PERAWATAN DAN KALIBRASI SPECTRA OPTIA APHERESIS SYSTEM

Spectra Optia Apheresis System

Pelajari cara perawatan dan kalibrasi Spectra Optia Apheresis System untuk menjaga akurasi, keamanan, dan kinerja maksimal.


Spectra Optia Apheresis System merupakan sistem canggih yang digunakan dalam berbagai prosedur medis seperti apheresis terapeutik dan pengumpulan komponen darah. Agar perangkat ini tetap berfungsi dengan optimal, diperlukan perawatan rutin dan kalibrasi berkala. Keduanya merupakan langkah krusial untuk menjaga keandalan alat, mencegah kesalahan klinis, serta memperpanjang umur pakai perangkat.

PERAWATAN SPECTRA OPTIA APHERESIS SYSTEM

Perawatan rutin sangat penting untuk memastikan bahwa Spectra Optia selalu dalam kondisi prima. Berikut adalah langkah-langkah perawatan yang direkomendasikan:

Pembersihan Harian

  1. Bersihkan bagian luar mesin dengan kain lembut dan disinfektan non-korosif setelah setiap penggunaan.
  2. Hindari masuknya cairan ke dalam sistem elektronik.

Pemeriksaan Visual

  1. Periksa selang, konektor, dan sensor optik dari kemungkinan kerusakan, kebocoran, atau kotoran.
  2. Pastikan tidak ada komponen aus atau longgar.

Penggantian Filter dan Komponen Habis Pakai

  1. Ganti filter, kit apheresis, dan kantong darah sesuai dengan petunjuk pabrik.
  2. Jangan gunakan komponen yang sudah melewati masa berlaku atau yang rusak.

Pembaruan Perangkat Lunak

  1. Periksa secara berkala ketersediaan update firmware atau software dari produsen.
  2. Instal pembaruan hanya oleh teknisi resmi atau yang telah mendapat pelatihan dari Terumo BCT.

Penyimpanan

  1. Simpan perangkat di ruangan bersih, kering, dan dengan suhu yang direkomendasikan (umumnya antara 15–30°C).
  2. Hindari paparan langsung sinar matahari atau kelembapan tinggi.
Baca juga: Prinsip Kerja VHP Passbox

KALIBRASI SPECTRA OPTIA APHERESIS SYSTEM

Kalibrasi merupakan proses penyesuaian dan verifikasi agar sistem bekerja sesuai spesifikasi teknis dan klinis.

Tujuan Kalibrasi

  1. Menjamin akurasi pemisahan komponen darah.
  2. Memastikan kestabilan performa alat dari waktu ke waktu.
  3. Menghindari kesalahan terapi yang bisa membahayakan pasien.

Frekuensi Kalibrasi

  1. Kalibrasi dilakukan setidaknya 1 kali dalam setahun atau sesuai dengan protokol rumah sakit/standar ISO.
  2. Kalibrasi tambahan harus dilakukan setelah servis besar, gangguan teknis, atau bila alat menunjukkan hasil yang tidak konsisten.

Alat dan Bahan yang Digunakan

  1. Alat ukur volume dan tekanan tersertifikasi (misalnya flowmeter dan pressure gauge).
  2. Kit kalibrasi dari pabrikan.
  3. Laptop atau sistem antarmuka dengan software diagnostic.

Langkah-Langkah Kalibrasi

  1. Masuk ke mode kalibrasi melalui antarmuka sistem.
  2. Lakukan uji pengukuran parameter seperti kecepatan pompa, tekanan vakum, serta sensor optik.
  3. Bandingkan hasil dengan nilai referensi.
  4. Sesuaikan nilai bila terjadi penyimpangan melebihi toleransi.
  5. Simpan hasil kalibrasi dan dokumentasikan.

Kalibrasi oleh Teknisi Resmi

  1. Disarankan dilakukan oleh teknisi bersertifikat atau teknisi dari distributor resmi Terumo BCT.
  2. Sertifikat kalibrasi harus disimpan sebagai bagian dari rekam jejak mutu alat.

Perawatan dan kalibrasi Spectra Optia Apheresis System bukan hanya untuk menjaga performa teknis alat, tetapi juga merupakan bagian penting dari upaya menjamin keselamatan pasien dan efektivitas terapi. Dengan perawatan harian yang tepat dan kalibrasi rutin oleh teknisi profesional, rumah sakit dan fasilitas medis dapat memastikan bahwa setiap prosedur apheresis berjalan lancar, akurat, dan aman.


Sumber:

Spectra Optia (terumobct.com)

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi