Anemia merupakan kondisi kekurangan sel darah merah yang sehat. Berikut ini adalah beberapa makanan terbaik untuk anemia.
Apa saja makanan terbaik untuk anemia?
Seseorang yang mengalami anemia dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi. Sebagian besar pasien anemia disarankan untuk mengonsumsi 150 hingga 200 miligram zat besi setiap hari.
Berikut ini adalah beberapa makanan kaya zat besi yang bagus untuk mereka yang terkena anemia:
Sayuran berwarna hijau gelap
Ada dua jenis zat besi yang dapat hadir dalam makanan yaitu heme, yang mungkin lebih baik untuk anemia, dan non-heme. Sebanyak 70% zat besi heme (ditemukan dalam sumber hewani) dapat diserap oleh tubuh.
Sementara hanya sekitar 30% zat besi non-heme (ditemukan dalam sumber tumbuhan) yang dapat diserap oleh tubuh. Oleh karena itu, jika Anda mengandalkan non-heme, Anda mungkin perlu meningkatkan ukuran porsi Anda, karena lebih sedikit yang pada akhirnya akan diserap oleh tubuh.
Sayuran berdaun gelap seperti bayam adalah sumber non-heme yang bagus. Anda bisa mengonsumsinya dengan berbagai cara.
Telur, daging merah, hati, dan jeroan
Menurut Departemen Pertanian AS (USDA), selain beberapa zat besi non-heme, banyak protein hewani mengandung zat besi heme.
Itu termasuk daging giling (4 ons 93 persen daging giling tanpa lemak menyediakan 2,63 mg, artinya itu adalah sumber yang baik) , telur (1,68 mg dalam dua telur besar), dan kalkun (1,23 mg per 3 ons kalkun daging gelap).
Daging organ seperti hati dan jeroan ayam itik sangat kaya akan zat besi. Misalnya, 113 gram jeroan ayam itik memiliki 6,1 mg zat besi, menjadikannya sumber yang sangat baik. Sementara itu, hati menyajikan jumlah zat besi yang mengesankan.
Jika kolesterol Anda tinggi, atau jika Anda sedang hamil, hindari konsumsi hati. Hati mengandung kolesterol tinggi (1 ons mengandung 85,3 mg kolesterol). Penelitian mengaitkan makan hati dengan kemungkinan cacat lahir.
Biji-bijian
Pasta, sereal, dan biji-bijian yang diperkaya zat besi adalah pilihan yang baik untuk mendapatkan zat besi yang sangat dibutuhkan. Namun, ada juga pilihan alami. Mereka semua kaya akan zat besi dan dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Itu menjadi pilihan makanan terbaik untuk anemia. Contoh biji-bijian meliputi:
- Biji gandum
- Gandum
- Gandum utuh
- Kamut
- Teff
Tiram, remis, dan kerang merupakan sumber zat besi yang kaya
Untuk mendapatkan sumber zat besi lain, Anda bisa mencoba berbagai makanan laut. Berbagai hewan lain memiliki kandungan besi yang berlimpah. Moluska kerang seperti kerang, remis, dan tiram sarat dengan nutrisi penting.
Menurut USDA, lima tiram mentah menghasilkan 3,23 mg zat besi, menjadikannya sumber yang baik. Mereka juga merupakan sumber seng yang sangat baik, dengan kandungan 27,5 mg, serta vitamin B12, dengan 6,1 mikrogram.
Seng membantu sistem kekebalan menangkis virus dan bakteri. Sementara vitamin B12 membantu menjaga saraf dan sel darah tetap sehat.
Telur
Telur dikenal karena proteinnya, tetapi juga mengandung zat besi tingkat tinggi. Telur dapat dipasangkan dengan roti gandum utuh, tomat panggang ringan, dan quinoa untuk sarapan yang akan menjadi awal yang baik untuk memulai hari.
Itulah berbagai makanan terbaik untuk anemia. Semoga informasi yang kami berikan bisa menjadi referensi Anda yang sedang mencari info tentang makanan untuk anemia.
Sumber:
https://thethirty.whowhatwear.com/foods-for-anemia/slide4
https://www.everydayhealth.com/pictures/foods-high-in-iron/
https://pharmeasy.in/blog/foods-good-for-anemia/amp/

