7 Jenis Shaker Laboratorium & Aplikasinya (Panduan Lengkap)
Shaker adalah salah satu perangkat laboratorium paling penting yang digunakan dalam proses pencampuran cairan dalam suatu wadah. Perangkat ini telah menjadi standar di berbagai laboratorium profesional karena efisiensi dan akurasi yang tinggi. Memahami jenis shaker dan aplikasinya sangat penting bagi para profesional di bidang kesehatan, bioteknologi, dan penelitian.
⚡ Quick Links – Navigasi Cepat
Apa itu Shaker Laboratorium?
Shaker laboratorium adalah perangkat yang dirancang khusus untuk mencampurkan, mengocok, atau menggoyangkan cairan dalam wadah dengan gerakan mekanis yang terkontrol. Proses shaking dalam suatu wadah seperti labu Erlenmeyer, tabung sentrifugal, atau microplate dapat dilakukan menggunakan beberapa wadah secara simultan, tergantung jenis dan kapasitas shakernya.
Perangkat ini menggunakan motor berkecepatan tinggi dengan berbagai jenis gerakan (orbital, linier, atau 3D) untuk memastikan pencampuran yang sempurna dan homogen. Teknologi modern dalam jenis shaker memungkinkan kontrol kecepatan yang presisi, waktu operasi yang dapat diatur, dan berbagai fitur keselamatan untuk melindungi sampel dan operator.
Aplikasi Umum Shaker di Bidang Kesehatan dan Penelitian
Shaker biasanya digunakan pada berbagai bidang profesional, khususnya dalam:
- Uji medis dan diagnostik klinis – untuk preparasi sampel darah, serum, dan plasma
- Biokimia – pencampuran reagen dan sampel untuk analisis
- Bioteknologi dan rekayasa genetika – produksi dan kultur sel
- Mikrobiologi – kultivasi bakteri dan mikroorganisme lainnya
- Virologi – penelitian virus dan vaksin
- Bakteriologi – uji sensitivitas antibiotik dan identifikasi bakteri
- Hematologi dan koagulasi – analisis darah dan pembekuan darah
- Farmakologi – pengujian obat dan formulasi
Contoh Aplikasi Spesifik Shaker
Beberapa contoh penggunaan jenis shaker dalam operasional laboratorium sehari-hari meliputi:
- Preparasi sampel air dan limbah cair – memastikan distribusi kontaminan yang merata untuk analisis akurat
- Produksi suspensi dan emulsi – menciptakan partikel yang halus dan terdistribusi merata
- Proses pengadukan/stirring cairan – dengan berbagai tingkat kekentalan dari air hingga gel
- Ekstraksi dan elusi sampel – meningkatkan efisiensi pemisahan zat aktif
- Homogenisasi campuran ekstensif – untuk perubahan gas dan distribusi merata
- Reproduksi bakteri aerob – kultivasi bakteri yang membutuhkan oksigen
- Inkubasi dengan agitasi – untuk pertumbuhan sel dan mikroorganisme optimal
- Pengujian ELISA dan immunoassay – pencampuran sampel dan reagen
7 Jenis Shaker Laboratorium dan Aplikasinya
1. Multifunction Shaker (Shaker Multifungsi)
Multifunction shaker adalah jenis shaker paling fleksibel yang dilengkapi dengan beragam pilihan attachment atau aksesori tambahan. Umumnya tersedia hingga 8 pilihan attachment berbeda yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik penelitian.
Jenis attachment yang tersedia:
- Untuk microwell plate (96-well, 384-well plate)
- Untuk tabung sentrifugal 15 ml dan 50 ml
- Untuk micro centrifuge tube (1.5-2 ml)
- Untuk tabung ukuran khusus lainnya
- Test tube insert yang dapat disesuaikan dengan lubang sendiri
Aplikasi: Shaker ini digunakan pada aplikasi yang membutuhkan vortex mixing dalam tabung, plat, atau wadah gelas. Sangat cocok untuk laboratorium dengan berbagai jenis sampel dan kebutuhan yang beragam, mulai dari uji imunologi hingga ekstraksi DNA.
2. Rolling Shaker (Shaker Bergulir)
Rolling shaker menggunakan gerakan bergulir (rolling/rocking) untuk mencampurkan sampel. Perangkat ini ideal untuk sampel yang sensitif terhadap gerakan keras atau untuk media kultur yang membutuhkan agitasi lembut namun konsisten.
Karakteristik:
- Gerakan bergulir yang halus dan kontinu
- Cocok untuk kultur sel dan inkubasi
- Kecepatan dapat diatur (biasanya 10-80 RPM)
- Hemat energi dan biaya operasional
Aplikasi: Kultur bakteri dalam botol/wadah besar, inkubasi gel, pencampuran suspensi sel, dan aplikasi yang memerlukan agitasi lembut namun efektif. Lihat juga Rocker Shaker SHK-R1009 yang menggabungkan teknologi rolling dengan presisi tinggi.
3. Orbital Shaker (Shaker Orbital)
Orbital shaker menggunakan gerakan melingkar (orbital) untuk mencampurkan cairan. Gerakan ini menciptakan pola sirkulasi yang efektif dalam wadah, memastikan pencampuran menyeluruh dan homogen.
Keuntungan orbital shaker:
- Pencampuran yang sangat efisien dan cepat
- Suitable untuk berbagai ukuran wadah
- Gerakan dapat diatur dengan presisi tinggi
- Cocok untuk proses ekstraksi dan fermentasi
Aplikasi: Ekstraksi bahan kimia, fermentasi mikroorganisme, inkubasi kultur bakteri, dan pengujian stabilitas emulsi. Orbital shaker sangat populer di laboratorium bioteknologi dan farmasi.
4. Vortex Shaker (Shaker Vortex)
Vortex shaker adalah jenis shaker dengan gerakan vortex yang intens dan cepat. Perangkat ini menciptakan efek pusaran (whirlpool) dalam sampel, sehingga sangat efektif untuk pencampuran cepat dalam tabung kecil.
Spesifikasi umum:
- Kecepatan tinggi (biasanya 500-3000 RPM)
- Waktu pencampuran singkat (hanya beberapa detik)
- Cocok untuk sampel dalam tabung bervolume kecil
- Control kecepatan otomatis atau manual
Aplikasi: Pencampuran cepat reagen dengan sampel, analisis imunoassay, preparasi sampel untuk gas chromatography (GC), dan pengujian laboratorium klinis yang membutuhkan respon cepat.
5. Microplate Shaker (Shaker Microplate)
Microplate shaker adalah jenis shaker khusus yang dirancang untuk mengocok microplate dengan 96 atau 384 well secara merata. Perangkat ini sangat penting dalam high-throughput screening dan analisis ELISA.
Fitur unggulan:
- Gerakan orbital atau linier dengan presisi tinggi
- Kompatibel dengan berbagai ukuran microplate
- Kecepatan 200-2000 RPM
- Kontrol suhu terintegrasi pada beberapa model
Aplikasi: Pengujian ELISA, immunoassay, analisis high-throughput, PCR (Polymerase Chain Reaction), dan screening farmakologi. Periksa juga Microplate Shaker SHK-M2000 dengan kecepatan 2000 RPM untuk hasil optimal.
6. Water Bath Shaker (Shaker Bak Air)
Water bath shaker menggabungkan fungsi inkubator bak air dengan sistem pengocok terintegrasi. Perangkat ini memungkinkan kontrol suhu yang presisi sambil melakukan agitasi simultan pada sampel.
Spesifikasi:
- Kisaran suhu: Ruangan hingga 65°C atau lebih tinggi
- Kapasitas bak air: 30-50 liter
- Gerakan shaking: orbital atau linier
- Presisi suhu ±0.5-1°C
- Cocok untuk kultur jangka panjang
Aplikasi: Inkubasi dengan agitasi pada suhu terkontrol, kultur bakteri thermophilic, ekstraksi thermal-aided, fermentasi terkontrol, dan reaksi biokimia yang sensitif terhadap suhu. Lihat Water Bath Shaker WB-S30 dengan kapasitas 31L untuk aplikasi skala menengah.
7. Sieve Shaker (Shaker Pengayak/Penentu Ukuran)
Sieve shaker adalah jenis shaker yang khusus digunakan untuk analisis partikel dan penggolongan ukuran bahan. Perangkat ini menggunakan gerakan yang kuat dan teratur untuk memisahkan partikel berdasarkan ukuran.
Karakteristik:
- Gerakan vertikal, horizontal, atau kombinasi 3D
- Frekuensi 1500-3000 getaran per menit
- Waktu operasi dapat diatur sesuai kebutuhan
- Dapat menangani bahan basah atau kering
Aplikasi: Analisis distribusi ukuran partikel, pengayakan material pharmaceutical, penentuan derajat keasaman tanah, analisis granulometri mineral, dan quality control dalam industri kimia. Lihat Sieve Shaker SIV-G2000 dengan presisi tinggi untuk hasil yang konsisten.
Cara Memilih Shaker Laboratorium yang Tepat
Memilih jenis shaker yang sesuai dengan kebutuhan laboratorium sangat penting untuk efisiensi dan akurasi hasil penelitian. Berikut faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan:
1. Jenis Sampel dan Wadah
- Ukuran tabung/wadah (microplate, tabung 15ml, botol besar)
- Volume sampel (dari mikroliter hingga liter)
- Material sampel (cairan, semi-solid, suspensi)
2. Tipe Gerakan yang Dibutuhkan
- Vortex untuk pencampuran cepat
- Orbital untuk homogenisasi merata
- Rolling untuk sampel sensitif
- 3D untuk pencampuran kompleks
3. Kontrol Suhu
Jika aplikasi memerlukan kontrol suhu, pilih water bath shaker atau shaker dengan jacket pendingin/pemanas terintegrasi.
4. Kapasitas dan Throughput
Pertimbangkan jumlah sampel yang akan diproses secara bersamaan untuk efisiensi waktu dan biaya operasional.
5. Presisi dan Akurasi
Pilih perangkat dengan kontrol kecepatan digital dan timer yang presisi untuk hasil konsisten.
6. Keamanan dan Ergonomi
Pastikan perangkat memiliki fitur keselamatan, isolasi getaran, dan desain ergonomis untuk operasi jangka panjang.
Untuk solusi lengkap, PT. Syaf Unica Indonesia menyediakan berbagai jenis shaker berkualitas tinggi dengan spesifikasi internasional. Anda dapat memilih dari 3D Shaker SHK-TD0509 untuk aplikasi kompleks atau Shaker Microplate SHK-M4II untuk high-throughput testing.
Standar dan Regulasi Penggunaan Shaker
Penggunaan jenis shaker dalam laboratorium klinis dan penelitian harus mematuhi standar internasional seperti ISO 13485 (Medical Devices Quality Management) dan pedoman dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Untuk laboratorium di Indonesia, referensi dari Dinas Kesehatan setempat juga penting untuk memastikan compliance dengan regulasi nasional.
Perawatan rutin dan kalibrasi berkala adalah kunci untuk memastikan akurasi dan keandalan perangkat shaker dalam jangka panjang.
Pertanyaan Umum tentang Shaker Laboratorium (FAQ)
❓ Apa perbedaan antara vortex shaker dan orbital shaker?
Vortex shaker menggunakan gerakan pusaran cepat (hingga 3000 RPM) yang sangat intens, ideal untuk pencampuran cepat dalam tabung kecil. Orbital shaker menggunakan gerakan melingkar yang lebih halus dan merata, cocok untuk volume lebih besar dan aplikasi jangka panjang. Vortex lebih cepat tetapi orbital lebih homogen.
❓ Berapa kecepatan ideal untuk kultur bakteri menggunakan shaker?
Untuk kultur bakteri aerob, kecepatan yang disarankan biasanya 150-250 RPM dengan orbital shaker atau 50-80 RPM dengan rolling shaker. Kecepatan tinggi meningkatkan aerasi tetapi dapat merusak sel sensitif. Konsultasikan dengan panduan protokol penelitian spesifik Anda untuk hasil optimal.
❓ Apakah shaker laboratorium memerlukan maintenance khusus?
Ya, perawatan rutin meliputi pembersihan platform shaker setelah setiap penggunaan, pengecekan visual untuk kerusakan mekanik, pelumasan bantalan (sesuai panduan manufaktur), dan kalibrasi kecepatan berkala (minimal tahunan). Menyimpan perangkat di tempat kering dan sejuk dapat memperpanjang umur perangkat secara signifikan.
Hubungi PT. Syaf Unica Indonesia untuk Solusi Shaker Terbaik
Jika Anda membutuhkan konsultasi profesional untuk memilih jenis shaker yang tepat sesuai kebutuhan laboratorium Anda, atau ingin mengetahui lebih lanjut tentang produk-produk berkualitas tinggi dari PT. Syaf Unica Indonesia, jangan ragu untuk menghubungi kami:
📞 Hubungi Kami Sekarang:
- WhatsApp: +6285729590219
- Telepon: (0281) 6512066
- Email: info@syaf.co.id
- Alamat: Griya Mandalatama Cluster 4D No. 6, Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia 53161
Tim ahli kami siap membantu Anda menemukan solusi shaker laboratorium yang paling sesuai dengan spesifikasi dan anggaran Anda. Kami menyediakan konsultasi gratis, demo produk, dan dukungan teknis berkelanjutan.
📌 Baca Ini Juga

