Artikel ini akan membahas tentang perawatan WFI Storage & Distribution System dan kalibrasinya. Simak artikel ini sampai selesai.
Water for Injection (WFI) termasuk sumber daya penting yang pengelolaannya harus secara tepat dan konsisten. Oleh karena itu, WFI Storage & Distribution System berguna untuk mempertahankan kemurnian dan stabilitas WFI mulai dari proses penyimpanan hingga pendistribusian. Sistem ini, selain mematuhi persyaratan GMP, juga mendukung operasi yang efisien melalui desain higienis, pemantauan otomatis, serta proses sterilisasi berkala. Dengan demikian, keandalan kualitas WFI dapat tetap terjaga di seluruh titik penggunaan.
PERAWATAN WFI STORAGE & DISTRIBUTION SYSTEM
Perawatan sistem harus terstruktur agar performanya tetap optimal. Selain itu, strategi perawatan preventif membantu mengurangi risiko kontaminasi dan memastikan operasional berjalan stabil.
Pemeriksaan Komponen Penyimpanan
- Pastikan tangki WFI bersih, bebas residu, dan selalu tertutup rapat.
- Periksa filter udara hidrofobik 0,22 mikron secara berkala untuk menjaga kebersihan aliran udara.
- Periksa elemen pemanas elektrik untuk memastikan stabilitas suhu.
Perawatan Sistem Distribusi
- Periksa pipa stainless steel SS304/SS316L untuk memastikan tidak ada goresan atau perubahan tekstur.
- Validasi setiap sambungan agar tidak terjadi kebocoran.
- Bersihkan dan lakukan pengujian UV lamp dan heat exchanger agar performanya secara teratur.
Perawatan Instrumen Monitoring
Karena sistem memanfaatkan pemantauan online, perangkat seperti sensor suhu, tekanan, TOC, dan konduktivitas harus bekerja optimal. Selain itu, kalibrasi berkala pada instrumen juga sangat membantu meningkatkan keakuratan data pemantauan.
Sterilisasi Rutin
- Sistem dapat menjalankan pasteurisasi termal atau sterilisasi ozon.
- Pastikan seluruh loop pendistribusian mencapai suhu dan waktu sterilisasi yang tepat.
- Proses ini menjaga sistem tetap higienis serta mengurangi risiko pertumbuhan mikroorganisme.
Baca juga: Kegunaan Microfluidic Optical Reader Opr
BAGAIMANA PROSES KALIBRASINYA?
Kalibrasi penting untuk menjaga keakuratan pengukuran, karena sistem ini bergantung pada data real-time. Berikut prosedur kalibrasinya:
Kalibrasi Sensor Suhu
- Bandingkan sensor suhu dengan termometer referensi bersertifikat.
- Sesuaikan nilai pembacaan melalui software kontrol bila terjadi deviasi.
- Lakukan verifikasi ulang untuk memastikan konsistensinya.
Perbaikan Sensor Tekanan
- Gunakan pressure calibrator dengan standar internasional.
- Lakukan simulasi tekanan pada beberapa titik rentang kerja.
- Dokumentasikan setiap hasil penyesuaian sesuai SOP.
Kalibrasi Konduktivitas dan TOC
- Gunakan larutan standar konduktivitas untuk memperoleh akurasi optimal.
- Lakukan pengujian pada sensor TOC dengan larutan referensi yang sudah tervalidasi.
- Pastikan hasil kalibrasi masuk dalam batas toleransi WFI menurut USP/EP/ChP.
Validasi Flow Meter
- Uji flow meter menggunakan standar aliran terkalibrasi.
- Bila sistem menunjukkan penyimpangan, lakukan penyesuaian pada level kontrol.
- Catat semua parameter untuk keperluan audit dan GMP compliance.
Verifikasi Tambahan
- Lakukan pengecekan integritas loop, termasuk valve dan pompa distribusi.
- Periksa uniformitas aliran untuk memastikan tidak ada dead leg.
- Simpan seluruh data kalibrasi sebagai bagian dari dokumentasi QA.
WFI Storage & Distribution System memiliki peran penting dalam menjaga kualitas Water for Injection agar tetap sesuai standar farmasi internasional. Melalui perawatan rutin dan kalibrasi terstruktur, sistem ini mampu beroperasi dengan stabil, higienis, dan aman. Selain itu, pemantauan otomatis serta desain sanitasi yang optimal semakin meningkatkan keandalan distribusi WFI ke seluruh titik penggunaan. Dengan menerapkan prosedur yang tepat, industri farmasi dapat menjaga kontinuitas produksi sekaligus memenuhi persyaratan GMP secara konsisten.
Itulah pembahasan tentang perawatan WFI Storage & Distribution System dan kalibrasinya. Simak artikel ini sampai selesai. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Sumber:

