Konsumsi coklat kadang dianggap tidak menyehatkan. Padahal efek mengonsumsi coklat bisa bermanfaat untuk tubuh.
Apa saja efek mengonsumsi coklat pada tubuh?
Cokelat menerima banyak penilaian buruk karena kandungan lemak dan gulanya yang tinggi. Konsumsinya telah dikaitkan dengan jerawat, obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner, dan diabetes.
Namun, menurut ulasan tentang efek kesehatan cokelat yang terdapat di Jurnal Kedokteran Belanda, itu tidak semuanya berita buruk. Berikut ini adalah beberapa efek baik konsumsi coklat bagi tubuh.
Menurunkan kolesterol
Sebuah studi yang terbit dalam The Journal of Nutrition, menunjukkan bahwa konsumsi cokelat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL) yang juga terkenal sebagai “kolesterol jahat.”
Para peneliti mulai menyelidiki apakah cokelat batangan yang mengandung sterol tanaman (PS) dan flavanol kakao (CF) memiliki efek pada kadar kolesterol.
Para penulis menyimpulkan: “Konsumsi cokelat batangan secara teratur yang mengandung PS dan CF, sebagai bagian dari diet rendah lemak, dapat mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol dan meningkatkan tekanan darah.”
Menurunkan risiko penyakit jantung
The BMJ telah mempublikasikan penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung hingga sepertiga.
Berdasarkan pengamatan mereka, penulis menyimpulkan bahwa tingkat konsumsi cokelat yang lebih tinggi dapat berkaitan dengan risiko gangguan kardiometabolik yang lebih rendah.
Mereka menyerukan studi eksperimental lebih lanjut untuk mengkonfirmasi apakah mengonsumsi cokelat bermanfaat.
Baca juga: Ketahui makanan terbaik untuk anemia
Bermanfaat pada pertumbuhan dan perkembangan janin
Makan 30 g cokelat setiap hari selama kehamilan mungkin bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan janin, menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan pada Pertemuan Kehamilan 2016 dari Masyarakat untuk Pengobatan Maternal-Fetal di Atlanta, GA.
Meningkatkan fungsi kognitif
Para ilmuwan di Harvard Medical School telah menyarankan bahwa minum dua cangkir cokelat panas sehari dapat membantu menjaga otak tetap sehat dan mengurangi penurunan memori pada orang tua.
Para peneliti menemukan bahwa cokelat panas membantu meningkatkan aliran darah ke bagian otak yang membutuhkannya.
Hasil percobaan laboratorium, yang diterbitkan pada tahun 2014, menunjukkan bahwa ekstrak kakao, yang disebut lavado, dapat mengurangi atau mencegah kerusakan jalur saraf yang ditemukan pada pasien dengan penyakit Alzheimer. Ekstrak ini dapat membantu memperlambat gejala seperti penurunan kognitif.
Studi lain, yang diterbitkan pada tahun 2016 di jurnal Appetite, menyarankan makan cokelat setidaknya sekali seminggu dapat meningkatkan fungsi kognitif. Itu karena efek mengonsumsi coklat yang baik untuk kesehatan.
Menurunkan risiko stroke
Ilmuwan Kanada, dalam sebuah penelitian yang melibatkan 44.489 orang, menemukan bahwa orang yang makan cokelat 22 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami stroke daripada mereka yang tidak.
Selain itu, mereka yang mengalami stroke tetapi mengonsumsi cokelat secara teratur, 46 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal. Sebuah studi lebih lanjut, yang tertulis dalam jurnal Heart pada tahun 2015, melacak dampak diet pada kesehatan jangka panjang dari 25.000 pria dan wanita.
Temuan menunjukkan bahwa makan hingga 100 gram cokelat setiap hari dapat berkaitan dengan risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah.
Meningkatkan performa atletik
Temuan yang terbit dalam The Journal of the International Society of Sports Nutrition menunjukkan bahwa sedikit dark coklat dapat meningkatkan ketersediaan oksigen selama pelatihan kebugaran.
Para peneliti yang mempelajari pengendara sepeda yang melakukan uji waktu di Inggris. Mereka menemukan bahwa “Setelah makan dark coklat, pengendara menggunakan lebih sedikit oksigen saat bersepeda dengan kecepatan sedang dan juga menempuh jarak lebih jauh dalam uji waktu dua menit.”
Para ilmuwan percaya bahwa keberhasilan dark coklat dalam hal ini adalah mengandung flavonol yang dikenal sebagai epicatechins. Itu yang meningkatkan pelepasan oksida nitrat dalam tubuh. Jus bit memiliki efek serupa.
Itulah berbagai efek mengonsumsi coklat yang baik untuk tubuh. Hal yang perlu Anda perhatikan adalah bahan tambahan yang terdapat dalam coklat. Pastikan Anda mengonsumsi coklat yang rendah gula dan sedikit bahan tambahan lainnya.
Sumber:
https://www.medicalnewstoday.com/articles/270272#benefits
https://herheart.org/health-benefits-and-risks-of-chocolate/

