PERAWATAN DAN KALIBRASI BIORESET

perawatan dan kalibrasi Bioreset

Pelajari cara perawatan dan kalibrasi Bioreset agar kinerja sterilisasi tetap optimal, aman, dan sesuai standar internasional.


Dalam dunia medis, farmasi, dan laboratorium, proses sterilisasi harus dilakukan secara efektif, cepat, dan aman. Salah satu perangkat sterilisasi modern yang banyak digunakan adalah Bioreset. Menggunakan teknologi uap hidrogen peroksida (VHP), Bioreset mampu mensterilkan ruangan dan alat medis secara menyeluruh tanpa merusak peralatan. Namun, untuk menjaga kinerja optimalnya, perawatan dan kalibrasi rutin Bioreset sangatlah penting.

PERAWATAN BIORESET

Perawatan rutin pada Bioreset bertujuan untuk menjaga kinerja mesin tetap optimal, memperpanjang usia pakai, serta mencegah terjadinya kerusakan mendadak. Berikut beberapa langkah perawatan yang perlu dilakukan secara berkala:

Pembersihan Unit

  1. Bersihkan bagian luar mesin dengan kain lembab non-abrasif.
  2. Pastikan tidak ada cairan atau bahan kimia yang tertinggal di permukaan unit.

Pemeriksaan Filter

  1. Periksa kondisi filter HEPA dan filter lainnya secara berkala.
  2. Ganti filter sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh pabrikan atau saat filter terlihat kotor.

Pemeriksaan Sistem Injeksi

  1. Pastikan nozzle dan jalur distribusi uap H₂O₂ tidak tersumbat.
  2. Bersihkan komponen injeksi secara berkala untuk menjaga distribusi uap tetap merata.

Cek Sensor

  1. Pastikan sensor kelembaban, suhu, dan konsentrasi H₂O₂ berfungsi dengan baik.
  2. Lakukan pengujian sensor secara rutin.

Pemeriksaan Software

  1. Pastikan software Bioreset selalu diperbarui ke versi terbaru.
  2. Lakukan backup data hasil sterilisasi secara berkala.

Penyimpanan Bahan Kimia

  1. Simpan hidrogen peroksida pada suhu dan kondisi yang direkomendasikan.
  2. Periksa masa kadaluarsa larutan H₂O₂ sebelum digunakan.
Baca juga: Cara Menggunakan Pipette Ti

KALIBRASI BIORESET

Kalibrasi Bioreset sangat penting untuk memastikan setiap proses sterilisasi berjalan sesuai standar validasi, menghasilkan efikasi sterilisasi yang maksimal, serta mematuhi regulasi internasional seperti ISO, GMP, atau FDA.

Mengapa Kalibrasi Penting?

  1. Menjamin akurasi pembacaan sensor (kelembaban, suhu, konsentrasi H₂O₂).
  2. Menghindari kesalahan dosis uap yang bisa mengurangi efektivitas sterilisasi.
  3. Memastikan dokumentasi sterilisasi valid untuk audit kualitas.

Waktu Pelaksanaan Kalibrasi

  1. Dilakukan minimal 1-2 kali setahun.
  2. Wajib dilakukan setelah adanya perbaikan besar atau penggantian komponen.
  3. Dilakukan sebelum validasi proses sterilisasi periodik.

Alat yang Dibutuhkan

  1. Kalibrator sensor suhu dan kelembaban.
  2. Gas detector khusus H₂O₂.
  3. Software kalibrasi (jika tersedia dari pabrikan).
  4. Dokumen standar referensi (SOP kalibrasi Bioreset).

Prosedur Umum Kalibrasi

  1. Persiapan Alat: Pastikan semua alat ukur tersertifikasi.
  2. Pengukuran Awal: Bandingkan pembacaan sensor mesin dengan alat kalibrasi eksternal.
  3. Penyesuaian: Lakukan koreksi pembacaan sensor jika terjadi deviasi.
  4. Pengujian Ulang: Pastikan hasil pembacaan sudah sesuai standar toleransi.
  5. Dokumentasi: Catat hasil kalibrasi sebagai bagian dari rekam jejak pemeliharaan.

Kalibrasi oleh Pihak Ketiga

Sebaiknya kalibrasi dilakukan oleh teknisi bersertifikat atau pihak berwenang yang memiliki alat kalibrasi terstandar.

Bioreset merupakan alat sterilisasi canggih yang berperan penting dalam menjamin keamanan prosedur medis dan laboratorium. Agar kinerjanya tetap optimal, perawatan dan kalibrasi Bioreset secara rutin rutin menjadi kunci utama. Dengan melakukan perawatan harian, pemeriksaan berkala, serta kalibrasi sesuai standar, Bioreset akan mampu memberikan hasil sterilisasi yang konsisten, efektif, dan aman. Menginvestasikan waktu dan sumber daya untuk perawatan serta kalibrasi bukan hanya memperpanjang umur alat, tetapi juga menjaga keamanan pasien, staf, dan produk yang diproses.


Sumber:

Bioreset SMART – Amira srl

Bioreset PRO-V for cycles in vacuum or pressure – Amira srl

Tinggalkan Balasan

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi