Termometer Dahi vs Termometer Telinga, Inilah Perbedaannya!

|

Terdapat berbagai jenis termometer yang beredar di pasaran. Termometer tersebut diantaranya termometer digital, termometer kaca, dan termometer inframerah, yang dapat membaca dari telinga, rektum, mulut, dahi dan di bawah lengan.

|

https://www.t3.com/

Berbagai jenis termometer tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun kali ini, kami akan membahas mengenai perbedaan termometer dahi dan telinga apabila digunakan untuk mengukur suhu bayi.

Perbedaan termometer dahi dan telinga

Termometer Dahi

|

Termometer dahi dikenal pula sebagai termometer arteri temporal. Termometer dahi menggunakan teknologi inframerah dalam melakukan deteksi terhadap suhu arteri temporal di dahi. Pada sebagian produk termometer digital, cara menggunakannya cukup menggesek termometer di dahi bayi atau dengan lembut menekan probe ke pelipis bayi.

Untuk bayi baru lahir di bawah 3 bulan, termometer digital rektal menjadi termometer yang paling akurat. Masalah di sini tentu saja adalah kemudahan penggunaan dan ketidaknyamanan bagi bayi. Namun, beberapa studi baru menunjukkan bahwa termometer dahi dapat digunakan dengan baik pada bayi baru lahir.

Keuntungan menggunakan termometer dahi

Mudah Digunakan

Pengguna cukup menggesek termometer di dahi bayi Anda atau menekannya ke pelipis (pastikan untuk membaca instruksi yang tepat untuk setiap termometer karena ini mungkin sedikit berbeda). Apakah bayi Anda rewel atau tertidur lelap, termometer dahi tidak mengganggu dan sangat mudah digunakan.

Dapat digunakan dengan cepat

Termometer dahi dapat memberikan hasil pembacaan suhu tubuh bayi dalam sekejap. Sebagian besar termometer dahi akan mengeluarkan bunyi bip saat selesai membaca. Waktu selalu penting terutama dengan anak yang sakit.

Kekurangan menggunakan termometer dahi

Harganya lebih mahal

Salah satu jenis termometer yang memiliki harga tinggi di pasaran yaitu termometer dahi. Sehingga untuk membeli jenis termometer ini perlu disiapkan budged yang lebih.

Hasil pembacaan kurang akurat

Ketika menggunakan termometer dahi, mungkin perlu dilakukan 2-3 kali pembacaan dan menggunakan rata-rata untuk mengidentifikasi suhu sebenarnya. Hal itu karena pembacaan suhu dapat bervariasi tergantung pada bagaimana penggunanya menggesek termometer.

Peka terhadap panas

Termometer dahi lebih peka terhadap panas. Sehingga perubahan dalam lingkungan dapat memengaruhi keakuratannya. Apabila bayi yang sedang diukur suhu tubuhnya berkeringat, hal tersebut juga dapat mengubah keakuratan pembacaan.

Termometer telinga

|

Perbedaan termometer dahi dan telinga. Termometer telinga dikenal pula dengan sebutan termometer timpani. Termometer telinga juga menggunakan teknologi inframerah untuk membaca suhu di dalam saluran telinga bayi. Ketika menggunakan termometer telinga, ujung termometer dimasukkan ke dalam saluran telinga bayi dan menekan tombolnya untuk mengetahui suhu.

Keuntungan menggunakan termometer telinga

Pembacaan suhunya cepat

Beberapa jenis termometer telinga hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk mendapatkan pembacaan menggunakan termometer telinga. Hal tersebut dapat menghemat waktu orang tua mereka.

Akurat

Apabila dimasukkan dengan benar ke dalam saluran telinga, termometer telinga dapat memberikan pembacaan yang sangat akurat. Penggunaan termometer terlinga menjadi cara yang dapat diandalkan untuk mengukur suhu bayi Anda.

Kekurangan menggunakan termometer telinga

Invasif

Termometer telinga harus ditempatkan di dalam saluran telinga untuk pembacaan yang akurat. Orang tua kadang harus menarik telinga bayi mereka dan memiringkan kepala kecil mereka untuk mengakses saluran telinga. Itu merupakan proses yang kebanyakan bayi merasa tidak nyaman dan jika mereka menggeliat di sekitarnya dapat mempengaruhi keandalan pembacaan.

Tidak dapat digunakan jika bayi mengalami infeksi telinga

Apabila bayi yang akan diukur suhunya mengalami infeksi telinga atau banyak kotoran di telinganya, pembacaan yang dilakukan dengan menggunakan termometer telinga mungkin akan sangat berubah dan menjadi tidak akurat.

Tidak boleh digunakan pada bayi kecil

Penggunaan termometer telinga tidak dianjurkan untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan karena saluran telinganya masih terlalu kecil.

Sekian informasi mengenai perbedaan termometer dahi dan telinga. Termometer telinga dapat Anda beli di sini https://syaf.co.id/product/serenity-infrared-ear-thermometer-sr-et101/. Sementara termometer dahi dapat Anda beli di sini https://syaf.co.id/product/thermometer-infrared-forehead-ufr102berfungsi-untuk-mengukur-suhu-tubuh-tanpa-kontak-dan-akurat/.

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi