
https://www.healthline.com/
Apabila terdapat cedera yang menimbulkan rasa sakit atau pegal pada lutut, Anda mungkin mengira penyangga, tali pengikat, atau selotip atletik akan mengurangi rasa sakit saat berlari atau berpartisipasi dalam aktivitas atletik favorit Anda.
Hal tersebut tergantung pada diagnosis, perangkat pendukung ini terkadang dapat membantu. Simak informasi selengkapnya mengenai perbedaan strap, brace, dan tape untuk mengatasi cedera pada lutut.
Penggunaan strap untuk cedera lutut
Strap (tali pengikat) merupakan perangkat seperti pita yang membungkus bagian bawah atau atas lutut. Tali membantu menghilangkan stress dan juga rasa sakit dari tendon patela di bagian bawah lutut. Strap yang diletakkan di atas lutut dapat mengurangi stres dimana IT band menjadi kencang dan menimbulkan gesekan di sekitar lutut.
Tali pengikat juga dapat memiliki efek proprioseptif pada sendi lutut. Itu berarti tali pengikat membuat otak sadar bahwa otot-otot di sekitar lutut membutuhkan lebih banyak dukungan. Strap biasanya digunakan untuk beberapa kondisi berikut ini:
- Tendonitis patela,
- Lutut pelari,
- Kondromalasia,
- Sindrom nyeri patellofemoral,
- Sindrom gesekan pita IT.
Brace untuk cedera lutut
Brace (penyangga) digunakan dalam berbagai cara di kalangan atlet. Alat tersebut digunakan setelah operasi untuk mencegah gerakan tertentu selama pemulihan. Kegunaan lainnya yaitu untuk mencegah cedera atau untuk memberikan dukungan dan kenyamanan selama kegiatan atletik.
Dua penyangga yang paling populer adalah penyangga lutut dan penyangga patela. Lengan memberikan kompresi yang membantu mengurangi pembengkakan di sekitar lutut dan membuat darah mengalir ke otot paha depan yang menopang lutut. Penjepit patela menjaga tempurung lutut tetap di tempatnya selama berolahraga.
Lengan kompresi digunakan untuk lutut yang memar, radang sendi ringan, lutut pelari atau keseleo ringan. Penjepit patela sering digunakan untuk kondisi seperti:
- Kondromalasia
- Hipermobilitas patella
- Setelah operasi
Kinesio tape untuk cedera lutut
Anda mungkin pernah melihat atlet mengenakan pita berwarna cerah yang disebut pita kinesio atau K-tape. Pita ini sangat berbeda dari pita atletik tradisional. K-tape elastis bersifat seperti kulit manusia. Oleh karena itu, atlet mempertahankan rentang gerak penuh sambil tetap menerima manfaat terapeutik. Kegunaan dari kinestio tape diantaranya yaitu:
- Mengurangi fungsi otot yang terlalu aktif
- Meningkatkan kontraksi otot yang kurang aktif
- Mengurangi pembengkakan
- Meningkatkan propriosepsi
Aplikasi penggunaan kinesio tape yang tepat sebagian besar bergantung pada jenis cedera spesifik. Itulah mengapa yang terbaik adalah membiarkan spesialis ortopedi mengajari Anda cara terbaik untuk menggunakannya.
K-tape digunakan untuk mengobati kondisi ortopedi, seperti sindrom gesekan pita IT dan lutut pelari. Meskipun perangkat pendukung dapat membantu pelari dan atlet dalam berbagai cara, perangkat tersebut hanya boleh digunakan sebagai upaya terakhir. Istirahat, es dan panas, pijat, peregangan dan olahraga adalah perawatan yang lebih disukai untuk cedera lutut yang berhubungan dengan lari.
Itulah perbedaan strap, brace, dan tape untuk cedera lutut. Beberapa jenis strap dan brace untuk lutut tersedia di Syaf Unica Indonesia. Untuk mendapatkan berbagai alat tersebut dan alat lainnya, Anda bisa melakukan pembelian melalui website.
Jangan lupa untuk selalu memantau media sosial kami agar Anda tidak ketinggalan informasi terbaru dan update produk baru dari kami. Terima kasih telah bersedia mengunjungi website kami. Semoga informasi yang kami sajikan kali ini bisa memperluas wawasan Anda.
WEBSITE || SYAF.CO.ID

