PERAWATAN DAN KALIBRASI CLEANROOM WARDROBE

kalibrasi Cleanroom Wardrobe

Pelajari pentingnya perawatan dan kalibrasi Cleanroom Wardrobe agar tetap steril dan sesuai standar ruang bersih.


Dalam lingkungan kerja yang membutuhkan standar kebersihan tinggi seperti laboratorium, industri farmasi, dan ruang produksi semikonduktor, Cleanroom Wardrobe berperan penting sebagai tempat penyimpanan pakaian dan perlengkapan pelindung yang steril. Agar fungsi lemari ini tetap optimal, diperlukan perawatan rutin dan kalibrasi berkala.

PERAWATAN CLEANROOM WARDROBE

Perawatan yang tepat akan memperpanjang umur pakai Cleanroom Wardrobe dan menjaga kualitas sterilnya. Berikut panduan perawatan yang dapat diikuti:

Pembersihan Harian

  1. Bersihkan bagian luar dan dalam lemari menggunakan kain microfiber dan disinfektan non-residu.
  2. Fokuskan pembersihan pada permukaan rak, pegangan pintu, dan area kontak langsung dengan perlengkapan pelindung.

Pembersihan Mingguan/Bulanan

  1. Lepaskan rak dan aksesori yang bisa dilepas, lalu bersihkan secara menyeluruh.
  2. Gunakan air hangat dan deterjen ringan, kemudian bilas dengan alkohol 70% atau larutan disinfektan khusus cleanroom.

Pemeriksaan Komponen

  1. Periksa kondisi engsel, sistem penguncian pintu, dan kestabilan kaki lemari.
  2. Jika wardrobe memiliki sistem ventilasi atau HEPA filter internal, pastikan kipas dan filter bebas debu.

Penggantian Filter (Jika Dilengkapi)

  1. Pre-filter sebaiknya diganti setiap 3–6 bulan.
  2. HEPA/ULPA filter sebaiknyaa diganti setiap 12–24.

Catatan Perawatan

Semua kegiatan pembersihan dan perawatan harus dicatat dalam log sheet untuk keperluan audit dan dokumentasi internal.

Baca juga: Cara Menggunakan Digital Torque Tester

KALIBRASI CLEANROOM WARDROBE

Meskipun Cleanroom Wardrobe bukan alat ukur, beberapa model canggih yang dilengkapi dengan sistem airflow, HEPA filtration, atau monitoring sensor tetap membutuhkan kalibrasi untuk memastikan performa sesuai spesifikasi.

Kalibrasi Aliran Udara (Airflow)

  1. Jika wardrobe memiliki sistem ventilasi internal, kecepatan aliran udara perlu diukur dengan anemometer.
  2. Pastikan airflow memenuhi standar minimal ruang bersih (misalnya 0,3 – 0,5 m/s).

Pengujian Filter HEPA/ULPA

  1. Lakukan uji kebocoran filter menggunakan aerosol photometer atau metode DOP test.
  2. Filter dinyatakan layak jika efisiensinya ≥99.97% untuk partikel 0.3 mikron.

Pemantauan Partikel

  1. Gunakan particle counter untuk mengecek jumlah partikel di dalam wardrobe (jika ventilasi aktif tersedia).
  2. Pastikan jumlah partikel sesuai dengan klasifikasi cleanroom, seperti ISO 7 atau ISO 8.

Frekuensi Kalibrasi

  1. Kalibrasi dilakukan minimal setahun sekali.
  2. Wajib dilakukan setiap kali ada penggantian filter, perbaikan sistem ventilasi, atau pemindahan lemari ke lokasi baru.

Dokumentasi Kalibrasi

  1. Catat hasil kalibrasi, nama teknisi, alat ukur yang digunakan, dan tanggal pelaksanaan.
  2. Sertifikat kalibrasi harus tersedia dan mudah diakses untuk keperluan inspeksi atau audit.

Cleanroom Wardrobe merupakan elemen penting dalam menjaga sterilitas dan ketertiban perlengkapan di ruang bersih. Tanpa perawatan rutin dan kalibrasi yang tepat, lemari ini berpotensi menjadi sumber kontaminasi yang membahayakan keseluruhan sistem cleanroom. Oleh karena itu, penerapan prosedur perawatan dan kalibrasi yang sesuai standar tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menjamin kepatuhan terhadap regulasi ISO dan GMP. Pastikan Cleanroom Wardrobe Anda selalu dalam kondisi optimal untuk mendukung lingkungan kerja yang higienis dan aman.

Itulah pembahasan tentang pentingnya perawatan dan kalibrasi Cleanroom Wardrobe. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.


Sumber:

Cleanroom – Wikipedia

Cleanroom Wardrobe – Japan Air Solution | Cleanroom Specialist (jasclean.com)

Cleanroom Wardrobe (cleanroom-ffu.com)

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi