargetreview.com/

Mikroskop yang digunakan pada proses penelitian memiliki jenis yang berbeda-beda tergantung sumber cahaya dan kebutuhan mereka. Beberapa mikroskop memberikan resolusi yang lebih besar dengan perbesaran yang lebih rendah dan sebaliknya.

Jenis-jenis Mikroskop

Berikut ini adalah beberapa jenis mikroskop dan kegunaannya yang perlu Anda ketahui:

Mikroskop Sederhana

Mikroskop sederhana umumnya dianggap sebagai mikroskop pertama. Mikroskop tersebut dibuat pada abad ke-17 oleh Antony van Leeuwenhoek, yang menggabungkan lensa cembung dengan dudukan untuk spesimen.

Pembesar mikroskop sederhana ini antara 200 dan 300 kali, itu pada dasarnya adalah kaca pembesar. Meskipun mikroskop ini sederhana, namun bisa memberikan informasi tentang spesimen biologis, termasuk perbedaan bentuk antara sel darah merah.

Mikroskop Majemuk

Dengan dua lensa, mikroskop majemuk menawarkan perbesaran yang lebih baik daripada mikroskop sederhana; lensa kedua memperbesar bayangan lensa pertama. Mikroskop majemuk adalah mikroskop medan terang, artinya spesimen diterangi dari bawah, dan dapat berupa binokular atau monokular.

Mikroskop ini memberikan perbesaran 1.000 kali, meskipun resolusinya rendah. Pembesaran yang tinggi ini, memungkinkan pengguna untuk melihat objek yang terlalu kecil dari dekat dengan mata telanjang, termasuk sel individu.

Mikroskop Stereo

Mikroskop stereo biasa disebut juga dengan mikroskop bedah. Mikroskop ini memberikan perbesaran hingga 300 kali. Mikroskop binokular ini digunakan untuk melihat objek buram atau objek yang terlalu besar untuk dilihat dengan mikroskop majemuk, karena tidak memerlukan preparasi slide.

Meskipun perbesarannya relatif rendah, namun masih berguna. Mikroskop stereo memberikan tampilan close-up, 3-D tekstur permukaan objek, dan mereka memungkinkan operator untuk memanipulasi objek selama melihat.

Mikroskop Confocal

Tidak seperti mikroskop stereo dan mikroskop majemuk, yang menggunakan cahaya biasa untuk pembentukan gambar, mikroskop confocal menggunakan sinar laser untuk memindai sampel yang telah diwarnai.

Sampel ini disiapkan pada slide dan dimasukkan; kemudian, dengan bantuan cermin dikromatik, perangkat menghasilkan gambar yang diperbesar pada layar komputer. Operator juga dapat membuat gambar 3-D dengan merakit beberapa pemindaian.

Scanning Electron Microscope (SEM)

SEM lebih menggunakan elektron daripada cahaya untuk pembentukan gambar. Sampel dipindai dalam kondisi vakum atau hampir vakum, sehingga harus disiapkan terlebih dahulu agar dehidrasi dan kemudian dilapisi dengan lapisan tipis bahan yang kondusif, seperti emas.

Setelah sampel disiapkan maka ditempatkan di dalam chamber. SEM menghasilkan gambar 3-D, berwarna hitam-putih di layar komputer. SEM memberikan kontrol yang cukup atas jumlah pembesaran, SEM digunakan oleh para peneliti dalam ilmu fisika, medis dan biologi untuk memeriksa berbagai spesimen dari serangga hingga tulang.

Transmission Electron Microscope (TEM)

Seperti SEM, TEM menggunakan elektron dalam menciptakan gambar yang diperbesar, dan sampel dipindai dalam ruang vakum sehingga harus disiapkan secara khusus. Namun, tidak seperti SEM, TEM menghasilkan tampilan spesimen 2D, sehingga lebih cocok untuk melihat objek dengan tingkat transparansi tertentu.

TEM memberikan perbesaran dan resolusi tingkat tinggi. TEM biasanya digunakan dalam ilmu fisika dan biologi, metalurgi, nanoteknologi, dan analisis forensik.

Jenis-jenis mikroskop yang tersedia di Syaf Unica Indonesia

|
Syaf Unica Indonesia menyediakan berbagai jenis mikroskop yang sesuai dengan kebutuhan Anda, berikut ini adalah beberapa jenis mikroskop yang kami sediakan:

  • WIFI OPTIKAM Easy WiFi Camera
  • B-190TB Upright digital microscope, achromatic objectives. With Tablet PC.
  • B-382PH-ALC Binocular microscope, phase contrast, Automatic Light Control
  • B-500ASB – Trinocular microscope, Plan objectives 4x, 10x, 40x, 40xPh, 100x, X-LED illumination, Walton & Beckett 12,5x.
  • LAB 10 – Stereomicroscope 20x-40x LED incident & transmitted illumination
  • OPTIKAM HDMI Pro – 4083.13 – C and C-Short mount, Eyepieces Camera
  • XDS-3FL4 Inverted Trinocular EPI fluorescence microscope HBO illumination system

Itulah informasi mengenai jenis-jenis mikroskop dan kegunaannya. Untuk mendapatkan berbagai jenis mikroskop tersebut, Anda bisa membelinya di Syaf Unica Indonesia. Kami akan melayani Anda secara online selama 24 jam. Anda bisa memesannya langsung melaui website di syaf.co.id.

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi