Prosedur Hemoroidektomi untuk Menghilangkan Wasir

|

Wasir yang menimbulkan rasa sakit dan pendarahan perlu dilakukan penanganan yang serius. Penanganan wasir dapat dilakukan dengan hemoroidektomi. Simak informasi mengenai prosedur hemoroidektomi untuk menghilangkan wasir berikut ini.

|

https://www.gastroendonews.com

Mengenal apa itu hemoroidektomi

Hemoroidektomi merupakan prosedur untuk menghilangkan wasir, pembengkakan pembuluh darah di dalam atau di sekitar anus. Wasir dapat menyebabkan gejala seperti pendarahan, nyeri, gatal, terbakar, dan iritasi.

Terkadang, wasir tidak menimbulkan masalah dan tidak perlu diobati. Tetapi jika wasir menimbulkan rasa sakit atau mengakibatkan pendarahan hebat, prosedur hemoroidektomi dapat memberikan kelegaan.

Prosedur Hemoroidektomi

Prosedur hemoroidektomi umumnya dilakukan di klinik, kantor dokter, atau pusat bedah. Pasien mungkin menerima anestesi lokal (area kecil tubuh akan mati rasa), anestesi blok tulang belakang (bagian bawah tubuh akan mati rasa), atau anestesi umum (pasien tidak akan sadar).

Ada berbagai cara untuk melakukan prosedur, tergantung pada kondisi pasien. Ahli bedah membuat sayatan kecil di sekitar wasir pada hemoroidektomi tipikal. Peralatan seperti pisau, gunting, atau pensil kauter (alat panas tinggi) digunakan untuk menghilangkan wasir.

Terkadang, wasir dapat dijepit atau dililitkan karet gelang untuk menghalangi aliran darahnya. Hal ini menyebabkan wasir menyusut. Teknik lain dapat dilakukan dengan menyuntikkan larutan kimia atau menggunakan laser untuk mengecilkan wasir.

Pasien perlu berbicara dengan dokter mengenai prosedur hemoroidektomi untuk menghilangkan wasir mana yang merupakan pilihan terbaik untuk dilakukan.

Prosedur sebelum hemoroidektomi

Pasien perlu memberi tahu dokter tentang semua obat yang sedang dikonsumsi sebelum menjalani operasi wasir.

Pasien mungkin perlu berhenti minum obat-obatan seperti aspirin, Advil (ibuprofen), Aleve (naproxen), antikoagulan oral seperti Coumadin (warfarin), Eliquis (apixaban), dan Xarelto (rivaroxaban), atau Plavix (clopidogrel bisulfate) beberapa hari sebelum melakukan prosedur hemoroidektomi.

Pasien juga perlu memberi tahu dokter apabila merokok sebelum menjalani hemoroidektomi. Merokok dapat mempersulit tubuh untuk sembuh.

Pasien juga mungkin diminta untuk tidak makan atau minum apa pun selama 6 hingga 12 jam sebelum prosedur. Pasien harus mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh dokter.

Setelah prosedur hemoroidektomi

Pasien mungkin bisa pulang pada hari yang sama dengan pelaksanaan prosedur. Pastikan ada orang lain yang mengantar pasien. Pasien mungkin mengalami rasa sakit setelah operasi wasir. Minum obat yang diresepkan dokter untuk meredakan ketidaknyamanan.

Dokter mungkin juga menyarankan pasien untuk mandi sitz, yang melibatkan duduk di bak air hangat yang dangkal selama 15 hingga 20 menit.

Mandi sitz dapat membantu menjaga area tersebut tetap bersih dan meningkatkan aliran darah ke area tersebut. Tanyakan kepada dokter mengenai seberapa sering pasien harus melakukan ini.

Pemulihan hemoroidektomi

Pemulihan lengkap biasanya memakan waktu sekitar dua minggu. Setelah prosedur hemoroidektomi untuk menghilangkan wasir, pasien harus mencoba melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup agar wasir tidak kembali. Ini mungkin termasuk:

  • Mengkonsumsi makanan tinggi serat
  • Minum lebih banyak air
  • Menghindari mengejan saat buang air besar
  • Sering berolahraga
  • Menghindari duduk dalam waktu lama

Resiko Hemoroidektomi

Prosedur hemoroidektomi dapa menimbulkan risiko pada pasien. Potensi risiko hemoroidektomi meliputi:

  • Infeksi
  • Berdarah
  • Kebocoran tinja
  • Masalah buang air kecil karena rasa sakit

Pasien harus menghubungi dokter apabila risiko yang muncul tersebut tidak kunjung membaik.

Syaf Unica Indonesia menyediakan seperangkat alat untuk pemeriksaan hemoroidektomi yaitu FOKUS Hemorrhoidectomy Set. Semoga informasi mengenai prosedur hemoroidektomi untuk menghilangkan wasir bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi