Petugas medis yang melakukan prosedur fluoroskopi sulit dihindarkan dari paparan radiasi. Kali ini kami akan membahas mengenai proteksi radiasi untuk petugas medis dalam prosedur fluoroskopi.

https://radiationsafety.ca/
Di mana staff harus berdiri dengan tabung sinar-X selama prosedur fluoroskopi?
Radiasi yang tersebar dari pasien merupakan sumber utama dosis radiasi untuk staf. Pengukuran menunjukkan bahwa radiasi yang tersebar dari tubuh pasien lebih kuat di sisi masuk berkas sinar-X, yaitu di sisi tempat tabung sinar-X berada.
Oleh karena itu lebih baik berdiri di sisi detektor, yaitu sisi keluar, dan bukan di sisi tabung sinar-X selama prosedur fluoroskopi. Biasanya hanya sekitar 1% sampai 5% dari radiasi yang jatuh pada tubuh pasien keluar di sisi keluar.
Jadi jika Anda berdiri di sisi berkas yang ditransmisikan, Anda menghadapi radiasi hamburan yang sesuai dengan hanya 1% hingga 5% dari intensitas sinar datang, sedangkan Anda menghadapi radiasi hamburan yang sesuai dengan 100% dari intensitas pancaran masuk di sisi lain.
Seberapa efektifkah celemek timbal dalam pekerjaan fluoroskopi?
Celemek timbal menjadi alat proteksi radiasi staf medis dalam prosedur fluoroskopi yang paling efektif dan harus dipakai oleh semua orang di ruang fluoroskopi (kecuali pasien).
Celemek timbal dapat mengurangi dosis yang diterima lebih dari 90% (85%-99%) tergantung pada energi sinar-X (pengaturan kV) dan ketebalan setara timbal dari celemek. Ketebalan bagian tubuh pasien pada balok menentukan kV yang digunakan mesin.
Sistem akan memilih kV yang lebih tinggi daripada yang lebih tipis dan dengan demikian staf akan terkena radiasi yang lebih tersebar. Celemek timah yang sama akan memberikan perlindungan yang lebih sedikit ketika sinar memiliki energi yang lebih tinggi (atau kV lebih tinggi).
Celemek timah dengan kesetaraan ketebalan timah 0,35 mm harus cukup untuk sebagian besar prosedur fluoroskopi.
Untuk beban kerja yang tinggi, celemek timbal melingkar dengan kesetaraan timbal 0,25 mm yang tumpang tindih di bagian depan dan memberikan kesetaraan timbal 0,25+0,25=0,5 mm di bagian depan dan 0,25 mm di belakang akan ideal.
Untuk beban kerja yang rendah, apron ekivalen timbal 0,25 mm harus digunakan dengan baik. Syaf menjual Jual Lead Apron Double Tanpa Lengan.
Haruskah staff menggunakan sarung tangan yang mengandung timbal dalam prosedur fluoroskopi?
Umumnya tidak. Sarung tangan bertimbal dapat mengurangi dosis ke tangan sebesar 15% -30% selama tangan tetap berada di luar sinar X-ray primer.
Sebaliknya, jika sarung tangan dipakai dan tangan berada dalam sorotan utama, sistem kontrol paparan otomatis akan memicu peningkatan paparan (kV) yang meningkatkan dosis ke tangan, serta dosis pasien dan staf.
Selain itu, rasa aman yang salah dapat meningkatkan waktu tangan tetap berada di dalam sinar utama, meniadakan potensi sarung tangan sebagai proteksi radiasi staf medis dalam prosedur fluoroskopi untuk melindungi dari radiasi.
Bagaimana staff harus memantau paparan radiasi mereka?
Cara terbaik untuk memantau dosis staf adalah penggunaan dosimetri pribadi yang komprehensif. Ini adalah persyaratan hukum di sebagian besar negara. Selain itu, seseorang dapat menggunakan alat pemantauan elektronik yang lebih baru.
Ini biasanya tidak menggantikan dosimetri yang diwajibkan secara hukum, tetapi mereka memberikan informasi cepat tentang dosis secara bersamaan dengan setiap prosedur.
Jika dosimetri pribadi tidak tersedia, dosimeter yang dipasang pada C-arm dapat memberikan perkiraan dosis yang diterima oleh tenaga medis.
Sekian informasi seputar proteksi radiasi staf medis dalam prosedur fluoroskopi. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi Anda. Syaf menjual Jual Lead Apron Double Tanpa Lengan yang bisa dibeli melalui website.
Website || Syaf.co.id
