PERALATAN DAN PEMASANGAN PIPA PADA INSTALASI GAS MEDIS

PERALATAN DAN PEMASANGAN PIPA PADA INSTALASI GAS MEDIS

Peralatan dan pemasangan pipa pada gas medis  harus mengikuti ketentuan tata cara yang sudah diatur oleh Undang-Undang. Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam peralatan dan pemasangan pipa gas medis :

PENENTUAN UKURAN PIPA

  1. Untuk menyalurkan laju aliran yang dibutuhkan pada tekanan penggunaan, sistem pemipaan harus dirancang dan diuukur.
  2. Pipa utama dan pipa cabang tidak boleh kurang dari DN15 (NPS½) (⅝ in.O.D.).
  3. Pipa utama dan pipa cabang dalam sistem vakum bedah-medis minimal DN120 (NPS ¾) (⅞in.O.D.).
  4. Pipa ujung ke masing-masing pos inlet dan outlet minimal DN 15(NPS ½ ) (⅝in.O.D.).

PROTEKSI PIPA PEMIPAAN

  1. Pipa yang terekspos dan dapat terkena kerusakan fisik akibat pergerakan harus diberi pelindung.
  2. Pipa bawah tanah harus dipasang dalam saluran konduit yang menerus.

LOKASI PEMIPAAN

  1. Pipa tegak boleh dipasang di saft pemipaan, jika sudah diproteksi.
  2. Pemipaan harus dipasang di tempat yang aman dari listrik, elevator, dan ruangan dengan adanya nyala api seperti dapur.
  3. Pipa gas medik boleh dipasang pada kanal  atau lorong yang sama dengan pipa bahan asalkan diberi ventilasi  dan mempunyai temperatur ambien maksimum di sekitar pipa gas medis 54ºC ( 130ºF ).
  4. Tidak boleh ditempatkan di lokasi yang dapat menyebabkan kontak dengan minyak.

PENGGANTUNG DAN PENYANGGA PIPA

  1. Pemipaan harus bertumpu pada struktur bangunan
  2. Penggantung atau penumpu harus sesuai standar teknis yang berlaku.
  3. Penggantung  pipa tembaga harus mempunyai pelapis.
  4. Pada tempat lembab, penggantung atau penumpu pipa tembaga cat plastik diberi isolasi.
  5. Jarak maksimum antar penumpu harus sesuai dengan standar.
  6. Pemipaan gas medis dan vakum harus tahan gempa.
Baca juga: Kondisi yang memerlukan gas medis

PIPA BAWAH TANAH DILUAR BANGUNAN

  1. Pipa harus dipasang di bawah kedalaman penetrasi pembekuan.
  2. Pipa bawah tanah harus dalam suatu konstruksi pelindung.
  3. Konstruksi pelindung harus dibelah untuk menyediakan akses sambungan pipa selama pemeriksaan uji kebocoran dan visual.
  4. Pipa bawah tanah yang akan menerima beban permukaan harus ditanam pada kedalaman yang aman dari tekanan yang berlebihan.
  5. Tebal minimum timbunan tanah yang menutupi bagian atas konstruksi pelindung harus 90 cm ( 36 In.).
  6. Tanah timbunan harus bersih dan dipadatkan.
  7. Guankan pita atau tanda yag menunjukkan jalur pipa dengan nama yang spesifik.
  8. Seediakan sarana peringatan di atas jalur pemipaan.
  9. Jika pipa bawah tanah dipasang menembus dinding, ujungnya harus diberi sekat penutup agar air permukaan tidak masuk kedalam bangunan.

SLANG DAN SAMBUNGAN FLEKSIBEL

  1. Slang dan sambungan fleksibel ukurannya harus tepat sesuai kebutuhan.
  2. Sambungan fleksibel harus mempunyai tekanan ledak relatif minimum yaitu 6895 kPa (1000 psig).

PENYAMBUNGAN ANTAR SISTEM

  1. Dua atau lebih sistem pemipaan gas atau vakum tidak boleh saling dihubungkan
  2. Uji kebocoran dilakukan dengan pemuatan gas.

IKUTI PETUNJUK PRODUSEN

Dalam melakukan pemasangan pipa, ikuti petunjuk yang diberikan oleh produsen.


Sumber:

Pemasangan Pipa Dan Peralatan Pada Instalasi Gas Medis – GasMedisRS (wordpress.com)

Medical Gas Installations – Get Medical Gas Installation Quotes Here (medicaltestingsolutions.com)

Butuh bantuan? Silahkan Hubungi