PERAWATAN DAN KALIBRASI VACUUM CONTROLLER

Vacuum Controller

Pelajari cara perawatan dan kalibrasi Vacuum Controller agar tetap presisi dan tahan lama. Simak artikel ini sampai selesai.


Vacuum Controller adalah alat penting dalam sistem vakum laboratorium yang berfungsi mengatur dan mempertahankan tekanan vakum secara otomatis. Alat ini digunakan dalam berbagai proses seperti rotary evaporator, distilasi vakum, filtrasi, dan pengeringan. Untuk menjaga keakuratan dan efisiensi kerjanya, perawatan dan kalibrasi Vacuum Controller secara berkala sangat diperlukan. Tanpa pemeliharaan yang tepat, risiko kesalahan pembacaan tekanan atau kerusakan alat akan meningkat, yang dapat berdampak negatif pada hasil eksperimen atau proses produksi.

PERAWATAN VACUUM CONTROLLER

Pembersihan Permukaan

  1. Bersihkan bagian luar alat secara berkala menggunakan kain lembut dan kering.
  2. Hindari penggunaan cairan pembersih kimia yang keras agar tidak merusak layar atau tombol kontrol.

Pemeriksaan Sambungan Vakum

  1. Periksa semua selang, konektor, dan sambungan secara rutin dari kemungkinan kebocoran.
  2. Pastikan tidak ada retakan atau penyumbatan yang dapat mengganggu aliran udara.

Periksa Filter dan Katup

  1. Jika vacuum controller dilengkapi dengan filter udara atau katup solenoid, bersihkan atau ganti secara berkala sesuai dengan panduan pabrikan.
  2. Filter yang kotor dapat menyebabkan pembacaan tekanan tidak akurat.

Perlindungan Sensor

  1. Jaga agar sensor tekanan tidak terkena cairan atau uap agresif secara langsung.
  2. Gunakan perangkap uap atau filter pelindung jika alat digunakan pada aplikasi dengan uap pelarut yang kuat.

Penyimpanan Aman

  1. Simpan alat di tempat yang bersih dan kering ketika tidak digunakan.
  2. Hindari paparan suhu ekstrem atau kelembaban tinggi yang bisa merusak komponen elektronik internal.
Baca juga: Aquilion One / Insight Edition

KALIBRASI VACUUM CONTROLLER

Frekuensi Kalibrasi

  1. Lakukan kalibrasi minimal satu kali setiap 6–12 bulan, tergantung pada intensitas pemakaian alat.
  2. Kalibrasi juga perlu dilakukan setelah servis besar, penggantian sensor, atau jika pembacaan tekanan tidak sesuai kenyataan.

Alat yang Dibutuhkan

  1. Vacuum reference gauge atau digital vacuum calibrator bersertifikasi.
  2. Software kalibrasi (jika alat mendukung pengaturan internal).
  3. Kabel komunikasi atau interface, bila diperlukan.

Langkah Umum Kalibrasi

  1. Hubungkan vacuum controller ke sistem vakum tertutup.
  2. Pasang alat ukur pembanding (vacuum reference gauge) secara paralel.
  3. Aktifkan alat dan bandingkan hasil pembacaan controller dengan alat pembanding.
  4. Jika terdapat selisih, lakukan penyesuaian melalui pengaturan internal atau software kalibrasi.
  5. Simpan atau cetak laporan kalibrasi untuk keperluan audit dan dokumentasi laboratorium.

Dokumentasi Kalibrasi

  1. Catat tanggal kalibrasi, nama teknisi, alat ukur yang digunakan, dan hasil pengukuran.
  2. Simpan dalam logbook kalibrasi sebagai bagian dari sistem manajemen mutu laboratorium (misalnya ISO 17025).

Perawatan dan kalibrasi Vacuum Controller secara berkala sangat penting untuk menjaga kinerja, keakuratan, dan umur panjang alat. Dengan langkah perawatan yang tepat dan kalibrasi terjadwal, vacuum controller dapat memberikan kontrol tekanan yang presisi dan andal dalam berbagai aplikasi laboratorium. Pastikan alat ini selalu dalam kondisi optimal agar proses distilasi, filtrasi, maupun evaporasi berjalan efisien, aman, dan sesuai standar laboratorium modern.


Sumber:

VC100 Vacuum Controller-Labtex Biotech China Co., Ltd.

Vacuum interrupter – Wikipedia

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi