Pelajari pentingnya perawatan Pipette Controller dan kalibrasinya untuk menjaga akurasi pengambilan cairan di laboratorium.
Pipette Controller merupakan salah satu alat utama dalam laboratorium yang berfungsi untuk memindahkan cairan dengan presisi tinggi. Akurasi hasil penelitian sangat bergantung pada kinerja alat ini. Namun, seperti halnya peralatan laboratorium lainnya, Pipette Controller memerlukan perawatan rutin dan kalibrasi berkala agar tetap bekerja optimal dan menghasilkan data yang andal.
PERAWATAN PIPETTE CONTROLLER
Perawatan yang baik dapat memperpanjang umur Pipette Controller sekaligus menjaga performa alat tetap maksimal. Berikut langkah-langkah perawatan yang disarankan:
Pembersihan Rutin
- Setelah digunakan, bersihkan bagian luar Pipette Controller dengan kain lembut yang dibasahi dengan larutan pembersih ringan.
- Hindari penggunaan bahan kimia keras yang dapat merusak permukaan alat.
- Jika terjadi tumpahan cairan ke dalam pipette controller, segera bersihkan bagian dalam sesuai petunjuk pabrik.
Penggantian Filter
- Filter di dalam Pipette Controller berfungsi mencegah masuknya cairan ke sistem hisap.
- Gantilah filter secara berkala sesuai rekomendasi produsen atau bila sudah terlihat kotor dan tersumbat.
Penyimpanan yang Tepat
- Simpan alat pada tempat kering dan bersih, jauh dari sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi.
- Gunakan dudukan atau rak penyimpanan khusus untuk menghindari kerusakan akibat jatuh atau tertekan.
Pemeriksaan Fisik Berkala
Periksa bagian konektor pipet, tombol pengoperasian, dan bagian-bagian mekanis secara berkala untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik atau keausan.
Baca juga: Perawatan dan Kalibrasi Medical Drying Oven
KALIBRASI PIPETTE CONTROLLER
Kalibrasi merupakan proses penyesuaian dan pengujian alat agar tetap memberikan hasil volume yang akurat. Pipette Controller yang tidak terkalibrasi dengan baik dapat menyebabkan kesalahan pengambilan volume, yang berdampak langsung pada hasil pengujian laboratorium.
Kapan Pipette Controller Perlu Dikalibrasi?
- Setiap 6–12 bulan sekali, tergantung frekuensi penggunaan.
- Setelah servis besar atau perbaikan.
- Setelah terjatuh atau mengalami benturan keras.
- Jika hasil pengukuran mulai menunjukkan ketidakakuratan.
Prosedur Umum Kalibrasi
Persiapan Alat
Siapkan timbangan analitik, air suling, termometer, hygrometer, dan standar volume pengujian.
Proses Pengambilan Sampel
Gunakan Pipette Controller untuk mengambil dan menimbang volume air sesuai dengan kapasitas pengujian.
Perhitungan Volume
Bandingkan hasil penimbangan dengan volume yang diatur, lalu lakukan koreksi berdasarkan suhu dan tekanan udara.
Penyesuaian (Jika Diperlukan)
Jika terdapat deviasi melebihi batas toleransi, lakukan penyesuaian atau servis alat.
Pencatatan Hasil
Dokumentasikan hasil kalibrasi untuk keperluan audit dan penjaminan mutu laboratorium.
Kalibrasi Profesional
Untuk hasil kalibrasi yang akurat dan memenuhi standar internasional, disarankan menggunakan jasa kalibrasi laboratorium terakreditasi.
Perawatan Pipette Controller dan kalibrasinya adalah kunci utama untuk menjaga akurasi dan keandalan hasil kerja laboratorium. Dengan perawatan rutin dan kalibrasi berkala, alat ini dapat berfungsi optimal dalam jangka waktu panjang, meminimalkan kesalahan pengukuran, serta mendukung kualitas penelitian dan pengujian. Pastikan selalu mengikuti petunjuk produsen serta standar laboratorium Anda dalam melakukan perawatan dan kalibrasi alat ini.
Sumber:
What is a Pipette Controller – Pipette.com

