AEHEALTH T4 (Total Thyroxine) Rapid Quantitative Test (Immunofluorescence Assay) adalah reagen diagnostik in-vitro berbasis imunofluoresensi yang dirancang untuk pengukuran kuantitatif kadar Total Thyroxine (T4) dalam sampel serum atau plasma darah manusia. Tes ini digunakan secara eksklusif dengan instrumen penganalisis dari lini AEHEALTH Lamuno (seperti Lamuno X atau Lamuno Pro).
Berikut adalah deskripsi lengkap mengenai spesifikasi, prinsip kerja, dan aplikasi klinis dari produk ini:
1. Prinsip Kerja & Teknologi
Metode Imunofluoresensi Kompetitif (Competitive Immunofluorescence Assay): Reagen strip uji menggunakan antibodi berlabel mikrosfer fluoresen yang bekerja berdasarkan prinsip kompetisi antara molekul T4 di dalam sampel dan T4 yang dilekatkan pada membran kaset untuk memperebutkan situs ikatan antibodi.
Pembacaan Kuantitatif Presisi: Ketika kaset uji dimasukkan ke dalam alat penganalisis Lamuno, instrumen membaca intensitas sinyal fluoresensi yang berbanding terbalik dengan konsentrasi T4 dalam sampel, lalu mengonversinya secara otomatis menjadi nilai angka konsentrasi T4 yang akurat (biasanya dalam satuan $\mu\text{g/dL}$ atau $\text{nmol/L}$).
2. Fungsi & Aplikasi Klinis Utama
Evaluasi Status Fungsional Tiroid: T4 adalah hormon utama yang disekresikan oleh kelenjar tiroid. Pemeriksaan T4 total sangat esensial untuk memberikan gambaran umum mengenai kapasitas produksi hormon tiroid dalam tubuh pasien.
Diagnosis Gangguan Tiroid (Hipertiroidisme & Hipotiroidisme): Membantu klinisi mendeteksi ketidakseimbangan hormon tiroid—kadar T4 yang sangat tinggi biasanya mengindikasikan hipertiroidisme, sementara kadar yang rendah menandakan hipotiroidisme.
Pemantauan Terapi & Kondisi Klinis: Digunakan untuk memantau keberhasilan pengobatan pasien gangguan tiroid serta evaluasi lanjutan bersama parameter pendukung lainnya (seperti TSH dan T3).
3. Spesifikasi Teknis Umum
Jenis Sampel: Serum atau plasma darah yang menggunakan antikoagulan standar (seperti heparin atau EDTA).
Waktu Pengujian Cepat: Memberikan hasil kuantitatif yang andal dalam waktu singkat, umumnya berkisar antara 10 hingga 15 menit, sangat mendukung kecepatan diagnosis di laboratorium pratama atau klinik.
Sensitivitas Tinggi: Dirancang untuk memberikan hasil yang konsisten dan akurat setara dengan standar laboratorium rujukan.
4. Penyimpanan dan Penanganan
Suhu Penyimpanan: Kit reagen dan kaset uji wajib disimpan pada rentang suhu penyimpanan yang dianjurkan oleh pabrikan (umumnya antara $2^\circ\text{C}$ hingga $30^\circ\text{C}$).
Stabilitas & Persiapan: Biarkan kit berada pada suhu ruang sebelum pengujian dilakukan. Simpan di tempat yang kering dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung guna menjaga kualitas stabilitas reagen di dalam strip.












Ulasan
Belum ada ulasan.