Rekomendasi Blue Light Transilluminator

|

Blue light transilluminator merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pengamatan terhadap berbagai sampel DNA. Pada artikel kali ini, kami akan memberikan rekomendasi blue light transilluminator untuk Anda.

|

https://www.sigmaaldrich.com/

Apa itu blue light transilluminator?

Blue light transilluminator atau transiluminator cahaya biru merupakan instrumen yang dirancang untuk mengamati dan memotret berbagai sampel DNA. Perangkat ini sangat sensitif dan menggunakan lampu LED biru terang yang tidak berbahaya untuk melihat pewarna.

Hal tersebut menghilangkan kebutuhan akan transilluminator ultraviolet (UV), yang dapat berbahaya bagi kulit dan mata.

Transilluminator cahaya biru memiliki banyak kegunaan. Platform cahaya biru akan sesuai dengan ukuran gel hingga 100 x 150 mm. Alat ini dapat digunakan untuk mencocokkan sebagai multi-imager. Dengan transiluminasi sinar biru yang seragam dan nilai latar belakang yang rendah, memungkinkan pengamatan yang sempurna dengan filter optik transparan ukuran penuh.

Transilluminator cahaya biru ini portabel, bebas perawatan dan ramah lingkungan, memiliki konservasi energi jangka panjang dan masa pakai yang lama yang dapat mencapai hingga 100.000 jam.

Dengan sudut yang dapat disesuaikan dan pelat layar yang dapat dipasang secara acak, transilluminator cahaya biru dapat beroperasi dengan satu tangan, yang ideal untuk mengamati sampel. Untuk itu, kami akan memberikan rekomendasi blue light transilluminator.

Transiluminator cahaya biru vs. Transiluminator UV

Karena tingkat sensitivitas yang tinggi, Transilluminator Cahaya Biru ini merupakan perangkat yang sangat ideal untuk mengamati berbagai macam pewarna, karena mencegah kerusakan UV dan kerusakan pada sampel DNA.

Instrumen transmisi UV tradisional dapat berbahaya bagi pengguna. Hal itu menyebabkan kerusakan pada berbagai bagian tubuh.

Transilluminator cahaya biru ini merupakan alternatif yang aman, melindungi pengguna dan DNA dengan menghilangkan masalah keamanan dan meminimalkan kerusakan pada kulit dan mata.

Apabila dibandingkan dengan UV-transilluminator, transiluminator cahaya biru ini memungkinkan pengamatan sampel yang simetris dan memberikan foto yang lebih akurat. Dengan panjang gelombang 470 nm, lampu LED biru tidak berbahaya dan aman digunakan saat mengamati sampel DNA.

Lampu biru juga aman untuk dioperasikan dan tidak memerlukan penggunaan kacamata pengaman atau alat pelindung lainnya.

Blue light transilluminators UltraBright-LED

|

Syaf Unica Indonesia akan memberikan rekomendasi blue light transilluminator, yaitu Blue light transilluminators UltraBright-LED. Alat ini memiliki pencahayaan yang seragam dan LED ganda untuk sensitivitas superior.

Blue light transilluminators UltraBright-LED memiliki sensitivitas yang tinggi. Hal itu dikarenakan alat ini menggunakan 224 LED dengan intensitas tinggi. Adanya UltraBright-LED dapat menerangi berbagai sampel dan menghasilkan fluoresensi bahkan pada pita yang paling redup.

Blue light transilluminators UltraBright-LED dapat digunakan untuk berbagai macam pewarna, mulai dari EtBr, SYBRSafe, GelGreen, SYBRGold, SYBRGreen, SYPRORuby, SYPROOrange, GelRed, dan UltraSafe Blue.

Blue light transilluminators UltraBright-LED ini aman untuk digunakan. Hal itu karena LED pada transiluminator ini aman untuk kulit dan mata tanpa merusak DNA.

Nah, itulah rekomendasi blue light transilluminator untuk Anda. Alat tersebut bisa Anda beli melalui website Syaf Unica Indonesia. Mengapa membeli di Syaf? Karena Syaf dapat menyediakan berbagai produk berkualitas dengan harga bersaing untuk Anda.

Semoga informasi yang kami sajikan tersebut dapat menambah pengetahuan dan wawasan Anda. Terima kasih telah berkunjung ke website kami dan membaca artikel kami. Pantau selalu media sosial kami untuk mendapatkan informasi ter-update seputar alat kesehatan dan laboratorium lainnya.

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi