Artikel ini akan membahas tentang perawatan Bacteria Counter serta kalibrasinya. Simak artikel ini sampai selesai.
Dalam dunia mikrobiologi, menghitung koloni bakteri secara akurat merupakan langkah krusial untuk menentukan kualitas suatu sampel. Oleh karena itu, laboratorium profesional biasanya menggunakan Bacteria Counter. Alat ini memudahkan penghitungan koloni pada media padat seperti cawan petri secara cepat dan efisien.
Namun, performa alat tidak akan maksimal tanpa perawatan dan kalibrasi rutin. Dengan menerapkan prosedur yang benar, pengguna dapat memastikan bahwa setiap penghitungan mencerminkan data yang valid. Oleh sebab itu, penting bagi setiap teknisi laboratorium untuk memahami cara perawatan dan kalibrasi alat ini secara menyeluruh.
PERAWATAN BACTERIA COUNTER
Merawat Bacteria Counter secara berkala akan memperpanjang masa pakai dan menjaga akurasi alat. Berikut adalah langkah-langkah perawatan yang perlu Anda lakukan:
Bersihkan Permukaan Setelah Penggunaan
Setelah pemakaian, bersihkan area kerja alat dengan kain lembut dan alkohol 70%. Langkah ini mencegah penumpukan debu atau residu dari cawan petri.
Periksa Sensor atau Pen Detektor
Lakukan pengecekan sensor secara rutin untuk memastikan setiap sentuhan berfungsi optimal. Jika terjadi penurunan sensitivitas, segera lakukan pembersihan atau penggantian.
Hindari Paparan Air dan Bahan Kimia
Letakkan alat di tempat kering dan jauhkan dari cairan kimia yang dapat merusak komponen elektronik.
Simpan dengan Penutup atau Casing
Gunakan penutup pelindung ketika alat tidak digunakan untuk mencegah kerusakan akibat debu atau benturan ringan.
Matikan Alat Bila Tidak Terpakai
Meskipun konsumsi daya rendah, mematikan alat saat tidak digunakan membantu menjaga umur komponen dalam jangka panjang.
Baca juga: Perawatan Dan Kalibrasi Kleenbot C20
KALIBRASI BACTERIA COUNTER
Kalibrasi Bacteria Counter sangat penting agar hasil hitungan tetap presisi. Berikut panduan kalibrasi alat ini:
Aktifkan Mode Kalibrasi
Gunakan fungsi kalibrasi yang tersedia pada perangkat (pada model tertentu). Jika alat tidak memiliki mode otomatis, kalibrasi alat secara manual.
Gunakan Cawan Simulasi atau Koloni Tiruan
Siapkan cawan petri dengan titik penanda berjumlah tetap untuk uji coba. Alat harus bisa mendeteksi jumlah tersebut secara tepat.
Bandingkan Hasil Hitungan dengan Jumlah Sebenarnya
Jika terdapat perbedaan antara angka yang dihitung dan angka aktual, catat selisihnya sebagai deviasi.
Atur Ulang atau Koreksi Pengaturan
Lakukan pengaturan ulang sensitivitas sensor jika tersedia. Beberapa alat menyediakan opsi kalibrasi software melalui komputer.
Dokumentasikan Proses Kalibrasi
Simpan catatan setiap kali melakukan kalibrasi, termasuk tanggal, nama teknisi, dan nilai deviasi. Hal ini penting untuk audit dan pelacakan performa alat.
Lakukan Kalibrasi Berkala
Untuk penggunaan intensif, sebaiknya rutin melakukan kalibrasi setiap dua minggu. Sementara itu, laboratorium dengan frekuensi rendah cukup melakukan kalibrasi bulanan.
Secara keseluruhan, Bacteria Counter membantu meningkatkan efisiensi dan akurasi penghitungan koloni bakteri di laboratorium. Namun, hasil maksimal hanya bisa diperoleh jika alat dirawat dengan baik dan dikalibrasi secara teratur. Oleh karena itu, memahami prosedur perawatan Bacteria Counter dan kalibrasinya menjadi hal penting bagi setiap operator alat ini.
Sumber:
8500 Bacteria Counter | Gaia Science Malaysia

