AEHEALTH D-Dimer Rapid Quantitative Test (Immunofluorescence Assay) adalah reagen diagnostik in-vitro berbasis imunofluoresensi yang dirancang untuk pengukuran kuantitatif kadar D-Dimer dalam sampel darah utuh, serum, atau plasma manusia. Tes ini digunakan secara eksklusif dengan instrumen penganalisis dari lini AEHEALTH Lamuno (seperti Lamuno X atau Lamuno Pro).
Berikut adalah deskripsi lengkap mengenai spesifikasi, prinsip kerja, dan aplikasi klinis dari produk ini:
1. Prinsip Kerja & Teknologi
Metode Imunofluoresensi Sandwich (Sandwich Immunofluorescence Assay): Reagen strip uji menggunakan antibodi monoklonal berlabel mikrosfer fluoresen yang secara spesifik mengenali dan mengikat fragmen protein D-Dimer (produk degradasi fibrin) di dalam sampel.
Pembacaan Kuantitatif Presisi: Ketika kaset uji dimasukkan ke dalam alat penganalisis Lamuno, instrumen mengeksitasi fluorofor dan mengukur intensitas sinyal fluoresensi yang terpancar. Sinyal tersebut dikonversi secara otomatis menjadi nilai konsentrasi D-Dimer yang presisi (biasanya dalam satuan $\text{mg/L}$ FEU atau $\text{ng/mL}$).
2. Fungsi & Aplikasi Klinis Utama
Eksklusi & Diagnosis Tromboemboli Vena (TEV): D-Dimer adalah penanda biokimia utama yang sangat sensitif untuk mendeteksi pembentukan dan pemecahan gumpalan darah di dalam pembuluh darah. Nilai D-Dimer yang normal sangat diandalkan untuk menyingkirkan (rule out) diagnosis Trombosis Vena Dalam (Deep Vein Thrombosis / DVT) dan Emboli Paru (Pulmonary Embolism / PE).
Evaluasi Koagulasi di IGD: Sangat krusial digunakan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk pasien yang datang dengan gejala sesak napas akut atau nyeri tungkai guna mendeteksi gangguan pembekuan darah secara cepat.
Pemantauan Kondisi Klinis Lainnya: Membantu dokter memantau komplikasi terkait hiperkoagulasi, seperti Disseminated Intravascular Coagulation (DIC) atau kondisi sepsis berat.
3. Spesifikasi Teknis Umum
Jenis Sampel: Darah utuh (whole blood), serum, atau plasma darah dengan antikoagulan standar (seperti EDTA atau sodium citrate).
Waktu Pengujian Cepat: Memberikan hasil kuantitatif yang akurat dalam waktu singkat, umumnya berkisar antara 10 hingga 15 menit, mendukung kecepatan pengambilan keputusan klinis darurat.
Sensitivitas Tinggi: Memiliki negative predictive value (NPV) yang sangat tinggi untuk memastikan keamanan klinis dalam menyingkirkan kasus trombosis.
4. Penyimpanan dan Penanganan
Suhu Penyimpanan: Kit reagen dan kaset uji wajib disimpan pada rentang suhu penyimpanan yang dianjurkan oleh pabrikan (umumnya antara $2^\circ\text{C}$ hingga $30^\circ\text{C}$).
Stabilitas & Persiapan: Biarkan kit berada pada suhu ruang sebelum pengujian dilakukan. Simpan di tempat yang kering dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung guna menjaga kualitas dan reaktivitas antibodi di dalam strip.











Ulasan
Belum ada ulasan.