Meta deskripsi: Autoklaf adalah salah satu alat untuk proses sterilisasi yang dapat membunuh mikroorganisme yang terdapat dalam suatu benda baik itu alat maupun bahan.

Autoklaf merupakan alat pemanas tertutup yang digunakan untuk mensterilkan berbagai macam alat dan bahan yang digunakan dalam mikrobiologi menggunakan uap air panas bertekanan. Sterilisasi sendiri dilakukan agar dapat mengidentifikasi hasil yang akurat terhadap pemeriksaan mikrobiologi. Berikut prinsip kerja autoklaf dan jenisnya yang biasa digunakan di laboratorium.
Prinsip Kerja Autoklaf
Pada umumnya prinsip kerja dari autoklaf adalah mensterilkan alat dan bahan menggunakan tekanan uap yang optimum untuk proses sterilisasi. Adapun tekanan uap yang digunakan yakni pada tekanan 15 Psi atau sekitar 2 atm dan pada suhu 121°C atau 250oF. Jadi tekanan yang bekerja pada seluruh permukaan benda adalah 15 pon tiap inchi.
Saat sumber panas dinyalakan pada alat autoklaf, air yang berada didalamnya lama kelamaan akan mendidih dan menghasilkan uap air. Uap air tersebut akan mendesak udara yang mengisi di seluruh autoklaf. Apabila semua udara dalam autoklaf telah terganti dengan uap air, katup uap atau katup udara ditutup sehingga tekanan udara didalam autoklaf menjadi naik.
Proses sterilisasi dimulai dan timer mulai menghitung apabila mesin autoklaf telah mencapai tekanan dan suhu tertentu. Pada saat tekanan mencapai 0 psi, tekanan akan turun secara perlahan dan sumber panas akan dimatikan. Hal ini menandakan proses sterilisasi telah selesai. Jadi, saat autoklaf sedang bekerja dan belum mencapai tekanan 0 psi, tidak diperbolehkan untuk dibuka. Biasanya lama waktu dari proses sterilisasi adalah 15 menit untuk suhu 121 °C.
Jenis Autoklaf
Autoklaf biasanya digunakan dalam bidang mikrobiologi seperti kedokteran hewan, kedokteran gigi, dan podiatry untuk mensterilisasi alat-alat dari gelas, sampah medis, maupun media lisogenik untuk menghilangkan virus. Ada tiga jenis autoklaf yang biasa digunakan yaitu gravity displacement, prevacuum atau high vacuum, dan steam-flush pressure-pulse. Perbedaannya terletak pada proses penghilangan udara dari dalam autoklaf selama proses sterilisasi.
1. Gravity Displacement Autoclave
Prinsip kerja dari autoklaf dengan suhu antara 121 – 134 °C ini adalah memanfaatkan keringanan uap dibandingkan dengan udara, sehingga udara terletak dibawah uap. Dengan demikian, gravitasi berperan dalam proses pemindahan udara dalam ruang autoklaf. Adapun cara kerja autoklaf dengan waktu 10 – 30 menit ini dimulai dengan memasukan uap melalui bagian atas autoklaf sehingga udara tertekan ke bawah.
Setelah itu, perlahan uap mulai semakin banyak sehingga menekan udara semakin turun dan keluar melalui saluran di bagian bawah autoklaf. Selanjutnya suhu meningkat dan proes sterilisasi pun berlangsung untuk membersihkan alat maupun bahan.
2. Prevacuum atau High Vacuum Autoclave
Autoklaf jenis ini dilengkapi pompa yang mengevakuasi hampir semua udara dari dalam mesin autoklaf itu sendiri. Autoklaf yang bekerja dengan suhu 132 – 135 °C ini bekerja dimulai dengan pengeluaran udara yang berlangsung selama 8 – 10 menit.
Ketika keadaan vakum tercipta, uap dimasukkan ke dalam ke dalam autoklaf. Akibatnya uap segera berhubungan dengan seluruh permukaan benda dan terjadi peningkatan suhu sehingga proses sterilisasi pun berlangsung.
3. Steam-Flush Pressure-Pulse Autoclave
Berbeda dengan mesin sebelumnya, pada mesin sterilisasi autoklaf jenis ini memiliki prinsip kinerja menggunakan dorongan tekanan di atas tekanan atmosfer dengan rangkaian yang berulang dan aliran uap. Oleh karena itu waktu yang digunakan pada autoklaf ini pun tergantung pada jenis benda yang disterilisasi.
Salah satu mesin steriliasi atoklaf tersebut adalah Hirayama HRH-10 Horizontal. Jenisnya termasuk High Vacuum Autoclave yang dilengkapi pompa vakum untuk menghilangkan udara sisa dengan vakum. Salah satu kelebihannya adalah dapat mendeteksi udara sisa yang dapat menyebabkan kegagalan sterilisasi secara berulang kali untuk selalu menjaga kondisi sterilisasi yang sesuai untuk muatan.
Selain itu, alat sterilisasi ini dilengkapi dengan sistem penguncian yang berkualitas. Apabila bagian tutupnya telah dikunci, tutup tersebut dapat mendeteksi dua kali tekanan ruang dan suhu ruang selama operasi. Apabila operasi berjalan manual dan ada interupsi atau gangguan, proses sterilisasi tetap berjalan.
WEBSITE : SYAF.CO.ID

